Dahsyatnya Shalat Rawatib, Khusus Qobliyah Zuhur Sebaiknya Lakukan 4 Rakaat - Saran UAH
- iStockPhoto
tvOnenews.com - Ustaz Adi Hidayat (UAH) menjelaskan bahwa ada 40 rakaat shalat yang utama dimana salah satunya 12 shalat rawatib.
āShalat rawatib ada 12 rakaat,ā ujar UAH dalam ceramahnya yang dikutip tvOnenews.com dari ceramah yang diunggah di kanal Adi Hidayat Official.
Namun khusus untu shalat rawatib qobliyah zuhur, Ustaz Adi Hidayat mengingatkan bahwa yang disarankan adalah 4 rakaat.Ā
Ustaz Adi Hidayat kemudian mengingatkan, shalat rawatib ini adalah amalan sunnah yang dapat memperbaiki shalat fardhu.
āShalat rawatib itu yang melekat dengan shalat fardhu dan menentukan untuk memperbaiki shalat fardhu,ā jelas UAH.
āBisa sebelum bisa setelah shalat fardhu. Ada 12 dari hadis Nabi,ā lanjutnya.
Berikut rincian 12 rakaat shalat rawatib yang dimaksud Ustaz Adi Hidayat.
āDua sebelum subuh, empat rakaat sebelum zuhur, dua setelah zuhur, dua setelah maghrib, dua rakaat setelah isya,ā jelas UAH.
Namun jika waktu tidak cukup kata Ustaz Adi Hidayat (UAH) maka shalat rawatib Qobliyah zuhur boleh hanya dilakukan 2 rakaat saja.
āJika tidak cukup waktunya, silakan untuk melakukan zuhur dua rakaat,ā jelasnya.
Berikut dalil yang menjelaskan mengenai shalat sunnah rawatib sebelum zuhur boleh dua rakaat
Hadis Ibnu Umar:
ŲŁŁŁŲøŁŲŖŁ Ł ŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŲØŁŁŁŁ ŲµŁŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŁŁ Ų¹ŁŁŁŁŁŁŁ ŁŁŲ³ŁŁŁŁŁ Ł Ų¹ŁŲ“ŁŲ±Ł Ų±ŁŁŁŲ¹ŁŲ§ŲŖŁ Ų±ŁŁŁŲ¹ŁŲŖŁŁŁŁŁ ŁŁŲØŁŁŁ Ų§ŁŲøŁŁŁŁŲ±Ł ŁŁŲ±ŁŁŁŲ¹ŁŲŖŁŁŁŁŁ ŲØŁŲ¹ŁŲÆŁŁŁŲ§ ŁŁŲ±ŁŁŁŲ¹ŁŲŖŁŁŁŁŁ ŲØŁŲ¹ŁŲÆŁ Ų§ŁŁŁ ŁŲŗŁŲ±ŁŲØŁ ŁŁŁ ŲØŁŁŁŲŖŁŁŁ ŁŁŲ±ŁŁŁŲ¹ŁŲŖŁŁŁŁŁ ŲØŁŲ¹ŁŲÆŁ Ų§ŁŁŲ¹ŁŲ“ŁŲ§Ų”Ł ŁŁŁ ŲØŁŁŁŲŖŁŁŁ ŁŁŲ±ŁŁŁŲ¹ŁŲŖŁŁŁŁŁ ŁŁŲØŁŁŁ ŲµŁŁŁŲ§Ų©Ł Ų§ŁŲµŁŁŲØŁŲŁ ŁŁŁŁŲ§ŁŁŲŖŁ Ų³ŁŲ§Ų¹ŁŲ©Ł ŁŁŲ§ ŁŁŲÆŁŲ®ŁŁŁ Ų¹ŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŲØŁŁŁŁ ŲµŁŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŁŁ Ų¹ŁŁŁŁŁŁŁ ŁŁŲ³ŁŁŁŁŁ Ł ŁŁŁŁŁŲ§ ŲŁŲÆŁŁŲ«ŁŲŖŁŁŁŁ ŲŁŁŁŲµŁŲ©Ł Ų£ŁŁŁŁŁŁ ŁŁŲ§ŁŁ Ų„ŁŲ°ŁŲ§ Ų£ŁŲ°ŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁ ŁŲ¤ŁŲ°ŁŁŁŁ ŁŁŲ·ŁŁŁŲ¹Ł Ų§ŁŁŁŁŲ¬ŁŲ±Ł ŲµŁŁŁŁŁ Ų±ŁŁŁŲ¹ŁŲŖŁŁŁŁŁ
Aku hafal dari Nabi Shallallahu āalaihi wa sallam sepuluh rakaat: dua rakaat sebelum Zhuhur, dua rakaat sesudahnya, dua rakaat setelah Maghrib, dua rakaatĀ Ā setelah āIsya dan dua rakaat sebelum shalat Subuh. Dan ada waktu tidak dapat menemui Nabi Shallallahu āalaihi wa sallam . Hafshah Radhiyallahu anhuma menceritakan kepadaku bahwa bila muadzin beradzan dan terbit fajar beliau shalat dua rakaat.
Ustaz Adi Hidayat mengatakan, bagi yang rutin menjalankan shalat sunnah rawatib, maka akan dibangunkan rumah di surga.
āAkan dibangunkan rumah di surga, setelah mendengar itu, maka sahabat kompak mengatakan kami usahakan istiqomah melaksanakan shalat sunnah rawatib sampai meninggal dunia,ā kata UAH.
Arti Shalat Rawatib
Shalat rawatib adalah shalat sunnah yang dilakukan sebelum atau sesudah shalat fardhu lima waktu.Ā Shalat rawatib sangat dianjurkan karena memiliki banyak keutamaan.
Salah satu keutamaan dari shalat rawatib adalah sebagai pelengkap kekurangan shalat fardhu dan mendapatkan pahala yang besar.
Jenis Shalat Rawatib
Shalat Rawatib dibagi menjadi dua jenis atau dua kategori yaitu Muakkadah (yang sangat dianjurkan) dan Ghairu Muakkadah (yang dianjurkan tetapi tidak terlalu ditekankan).
Adapun shalat rawatib muakkadah atau yang sangat dianjurkan yaitu sebagaimana yang dijelaskan Ustaz Adi Hidayat.
- 2 rakaat sebelum Subuh
- 4 rakaat sebelum Zuhur
- 2 rakaat setelah Zuhur
- 2 rakaat setelah Maghrib
- 2 rakaat setelah Isya
Sementara shalat rawatib ghairu muakkadah atau yang dianjurkan tetapi tidak terlalu ditekankan yaitu:
- 2 rakaat sebelum Zuhur
- 4 rakaat sebelum Ashar
- 2 rakaat sebelum Maghrib
- 2 rakaat sebelum Isya
- Dalil Shalat Rawatib
Ada beberapa dalil yang menjadi dasar dari shalat rawatib.
Berikut beberapa kumpulan dalil fikih Mazhab Syafiāi tentang Shalat Sunnah yang dalil yang dirangkum tvOnenews.com dari laman Majelis Ulama Indonesia (MUI),Ā
Dalil Shalat Rawatib Muakkadah
ŁŁŲ¹ŁŁŁ Ų§ŁŲØŁŁŁ Ų¹ŁŁ ŁŲ±Ł -Ų±ŁŲ¶ŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŁŁŁ Ų¹ŁŁŁŁŁŁ ŁŲ§- ŁŁŲ§ŁŁ : ā ŲŁŁŁŲøŁŲŖŁ Ł ŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŁŲØŁŁŁŁ ā ŲµŁŁ Ų§ŁŁŁ Ų¹ŁŁŁ ŁŲ³ŁŁ - Ų¹ŁŲ“ŁŲ±Ł Ų±ŁŁŁŲ¹ŁŲ§ŲŖŁ : Ų±ŁŁŁŲ¹ŁŲŖŁŁŁŁŁ ŁŁŲØŁŁŁ Ų§ŁŁŲøŁŁŁŁŲ±Ł , ŁŁŲ±ŁŁŁŲ¹ŁŲŖŁŁŁŁŁ ŲØŁŲ¹ŁŲÆŁŁŁŲ§ , ŁŁŲ±ŁŁŁŲ¹ŁŲŖŁŁŁŁŁ ŲØŁŲ¹ŁŲÆŁ Ų§ŁŁŁŁ ŁŲŗŁŲ±ŁŲØŁ ŁŁŁ ŲØŁŁŁŲŖŁŁŁ , ŁŁŲ±ŁŁŁŲ¹ŁŲŖŁŁŁŁŁ ŲØŁŲ¹ŁŲÆŁ Ų§ŁŁŁŲ¹ŁŲ“ŁŲ§Ų”Ł ŁŁŁ ŲØŁŁŁŲŖŁŁŁ , ŁŁŲ±ŁŁŁŲ¹ŁŲŖŁŁŁŁŁ ŁŁŲØŁŁŁ Ų§ŁŁŲµŁŁŲØŁŲŁ ā Ł ŁŲŖŁŁŁŁŁŁ Ų¹ŁŁŁŁŁŁŁ .
Artinya: āIbnu Umar Radliyallaahu āanhu berkata: Aku menghafal dari Nabi Shallallaahu āalaihi wa Sallam 10 rakaat yaitu: dua rakaat sebelum Zuhur, dua rakaat setelahnya, dua rakaat setelah maghrib di rumahnya, dua rakaat setelah Isyaā di rumahnya, dan dua rakaat sebelum Subuh. Muttafaq Alaihi.
Dalil Larangan Shalat Sunnah Setelah Ashar dan Subuh
ŁŁŁŁŁŁ Ų¹ŁŁŁ Ų¹ŁŁŁŲØŁŲ©Ł ŲØŁŁŁ Ų¹ŁŲ§Ł ŁŲ±Ł: ā Ų«ŁŁŁŲ§Ų«Ł Ų³ŁŲ§Ų¹ŁŲ§ŲŖŁ ŁŁŲ§ŁŁ Ų±ŁŲ³ŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŁŁŁ ā ŲµŁŁ Ų§ŁŁŁ Ų¹ŁŁŁ ŁŲ³ŁŁ ā ŁŁŁŁŁŁŲ§ŁŁŲ§ Ų£ŁŁŁ ŁŁŲµŁŁŁŁŁ ŁŁŁŁŁŁŁŁ, ŁŁŲ£ŁŁŁ ŁŁŁŁŲØŁŲ±Ł ŁŁŁŁŁŁŁŁ Ł ŁŁŁŲŖŁŲ§ŁŁŲ§: ŲŁŁŁŁ ŲŖŁŲ·ŁŁŁŲ¹Ł Ų§ŁŁŲ“ŁŁŁ ŁŲ³Ł ŲØŁŲ§Ų²ŁŲŗŁŲ©Ł ŲŁŲŖŁŁŁ ŲŖŁŲ±ŁŲŖŁŁŁŲ¹Ł, ŁŁŲŁŁŁŁ ŁŁŁŁŁŁ Ł ŁŁŲ§Ų¦ŁŁ Ł Ų§ŁŁŲøŁŁŁŁŁŲ±ŁŲ©Ł ŲŁŲŖŁŁŁ ŲŖŁŲ²ŁŁŁŁ Ų§ŁŁŲ“ŁŁŁ ŁŲ³Ł, ŁŁŲŁŁŁŁ ŲŖŁŲŖŁŲ¶ŁŁŁŁŁŁ Ų§ŁŁŲ“ŁŁŁ ŁŲ³Ł ŁŁŁŁŲŗŁŲ±ŁŁŲØŁ
Artinya: Dalam riwayat Muslim dari Uqbah Ibnu Amir: Tiga waktu dimana Rasulullah SAW melarang kami melakukan shalat dan menguburkan mayit, yaitu: ketika matahari terbit hingga meninggi, ketika tengah hari hingga matahari condong ke barat, dan ketika matahari hampir terbenam.
Itulah penjelasan tentang shalat rawatib. Semoga artikel ini bermanfaat dan disarankan bertanya langsung kepada para ulama atau pendakwah agar selalu mendapatkan pemahaman yang lebih dalam.
Ā
Wallahuāalam bishawab
(Put)Ā
Load more