GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Cuma Bela Ketum GRIB, Mantan Kepala BIN Hendropriyono Bilang Hercules yang Religius Jadi Korban Konspirasi

Mantan Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono menyebut Hercules Rosario Marshal dikenal preman legendaris religius menjadi korban konspirasi global saat perang Timor Timur.
Senin, 5 Mei 2025 - 04:45 WIB
Mantan Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono & Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Rhenald Kasali & ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono mencuri perhatian publik setelah videonya membela Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal viral di media sosial.

Pembelaan Hendropriyono kepada Hercules di tengah Ketua Umum GRIB Jaya itu membenahi diri sebagai kepribadian yang religius disorot oleh mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn.) Gatot Nurmantyo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam video yang merebak di media sosial, Hendropriyono memahami Hercules sudah teledor akibat menyinggung Purnawirawan TNI, Sutiyoso alias Bang Yos yang mendukung revisi UU Ormas.

"Kita bisa saja mengajar dia dengan keras, tapi jangan membunuh secara perdata, kalau kita terus kita ramai-ramai menghujat, semuanya langsung pro-kontra dan membully, itu sama saja membunuh secara perdata," ujar Hendropriyono dalam video viral di media sosial X dan Instagram tersebut dikutip, Senin (5/5/2025).

Sebagai mantan Kepala BIN, Hendropriyono mempertanyakan sikap Hercules. Akan tetapi, ia meminta publik juga tidak perlu mencaci akibat adanya tuduhan aksi premanisme.

Hercules
Hercules
Sumber :
  • kolase tvOnenews.com

 

Hendropriyono menyinggung masa lalu Hercules pernah menjadi seorang portir di Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) pada masa integrasi Timor Timur.

Saat itu Hercules sampai mengalami kecelakaan akibat terlibat dalam Operasi Seroja saat membantu TNI AD dalam perang melawan Fretilin pada 1975 silam.

Padahal, Hercules merupakan pria kelahiran asal Timor Timur, tetapi lebih memilih Indonesia. Bagi Hendropriyono, kecintaannya kepada NKRI sudah tidak diragukan lagi.

"Waktu Timor Timur saat ini Timor Leste merdeka, kan banyak yang nyeberang ke sana, ada yang nyeberang tetap setia kepada Indonesia, dia kan termasuk menyeberang dan ikut tetap setia kepada Republik Indonesia," jelasnya.

Hendropriyono tidak memahami Hercules sebegitu cintanya kepada NKRI sampai kecelakaan dalam proses invasi tersebut, sehingga kakinya harus buntung.

Untuk kondisi masa lalunya menjadi preman berbahaya di Tanah Abang, menurut Hendropriyono, Hercules tidak akan memilih sebagai preman jika hidupnya sejahtera.

Nahasnya, kondisi tubuhnya yang cacad, baik dari tangan buntung, hanya mengandalkan mata satu, hingga kaki buntung membuat kehidupan Hercules tidak sejahtera.

"Coba kasih jabatan dia jadi direktur perusahaan, pasti mau kan, tapi dia memilih preman karena udah terima dia kerja dengan kaki buntung, tangan buntung, mata satu. Jadi dengan dia keadaan 50 persen dari senjata hidupnya itu, kalau kami merasa kasian," tuturnya.

Terkini, Hendropriyono kembali membicarakan sosok Hercules dan maraknya aksi premanisme di seluruh wilayah Indonesia saat berbincang bersama dengan Rhenald Kasali.

"Kita ambil contoh akhir yang ramai ini soal Hercules. Ini kan hanya sebagian premanisme, dia hanya keamanan saja. Ini sebetulnya relatif lebih mudah dibandingkan premanisme yang menggila," terang Hendropriyono dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Rhenald Kasali, Senin.

Hendropriyono sebenarnya juga menolak aksi premanisme. Namun, mantan Kepala BIN itu mengatakan penolakan harus diperlukan adanya kekuatan dan legalitas.

Soal Hercules, Hendropriyono memahami bisa merasakan hati Ketua Umum GRIB itu dituding "preman" oleh mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn.) Gatot Nurmantyo.

Hercules Jadi Korban Konspirasi Global

Hendropriyono kembali menyinggung bahwa, Hercules sebagai preman insaf yang hanya menjadi korban konspirasi secara global bersama Prajurit TNI di masa lampau.

"Dia dan para prajurit kita adalah korban dari konspirasi global, yang menyuruh kita ke tim-tim dulu siapa? Amerika. Sebenarnya Amerika ingin membalas kekecewaan terhadap kekalahan dalam peperangan Vietnam," tuturnya.

"Jadi kita punya berpikiran ke situ, bahwa Hercules cs ini adalah korban dari transisi ini termasuk perwira-perwira yang dulu para veteran. Semuanya korban konspirasi internasional," lanjutnya.

Hendropriyono mempertanyakan peran pembinaan dari pemerintah jika Hercules memilih jalan seperti itu. Bagi dia, mantan preman legendaris itu bukan teroris, melainkan bekas pahlawan.

"Yang sebenarnya harus kita bina secara sistemik, dia harus mencari makan sendiri. Kalau waktu di Timor Timur, dia itu kita percaya pegang kunci gudang senjata dan peluru," tegasnya.

Hendropriyono mengibaratkan, satu kesalahan tidak boleh membunuh karakternya yang pernah berjasa terhadap bangsa Indonesia demi mempertahankan Timor Timur.

"Misalnya kesalahannya, jangan dibunuh dong, walaupun pembunuhan itu perdata bisa mempengaruhi nasionalisme dia langsung padam," pesannya.

Akan tetapi, Hendropriyono berpesan dari kekisruhan merendahkan Purnawirawan TNI, Sutiyoso dan perseteruan dengan Gatot Nurmantyo, Hercules dan Ormas GRIB Jaya harus berbenah agar tidak meluas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi ini juga kita perbaiki, kita ajarkan bagaimana caranya merubah diri. Dia juga kan sudah minta maaf ya kalau saya nggak keliru. Saya rasa dia harus memperbaiki diri dan kita juga berkaca diri mengapa hal ini bisa terjadi. Kembali ke kita saja," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pujian Berkelas Media Korea Setelah Megawati Hangestri Pilih ke Hillstate daripada CLBK dengan Red Sparks

Pujian Berkelas Media Korea Setelah Megawati Hangestri Pilih ke Hillstate daripada CLBK dengan Red Sparks

Keputusan Megawati Hangestri yang akhirnya bersedia untuk comeback ke V-League namun gabung ke Hillstate bukan balik ke Red Sparks mendapat pujian media Korea.
Bursa Transfer: Dikabarkan Jadi Target Persib Bandung, Selangor FC Langsung Panas Dingin dan Pagari Pemecah Rekor Legenda Timnas Indonesia

Bursa Transfer: Dikabarkan Jadi Target Persib Bandung, Selangor FC Langsung Panas Dingin dan Pagari Pemecah Rekor Legenda Timnas Indonesia

Selangor FC bergerak cepat memagari Chrigor Moraes setelah tampil menggila dan mematahkan rekor 19 tahun Bambang Pamungkas, di tengah rumor minat Persib Bandung
Pontjo Sutowo Buka-Bukaan soal Sengketa Hotel Sultan, Minta Duduk Berunding: Kami Bayar Pajak Rp80 M per Tahun

Pontjo Sutowo Buka-Bukaan soal Sengketa Hotel Sultan, Minta Duduk Berunding: Kami Bayar Pajak Rp80 M per Tahun

Bos Hotel Sultan Pontjo Sutowo buka-bukaan soal sengketa dengan Pemerintah dan PPKGBK. Iamempertanyakan alasan kenapa hotel yang dikelola PT Indobuildco terus dipersoalkan.
Top 3 Sport: Pesan Vanja Bukilic untuk Megawati Hangestri, Media Korea Beri Peringatan, Prediksi Line Up Hyundai Hillstate

Top 3 Sport: Pesan Vanja Bukilic untuk Megawati Hangestri, Media Korea Beri Peringatan, Prediksi Line Up Hyundai Hillstate

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea langsung menjadi sorotan besar. Mulai dari rival baru Megatron, peringatan media Korea hingga prediksi skuad.
John Herdman Bongkar Syarat Timnas Indonesia Jadi Tim yang Disegani, Singgung 280 Juta Rakyat sampai Pemain Diaspora

John Herdman Bongkar Syarat Timnas Indonesia Jadi Tim yang Disegani, Singgung 280 Juta Rakyat sampai Pemain Diaspora

John Herdman menuntut Timnas Indonesia punya identitas kuat, menyatukan pemain lokal dan diaspora demi 280 juta rakyat saat tampil di turnamen besar nanti.
Ephorus HKBP Apresiasi Akreditasi dan Tata Kelola: UHN Terbuka untuk Semua Agama

Ephorus HKBP Apresiasi Akreditasi dan Tata Kelola: UHN Terbuka untuk Semua Agama

Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST, menyampaikan bahwa Universitas HKBP Nommensen (UHN) baik yang di Medan ataupun

Trending

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Dugaan child grooming oleh kepala sekolah SMK swasta di Pamulang viral di media sosial. Yayasan langsung menonaktifkan kepala sekolah tersebut.
Soal Adanya Pemujaan dan Klenik, Dedi Mulyadi Minta Masyarakat Ubah Cara Pandang ke Situs Peninggalan Sejarah Sunda

Soal Adanya Pemujaan dan Klenik, Dedi Mulyadi Minta Masyarakat Ubah Cara Pandang ke Situs Peninggalan Sejarah Sunda

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk mengubah total cara pandang terhadap peninggalan sejarah Sunda. Pria yang akrab disapa KDM ini tegas
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT