GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Polemik Hercules dan Gatot Nurmantyo Heboh, Habib Rizieq Sentil Pemerintah Bubarkan FPI: Kenapa Sama Ormas Preman Takut?

Habib Rizieq Shihab membandingkan ormas FPI dan ormas berkedok preman saat merespons kekisruhan polemik Ketum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal dan mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo.
Selasa, 6 Mei 2025 - 11:09 WIB
Habib Rizieq
Sumber :
  • Muhammad Iqbal-Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Imam Besar Laskar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab mendengar kekisruhan polemik antara Ketua Umum ormas GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal dan mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn.) Gatot Nurmantyo.

Habib Rizieq Shihab menyentil pemerintah soal pembubaran FPI di tengah kehebohan perseteruan melibatkan Hercules dan Gatot Nurmantyo yang membela mantan Gubernur Jawa Barat, Sutiyoso.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita belajar dari FPI. FPI ini bukan organisasi masyarakat (ormas) preman. (FPI) organisasi sosial, kemasyarakatan, kemanusiaan," ungkap Habib Rizieq Shihab dalam podcast YouTube Cerita Untungs dikutip, Selasa (6/5/2025).

Sebagai pendiri sekaligus mantan Imam Besar FPI, Habib Rizieq menyayangkan pemerintah sangat berani membubarkan FPI pada 2020 lalu.

Pembubaran terjadi setelah pemerintah resmi melarang keberadaan FPI sebagai ormas melalui hasil ketetapan Surat Keputusan Bersama (SKB).

SKB tersebut yang melarang sekaligus membubarkan ormas FPI menguat atas dukungan dari tiga menteri dan tiga kepala lembaga negara lainnya.

Dalam SKB, FPI ditetapkan menjadi organisasi terlarang, bahkan pemerintah sangat melarang segala bentuk aktivitas dan penggunaan atribut ormas tersebut.

Mantan Panglima TNI, Purn. Gatot Nurmantyo & Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal
Mantan Panglima TNI, Purn. Gatot Nurmantyo & Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews & Tangkapan layar YouTube

 

Terkait polemik saat ini, Habib Rizieq bertanya-tanya tentang peran pemerintah mengenai adanya tudingan saat ini dengan sebutan "preman berkedok pakaian ormas".

"Kenapa organisasi preman enggak berani dibubarin? Ada apa?," tanya Habib Rizieq sambil kebingungan.

Habib Rizieq berspekulasi banyak ormas seolah-olah bersikap seperti preman tak kunjung dibubarkan pemerintah karena diduga bahwa, mereka mendapat dukungan oleh para pejabat.

"Nah, kalau pembinanya pejabat, bagaimana ceritanya? Itu yang tadi saya katakan waktu kita bicara, apa yang mesti kita lakukan kalau pejabat dengan penjahat sudah berkolaborasi?," jelas dia.

Ia menyinggung jika benar-benar ada kolaborasi di antara keduanya, mereka akan saling memanfaatkan dan melindungi satu sama lain.

"Mestinya, ormas-ormas yang memang sudah terbukti melakukan pemerasan, intimidasi, dan teror, kalau masih berupa oknum, maka oknum itu tangkap dan berikan peringatan kepada ormasnya," sarannya.

Sebaliknya, Habib Rizieq kembali menyentil pemerintah yang dinilai tidak adil akibat pembubaran FPI dibandingkan dengan kondisi saat ini terhadap banyak preman berlindung di dalam ormas.

"Tapi, kalau itu sudah sistematis, struktural, memang ormasnya seperti itu di berbagai daerah ya bubarkan," tegasnya.

Sorotan Habib Rizieq berkaitan banyaknya aksi premanisme yang semakin dianggap meresahkan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi berinisiasi pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Anti-Premanisme pada 21 Maret 2025 lalu. Hal ini bertujuan tidak ada lagi aksi premanisme di Jawa Barat.

Pembentukan Satgas Anti-Premanisme menuai kecaman keras dari ormas GRIB Jaya yang didirikan sekaligus diketuai oleh Hercules Rosario Marshal.

Pada 18 April 2025, kabar dugaan oknum anggota GRIB Jaya membakar tiga mobil polisi membuat kondisi hubungan ormas dan aparat semakin bersitegang di antara keduanya.

Perseteruan Hercules dengan Sutiyoso

Insiden tersebut menuai perhatian dari mantan Gubernur Jawa Barat periode 1997-2007, Sutiyoso biasa disebut Bang Yos sangat tegas menyatakan dukungannya terhadap revisi Undang-Undang Ormas.

Revisi Undang-Undang Ormas tersebut merupakan atas inisiasi atau wacana yang akan dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian.

Melalui Program Apa Kabar Indonesia Malam di tvOne, purnawirawan TNI itu menyinggung masa ia bergelut di Kopassus hingga Gubernur Jakarta tahun 1997-2007, sudah maraknya aksi ormas di Jakarta.

"Hiruk pikuknya ibu kota oleh aksi-aksi ormas yang menjelma jadi preman tukang palak," kata Bang Yos dikutip tvOnenews.com, Selasa.

Hercules langsung naik pitam mendengar pernyataan Bang Yos. Ketua Umum GRIB Jaya itu blak-blakan melontarkan ucapan "bau tanah" kepada purnawirawan TNI itu.

"Kayak Pak Sutiyoso. Ngapain? Pak Sutiyoso, itu udahlah. Enggak usah nyingung-nyinggung ormas. Sudahlah, kalau saya bilang, mulutnya sudah bau tanah," singgung Hercules.

Hercules Bersitegang dengan Gatot Nurmantyo

Puncak polemik ini terjadi setelah Jenderal (Purn.) Gatot Nurmantyo tidak terima mendengar reaksi tak pantas dari Hercules dianggap telah merendahkan Bang Yos dan Purnawirawan TNI.

Gatot juga menyinggung peran TNI telah membantu Hercules memiliki catatan sebagai TBO TNI-AD dalam Operasi Seroja melakukan perang melawan Fretilin pada 1975 silam.

Mantan Panglima TNI itu tak tanggung-tanggung menyebut Hercules adalah sosok preman berkedok pakaian ormas.

Hercules merasa terpojokkan dan melakukan permohonan maaf dengan tulus kepada Bang Yos, walaupun tetap menyinggung Gatot Nurmantyo.

"Tapi saudara Gatot, Anda saya tidak takut. Saya tidak menghargai Anda. Kenapa kok Anda bisa begitu terhadap saya. Saya bengit banget loh, aku salah apa? Aku enggak punya salah dengan Pak Gatot lho, sampai bicara premanisme," jelas Hercules.

"Pak Gatot yang aku hormati, yang aku muliakan, mantan Panglima TNI, saya sedih sekali Pak Gatot sangat luar biasa gemas… kayak saya punya dosa. Padahal saya tidak sebut nama Pak Gatot loh," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Minimal, Pak Gatot mengoreksi statement-statement itu dan saya juga menahan diri dan memperbaiki kesalahan saya. Kalau bisa kita saling memaafkan, ya mari kita saling memaafkan. Negara ini negara hukum. NKRI harga mati," pungkas Hercules.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tinggal Hitungan Bulan Jelang Kick-off, Pemerintah Meksiko Temui FIFA Bahas Keamanan Piala Dunia 2026

Tinggal Hitungan Bulan Jelang Kick-off, Pemerintah Meksiko Temui FIFA Bahas Keamanan Piala Dunia 2026

Pemerintah Meksiko mulai memperketat persiapan keamanan menjelang penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang tinggal menghitung bulan.
Diduga Keracunan Massal, Puluhan Santri Ponpes Darut Taubah Jombang Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Buka Puasa

Diduga Keracunan Massal, Puluhan Santri Ponpes Darut Taubah Jombang Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Buka Puasa

Menu berbuka puasa yang disajikan kepada para santri berupa nasi rawon. Selain itu, santri juga menerima paket makanan kering dari program MBG yang berisi roti, susu, kacang, kurma, dan telur asin.
Blak-blakan Usai Gagal Total di Seri Pembuka, Francesco Bagnaia Akui Motor Ducati Tak Sekuat Musim Lalu

Blak-blakan Usai Gagal Total di Seri Pembuka, Francesco Bagnaia Akui Motor Ducati Tak Sekuat Musim Lalu

Ducati gagal total usai tak mampu tempatkan pembalapnya di podium MotoGP Thailand 2026.
Sopir Mabuk Pikap Hantam Rumah Warga di Gondang Nganjuk, Satu Orang Luka

Sopir Mabuk Pikap Hantam Rumah Warga di Gondang Nganjuk, Satu Orang Luka

Diduga sopir kehilangan kendali karena mabuk hingga kendaraan oleng dan langsung menghantam bagian depan rumah warga yang berada di tepi jalan.
Jorge Martin Puji Setinggi Langit Performa Marco Bezzecchi di MotoGP Thailand 2026

Jorge Martin Puji Setinggi Langit Performa Marco Bezzecchi di MotoGP Thailand 2026

Marco Bezzecchi tampil dominan di MotoGP Thailand 2026 dengan selisih 5 detik dari pembalap lain di garis finis.
Dua Orang Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di KM 93 Tol Cipularang, Lalu Lintas Sempat Lumpuh Total

Dua Orang Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di KM 93 Tol Cipularang, Lalu Lintas Sempat Lumpuh Total

Dua orang dipastikan tewas dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan 10 kendaraan di KM 93 Tol Cipularang arah Jakarta pada Kamis (5/3/2026) malam. 

Trending

Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump soal rencana ketika ia terbunuh Iran. Kapal selam Amerika Serikat telah menenggelamkan kapal perang Iran
Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Baru-baru ini mencuat terkait pengakuan mencengangkan Militer AS, yang tidak kuat lawan Iran. Sontak, pengakuan itu menyedot perhatian publik. 
Pelatih Brasil Sarankan John Herdman Panggil Gelandang Ini untuk FIFA Series 2026, Layak Jadi Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia?

Pelatih Brasil Sarankan John Herdman Panggil Gelandang Ini untuk FIFA Series 2026, Layak Jadi Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia?

Pelatih asal Brasil, Fabio Lefundes, menyarankan John Herdman sebagai juru taktik Timnas Indonesia untuk memanggil Rivaldo Pakpahan
Terpopuler News: Suami Dwi Sasetyaningtyas Terpukul Atas Polemik Istrinya, hingga Remaja Tewas Tertembak Polisi di Makassar

Terpopuler News: Suami Dwi Sasetyaningtyas Terpukul Atas Polemik Istrinya, hingga Remaja Tewas Tertembak Polisi di Makassar

Suami Dwi Sasetyaningtyas, Arya Irwantoro alumni beasiswa LPDP yang merasa sedih di tengah polemik istrinya. Remaja asal Makassar tewas karena tertembak Polisi
Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Nama Sabrina Farhana menjadi sorotan publik setelah terseret dalam skandal perselingkuhan yang diduga dilakukan Founder Animasi Nussa Rara, Aditya Triantoro
Cedera Dalam Keadaan Dipinjamkan ke Persis, Bojan Hodak Prihatin dengan Nasib Febri Hariyadi

Cedera Dalam Keadaan Dipinjamkan ke Persis, Bojan Hodak Prihatin dengan Nasib Febri Hariyadi

Febri Hariyadi dipinjamkan ke Persis Solo setelah gagal bersaing di Persib Bandung. Peminjaman ini justru membuat Febri Hariyadi menyelesaikan Super League 2025-2026 lebih cepat. 
Awal Mula Resbob dan Bigmo Dilaporkan Azizah Salsha, Kini Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik

Awal Mula Resbob dan Bigmo Dilaporkan Azizah Salsha, Kini Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik

Kronologi YouTuber Adimas Firdaus alias Resbob dan Muhammad Jannah alias Bigmo ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik Azizah Salsha.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT