News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Asal Marah Ayah dan Bunda, Anak Sulit Diajarkan Shalat Coba Libatkan Sosok ini

Dengan itu, diharapkan Orang tua tidak menyerah, ketika anak sulit menerima nasihat atau pesan. Biasa disebut tidak patuh.
Senin, 28 April 2025 - 08:47 WIB
Jangan Asal Marah Ayah dan Bunda, Anak Sulit Diajarkan Shalat Coba Libatkan Sosok ini
Sumber :
  • dok.tangkapan layar YouTube Buya Yahya

Jakarta, tvOnenews.com- Memahami kondisi anak, menjadi tantangan tersendiri bagi Ayah dan Bunda di Rumah.

Terlebih mereka yang tengah tumbuh remaja ataupun sudah diusia dewasa. Memungkinkan ada penolakan-penolakan tertentu yang orang tua sampaikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jangan Asal Marah Ayah dan Bunda, Anak Sulit Diajarkan Shalat Coba Libatkan Sosok ini
Jangan Asal Marah Ayah dan Bunda, Anak Sulit Diajarkan Shalat Coba Libatkan Sosok ini
Sumber :
  • dok.tangkapan layar YouTube Buya Yahya

 

Seperti, contoh ajakan shalat wajib di Rumah ataupun di Masjid. Hal ini tentu perlu dibimbing secara baik. 

Dengan itu, diharapkan Orang tua tidak menyerah, ketika anak sulit menerima nasihat atau pesan. Biasa disebut tidak patuh. 

Sebab ini pernah disorot Buya Yahya, kalau anak secara umum karena meniru seseorang ataupun lingkungan. Juga bisa, dampak dari cara mendidik (pola asuh) yang kurang baik. 

Pendakwah Indonesia ini menyampaikan satu tips bisa diterapkan bagi orang tua. Sehingga anak bisa patuh terhadap orang tua dalam hal apapun. 

Cara Atasi Anak Sulit Patuh

Sehubungan dengan kondisi di atas, Buya Yahya pun membagikan tips mengatasi anak sulit patuh orang tua.  

Ketika anak sulit diperingati atau diajak untuk ibadah shalat atau hal kebaikan lainnya. Lalu ingat, anak titipan Allah SWT, maka perlu dibimbing secara baik.

Buyq pun anjurkan menangani anak secara langsung. bagaimana membimbing atau mempraktikkannya untuk ibadah shalat. 

Sebagaimana ini, sesuai dengan hadist riwayat Tarmidzi:

عن أَيُّوبَ بْنِ مُوسَى عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مَا نَحَلَ وَالِدٌ وَلَدًا خَيْرًا لَهُ مِنْ أَدَبٍ حَسَنٍ   

Artinya, “Dari Ayyub bin Musa, dari bapaknya, dari kakeknya, Rasulullah saw bersabda, ‘Tiada pemberian orang tua terhadap anaknya yang lebih baik dari adab yang baik,’”(HR At-Tirmidzi). 

Dalam ceramahnya, Buya tidak menyarankan ayah atau bunda melakukan kekerasan fisik pada anak.

Menurutnya, tindak seperti itu memicu respon anak jadi tidak sopan. Seperti membantah atau bisa melawan balik. 

"Mohon mendidik anak saat usia dini, ketika anak belum bisa ngomong kenalkan sesuatu yang mulia, tokoh dan nilai kebaikan oleh orang tuanya," kata Buya Yahya, dikutip Senin (28/4/2025).

"Contohnya, ada anak bisa diam saat dia mendengarkan ceramah dan al-quran pada saat dia nangis," ujar Buya.

Anjuran Melibatkan Ahli Agama dalam Pola Asuh 

Buya Yahya menambahkan, jika anak anda masih kecil masih bisa ditanamkan nilai kebaikan sejak dini itu jauh lebih baik. 

Sebab dalam pola asuh akan berbeda dengan usia dewasa. Dia menilai untuk anak sudah masuk usia dewasa, peran ustaz atau ahli agama disarankan.

Sebab mampu mengarahkan, atau dibimbing soal ibadah. Insyaallah membantu dibandingkan harus melakukan kekerasan. 

"Apabila anak sudah dewasa, bisa diajak ke ulama yang bisa mengimbangi pola pikirnya, " tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hal ini dapat mendorong anak mengetahui hal kebaikan, terus lakukan hingga anda atau dia mati. Jangan putus asa sebab kita mengambil bagian dosa dalam mendidik anak yang salah,” sambung Buya Yahya.(klw)

Waallahualam 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bidik Investasi Strategis dari China, RI Dorong UMKM Tembus Rantai Pasok Global

Bidik Investasi Strategis dari China, RI Dorong UMKM Tembus Rantai Pasok Global

Indonesia-China Investment Forum di Beijing beberapa waktu lalu berupaya mendorong peningkatan investasi, memperluas akses pasar bagi UMKM, serta memperkuat kemitraan bilateral.
Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Polisi mengungkap motif tiga orang pelaku lakukan penyiraman air keras ke seorang warga berinisial TW (54), di Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat.
Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

BGN tidak hanya melakukan koordinasi dengan Balai Karantina, tetapi juga meninjau fasilitas laboratorium serta sistem pengawasan karantina hewan, ikan, dan tumbuhan.
Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

PBSI ungkap alasan kembali duetkan Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin di sektor ganda putra.
Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik peristiwa penyiraman air keras oleh tiga orang pelaku, ke seorang warga berinisial TW (54), di Jalan Bumi Sani Permai RT 001 RW 014, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 04.51 WIB.
Bukan Cuma Belanda! Kasus Paspor Kini Merembet ke Liga Belgia usai Royal Antwerp Coret Pemain, Joey Pelupessy Ikut Terdampak?

Bukan Cuma Belanda! Kasus Paspor Kini Merembet ke Liga Belgia usai Royal Antwerp Coret Pemain, Joey Pelupessy Ikut Terdampak?

Kasus paspor pemain diaspora kini merambat ke Belgia. Gyrano Kerk dicoret Antwerp, sementara nasib Joey Pelupessy di Lommel SK mulai jadi sorotan.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT