GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Arwah Jadi Gentayangan dan Tidak Tenang di Alam Kubur kalau Tali Pocong Tak Dilepas? Saran Buya Yahya Sebaiknya...

Buya Yahya mengungkapkan hukum tidak melepas tali pocong saat proses pemakaman jenazah dianggap bikin arwah gentayangan dan penyebab tidak tenang di alam kubur.
Minggu, 20 April 2025 - 18:30 WIB
KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Masyarakat Indonesia sering kali menghubungkan jika tali pocong tidak dilepas menjadi penyebab arwah orang meninggal dunia bergentayangan di dunia.

Tak hanya itu, ada juga yang berspekulasi kalau orang meninggal dunia tidak akan mendapat ketenangan di alam kubur jika tali pocong tak dilepas sebelum dimakamkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait tali pocong tidak dilepas saat proses pemakaman jenazah, Buya Yahya sering kali mendengar kondisi seperti ini menimbulkan perselisihan di tengah kalangan umat Muslim di Indonesia.

Buya Yahya mengambil perspektif dari pandangan Islam mengenai tali pocong tak dibuka saat jenazah dimakamkan bisa menyebabkan arwah tidak tenang di alam kubur dan gentayangan di dunia.

Hukum Tali Pocong Jenazah Tak Dilepas dalam Pandangan Islam

Ilustrasi mengubur jenazah telah diselimuti kain kafan
Ilustrasi mengubur jenazah telah diselimuti kain kafan
Sumber :
  • ANTARA/Dian Hadiyatna

 

Dilansir tvOnenews.com dari channel YouTube Buya Yahya, Minggu (20/4/2025), Buya Yahya menerangkan seputar hukum terkait tali pocong yang dilepas.

Dalam suatu kajian rutinnya, Buya Yahya menerangkan sebenarnya hukum melepas tali pocong adalah sunnah.

Akan tetapi, tali pocong yang dilepas dari kain kafan merupakan hal yang dianjurkan dalam agama Islam. Ini terjadi sebelum jenazah dimakamkan.

"Membuka ikatan kain kafan pada jenazah (pocong) dianjurkan, ya ini dianjurkan," ujar Buya Yahya.

Lebih lanjut, Buya Yahya mengatakan memang tali pocong ada anjurannya, tetapi sebenarnya tidak akan memberikan hal yang sifatnya mistis.

Buya Yahya bertanya-tanya terkait kepercayaan arwah bisa bergentayangan, hanya perkara tali pocong masih melekat dan mengikat kain kafan.

Terlebih lagi, jenazah orang meninggal dunia sama sekali tidak mendapat ketenangan di alam kubur hanya sebuah tali pocong tak dibuka sama sekali.

KH Yahya Zainul Ma'arif nama asli dari Buya Yahya menyarankan, kepercayaan seperti ini sebaiknya dihilangkan agar tidak menimbulkan kekeliruan terhadap generasinya.

"Saya menegaskan sebenarnya tidak ada sebab. Kalau tidak dilepas pun juga sama saja (jenazah) bakal hancur," terang dia.

Dengan gaya karismatiknya, Buya Yahya mengatakan, alangkah lebih baiknya tali pocong dilepas dengan catatan tetap mengutamakan adab.

Hal ini berkaitan pada kondisi jenazah selama di alam kubur, sebagaimana pada fungsi mengapa tali pocong harus dilepas.

"Akan tetapi adab. Sebab, kalau ikatan ada di sini belum dilepas, karena badan kita akan membusuk dan sebelum membusuk itu membengkak," tuturnya.

Pengasuh Lembaga Pendidikan Dakwah (LPD) Al-Bahjah itu memberikan contoh antara tali pocong yang melingkar dan pohon dililit oleh kawat.

Menurutnya, pohon akan terus bertumbuh dan ukurannya semakin besar dari waktu ke waktu, sehingga kondisi batangnya akan semakin membengkak tetapi tertahan oleh kawat yang melingkar tersebut.

Hal ini serupa dengan tubuh manusia yang dililit sesuatu, misalnya tali pocong tidak dilepas maka menyebabkan adanya pembengkakan.

"Jika membengkak itu Anda bisa menggambarkan, Anda mengikat dengan kawat pohon di depan rumah Anda, lalu empat tahun apa yang terjadi? Pohon yang menggede ada bagian yang kena besi itu menjadi kecil, ya kayak begitu kita nanti," bebernya.

Buya Yahya mengatakan, hal tersebut hanya anjuran walaupun tidak diwajibkan, sebagaimana hukum melepas tali pocong hanya sunnah yang artinya boleh dilakukan dan tidak juga tak menjadi masalah.

"Itu bukan sebuah kewajiban, hanya adab saja dilepas, dikendorin semuanya. Jika kalau membengkak nanti biar bebas, badan kita membengkak kemudian sesuatu meletus kemudian busuk," tandasnya.

Dikutip dari Muslim.or.id, hukum melepas tali pocong telah dijelaskan dalam beberapa hadis riwayat.

Dalam Al Mushannaf Nomor 11668, salah satu mengenai hukum melepas tali pocong dari redaksi Ma'qal bin Yasar Radhiyallahu 'Anhu, dia mengatakan:

لَمَّا وَضَع رَسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّم نُعَيمَ بنَ مَسعودٍ في القَبرِ نَزَع الأَخِلَّةَ بِفيه؛ يَعنِي العَقْدَ

Artinya: "Ketika Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam meletakkan Nu’aim bin Mas’ud ke dalam liang kuburnya, Nabi melepas al akhillah pada mulutnya. Al akhillah artinya ikatan." (HR. Al-Baihaqi Nomor 6714, Ibnu Abi Syaibah).

Disadur dari Kasyful Qana', 2/127, para ulama mengutarakan dalilnya terkait anjuran melepas tali pocong atau tali kain kafan, begini redaksinya:

إذا أدخلتم الميت اللحد فحلو العقد

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Artinya: "Jika kalian memasukan mayit ke lahat, maka lepaskanlah ikatannya." (Abu Bakar Atsram).

(far/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Super League 2025-2026: PSIM Yogyakarta Amankan Poin Penuh dari Malut United

Hasil Super League 2025-2026: PSIM Yogyakarta Amankan Poin Penuh dari Malut United

PSIM Yogyakarta mengamankan poin penuh dengan menang 2-0 dari Malut United di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (10/5/2026).
Bandung Seketika Jadi Lautan Biru, Ribuan Bobotoh Konvoi untuk Rayakan Kemenangan Persib

Bandung Seketika Jadi Lautan Biru, Ribuan Bobotoh Konvoi untuk Rayakan Kemenangan Persib

Persib Bandung keokkan Persija Jakarta, dengan skor 1-2 dalam lanjutan Liga 1 2025/2026 di Stadion Segiri. Sontak, kota Bandung seketika menjadi lautan biru,
Mengenal Sekolah Maung Buatan Dedi Mulyadi, 41 Sekolah di Jawa Barat Bakal Disulap Jadi Kawah Candradimuka Siswa Berprestasi

Mengenal Sekolah Maung Buatan Dedi Mulyadi, 41 Sekolah di Jawa Barat Bakal Disulap Jadi Kawah Candradimuka Siswa Berprestasi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi melakukan terobosan besar di dunia pendidikan. Mulai tahun ajaran 2026/2027
Terabas Pelosok Papua, Koops TNI Habema Gelar Pelayanan Kesehatan Serentak hingga Edukasi Warga Pedalaman

Terabas Pelosok Papua, Koops TNI Habema Gelar Pelayanan Kesehatan Serentak hingga Edukasi Warga Pedalaman

Komandan Satgas Teritorial, Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan menuturkan, pelayanan kesehatan itu menjadi bagian dari komitmen membantu masyarakat di pedalaman Papua.
Berdampak Bagi Masyarakat, IKA UNAIR Sidoarjo Serukan Gerakan Bersih Sampah di Area Car Free Day

Berdampak Bagi Masyarakat, IKA UNAIR Sidoarjo Serukan Gerakan Bersih Sampah di Area Car Free Day

Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) Sidoarjo, menggelar Gerakan Bersih Sampah, di area Car Free Day (CFD), Minggu (10/5). 
Sidak SPPG dan Jenguk para Siswa, APPMBGI Dorong Evaluasi dan Penguatan Standar Keamanan MBG

Sidak SPPG dan Jenguk para Siswa, APPMBGI Dorong Evaluasi dan Penguatan Standar Keamanan MBG

Dugaan keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pulogebang, Jakarta Timur, menuai perhatian seris dari berbagai pihak, termasuk APPMBGI.

Trending

Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal filosofi ekologi Padjadjaran di sela-sela aktivitasnya menyusuri hutan lindung seluas 2,5 hektare di sekitar Istana Cipanas. 
Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung resmi mengonfrimasi secara langsung bahwa Megawati Hangestri bermain untuk timnya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kiai Ashari Diduga Tak Sendirian, Orang Dekat Disebut Siapkan ‘Kamar Khusus’ untuk Lakukan Aksi Bejat 

Kiai Ashari Diduga Tak Sendirian, Orang Dekat Disebut Siapkan ‘Kamar Khusus’ untuk Lakukan Aksi Bejat 

Ali mengatakan perkembangan signifikan baru terlihat setelah adanya pergantian pejabat kepolisian pada awal 2026. Dari hasil pendalaman, muncul dugaan adanya pihak internal ponpes yang ikut membantu memuluskan aksi Kiai Ashari.
KOVO Rilis Daftar Pemain Asing V-League, Lawan-Lawan Berat Megawati Hangestri Masih Bertahan

KOVO Rilis Daftar Pemain Asing V-League, Lawan-Lawan Berat Megawati Hangestri Masih Bertahan

KOVO mengumumkan perpanjangan kontrak sejumlah pemain asing V-League 2026, termasuk rival-rival utama Megawati Hangestri, yang dipastikan tetap memperkuat klub.
Santriwati Bongkar Awal Mula Terjadi Pelecehan di Ponpes Pati, Sebut Pelaku Tidurnya Sering Pindah-pindah

Santriwati Bongkar Awal Mula Terjadi Pelecehan di Ponpes Pati, Sebut Pelaku Tidurnya Sering Pindah-pindah

​​​​​​​Santriwati bongkar awal dugaan pelecehan di Ponpes Pati oleh pelaku, termasuk kebiasaan pelaku yang disebut sering pindah tidur. Simak ceritanya!
Cara Nonton Live Streaming UFC 328 Khamzat Chimaev vs Sean Strickland Siang Ini

Cara Nonton Live Streaming UFC 328 Khamzat Chimaev vs Sean Strickland Siang Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan UFC 328 dengan duel utama antara Khamzat Chimaev vs Sean Strickland.
Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Ayah korban berinisial M mengatakan langkah hukum yang diambil keluarganya bukan hanya untuk kepentingan anaknya, tetapi juga karena kekhawatiran masih banyak santriwati lain yang diduga mengalami perlakuan serupa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT