News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suami Istri Bersentuhan setelah Wudhu Sebenarnya Batal atau Tidak? Justru Begini Hukumnya Tegas Gus Baha

Banyak orang menganggap wudhu jika suami menyentuh istri dianggap batal. Gus Baha mengupas tuntas dari segi hukum wudhu dan status mahram bagi suami istri.
Rabu, 16 April 2025 - 23:15 WIB
KH Ahmad Bahauddin Nursalim alias Gus Baha
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube LASEM TV OFFICIAL

tvOnenews.com - Beberapa hal yang membuat suami istri membatalkan wudhu jika bersentuhan dengan orang lain tanpa memiliki hubungan apa pun.

Terkadang, beberapa orang mukmin menganggap wudhu menjadi batal apabila suami istri bersentuhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagian lainnya berpendapat bahwa, wudhu tidak akan batal walaupun suami istri sengaja saling menyentuh karena sudah dianggap halal.

Perdebatan ini membuat Gus Baha menerangkan secara detail terkait hukum wudhu dan status mahram bagi suami istri.

Lantas, apakah wudhu menjadi batal jika suami istri saling menyentuh? Simak penjelasan Gus Baha di bawah ini!

Hukum Suami Istri Bersentuhan setelah Wudhu

ilustrasi wudhu
ilustrasi wudhu
Sumber :
  • Freepik/faizaminudin

Ā 

Dilansir tvOnenews.com dari channel YouTube Ngaji Bareng Ulama ID, Rabu (16/4/2025), Gus Baha mengupas tuntas tentang hal yang membatalkan wudhu.

Gus Baha memahami di dalam rumah tangga sering kali menimbulkan perdebatan, salah satunya yang dianggap sepele adalah tentang wudhu disebut batal kalau suami istri bersentuhan.

Gus Baha menyebutkan bahwa, konsep hal membatalkan wudhu sebenarnya sudah sangat jelas dipaparkan dalam syariat agama Islam.

Akan tetapi, masih ada yang mempermasalahkan hal ini. Gus Baha mengambil pengalaman dirinya saat diajak berdebat mengapa orang Nahdlatul Ulama (NU) menganggap wudhu batal jika menyentuh istri.

"Seorang ormas tertentu pernah berdebat dengan saya dan dia bertanya 'Kenapa orang NU kalau pegang istri wudhunya batal? Istrinya saja kan digauli boleh, masa cuma pegang batal?'," ujar Gus Baha sambil mengutip pertanyaan seorang dari ormas tersebut.

Gus Baha berpendapat pertanyaan ini dampak dari kekeliruan terkait pemahaman konsep mahram dan ajnabiah yang mengacu pada persoalan hukum wudhu.

Gus Baha mengatakan bahwa, orang tersebut tidak mengetahui definisi mahram yang artinya lebih mengerucut pada orang yang haram untuk dinikahi karena masih memiliki hubungan tertentu.

Pendakwah bernama asli KH Ahmad Bahauddin Nursalim itu menegaskan, ada tujuh orang yang menjadi mahram untuk seorang laki-laki dalam agama Islam.

Tujuh orang tersebut antara lain, ibu, anak perempuan, adik perempuan, saudara perempuan ayah, saudara perempuan ibu, keponakan perempuan dari saudara laki-laki, keponakan perempuan dari saudara perempuan.

Gus Baha lebih mendefinisikan secara rinci dari ketujuh orang tersebut, yakni ibu, anak, bibi, dan keponakan.

"Kalau kamu sentuh keponakan, bule, bude tidak batal wudhu. Mereka adalah mahram yang haram dinikahi selamanya," tegasnya.

Kenapa Gus Baha tidak menyebutkan istri masuk tujuh orang tersebut? Menurutnya, istri tidak menjadi bagian mahram tetapi masuk bagian ajnabiah.

"Karena istri adalah orang yang sah dinikahi," tuturnya.

Murid kesayangannya Mbah Moen itu mengambil ulasan dalam fatwa atau Mazhab Imam Syafi'i yang menerangkan bahwa suami menyentuh istri maka wudhunya batal.

"Istri itu halal dijimak, karena akan nikah tetapi statusnya tetap orang lain. Karena istri itu bukan mahram," jelasnya.

Gus Baha menutupkan bahwa, istri adalah orang lain yang sah masuk ke dalam bagian anggota keluarga baru, meskipun secara hukum pernikahan sudah resmi sah tetapi tidak membentuk mahram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yaitu jika Dia bercerai atau ditinggal meninggal suaminya maka si istri bisa menikah lagi," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Maarten Paes Dipermalukan Pengamat Bola di Live TV Belanda, Andalan Timnas Indonesia sampai Disebut Kiper Cacat

Maarten Paes Dipermalukan Pengamat Bola di Live TV Belanda, Andalan Timnas Indonesia sampai Disebut Kiper Cacat

Pengamat Belanda, Johan Derksen sebut Maarten Paes kiper cacat dan pertanyakan keputusan Ajax membelinya. Kiper Timnas Indonesia itu dipermalukan live di TV Belanda.
Soroti Lemahnya Follow the Money, DPR: Jangan Cuma Tangkap Pengguna, Miskinkan Jaringan Narkoba

Soroti Lemahnya Follow the Money, DPR: Jangan Cuma Tangkap Pengguna, Miskinkan Jaringan Narkoba

Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Nasir Djamil, melontarkan kritik tajam terhadap pola penegakan hukum narkotika di Indonesia yang dinilai masih berhenti pada penangkapan pelaku lapangan.
Perluas Hunian Layak, Pemkot Tangerang Percepat Perbaikan 100 RTLH Prioritas

Perluas Hunian Layak, Pemkot Tangerang Percepat Perbaikan 100 RTLH Prioritas

Sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat, Pemkot Tangerang melalui Disperkimtan melakukan percepatan pembangunan terhadap 100 rumah prioritas kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Khutbah Jumat 10 April 2026: Jangan Rusak Ukhuwah Islamiyah, Jauhi Permusuhan di Akhir Syawal

Khutbah Jumat 10 April 2026: Jangan Rusak Ukhuwah Islamiyah, Jauhi Permusuhan di Akhir Syawal

Berikut rekomendasi tema teks khutbah Jumat singkat terbaru untuk shalat Jumat, dengan judul "Jangan Rusak Ukhuwah Islamiyah, Jauhi Permusuhan di Akhir Syawal".
Diminta Pindah ke IKN, Gibran Ajak DPR Ikut

Diminta Pindah ke IKN, Gibran Ajak DPR Ikut

Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka menanggapi permintaan anggota Komis II DPR RI Fraksi PDIP Deddy Sitorus soal berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
Periksa Enam ASN, KPK Dalami Soal Intervensi yang Dilakukan Fadia Arafiq

Periksa Enam ASN, KPK Dalami Soal Intervensi yang Dilakukan Fadia Arafiq

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap enam aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan, Jawa Tengah.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT