News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Naskah Khutbah Jumat Singkat 9 Mei 2025: Awas! Kesalahan Fatal Menjelang Haji, Muhasabah di Bulan Zulkaidah

Ada banyak kesalahan begitu fatal saat persiapan menjelang ibadah haji 2025 sebagai bahan materi naskah khutbah Jumat singkat untuk shalat Jumat, 9 Mei 2025.
Rabu, 7 Mei 2025 - 21:40 WIB
Ilustrasi keberangkatan jemaah haji 2025 asal Indonesia
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Umat Islam seluruh dunia tengah melakukan persiapan ibadah haji sejak bulan Zulkaidah tiba.

Di Indonesia, jemaah haji 2025 telah berangkat sejak 2 Mei 2025. Mereka akan langsung menuju Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah, Arab Saudi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah persiapan menjelang haji, sebaiknya seluruh umat Muslim khususnya jemaah mengetahui apa saja kesalahan fatal yang bisa membatalkan ibadah tersebut.

Materi berupa kesalahan fatal menjelang ibadah haji akan dibahas melalui naskah khutbah Jumat singkat sebagai bahan rekomendasi khatib dalam sesi ceramah pelaksanaan shalat Jumat, 9 Mei 2025.

Materi naskah khutbah Jumat singkat ini bertujuan agar segala persiapan juga menjadi aspek penting menjelang ibadah haji.

Terlebih, mereka harus mempersiapkan apa saja kebutuhan dan larangan selama penyelenggaraan ibadah haji di tengah-tengah bulan Zulkaidah.

Naskah Khutbah Jumat Singkat Tema Kesalahan Fatal Menjelang Haji, Muhasabah di Bulan Zulkaidah

Ilustrasi mendengar naskah khutbah Jumat
Ilustrasi mendengar naskah khutbah Jumat
Sumber :
  • iStockPhoto

Ā 

Ų§Ł„Ų­ŁŽŁ…Ł’ŲÆŁ لِلهِ Ų§Ł„ŁŽŁ‘Ų°ŁŁŠ Ų£ŁŽŁƒŁ’Ų±ŁŽŁ…ŁŽŁ†ŁŽŲ§ ŲØŁŲ§Ł„Ł’Ų„ŁŲ³Ł’Ł„ŁŽŲ§Ł…ŁŲŒ ŁˆŁŽŲ£ŁŽŲ¹ŁŽŲ²ŁŽŁ‘Ł†ŁŽŲ§ بِهِ Ł‚ŁŁˆŁŽŁ‘Ų©Ł‹ ŁˆŁŽŲ„ŁŁŠŁ’Ł…ŁŽŲ§Ł†Ł‹Ų§ŲŒ ŁˆŁŽŲ£ŁŽŁ„ŁŽŁ‘ŁŁŽ ŲØŁŽŁŠŁ’Ł†ŁŽ Ł‚ŁŁ„ŁŁˆŁ’ŲØŁŁ†ŁŽŲ§ ŁŁŽŲ¬ŁŽŲ¹ŁŽŁ„ŁŽŁ†ŁŽŲ§ Ų£ŁŽŲ­ŁŲØŁŽŁ‘Ų©Ł‹ ŁˆŁŽŲ„ŁŲ®Ł’ŁˆŁŽŲ§Ł†Ł‹Ų§ŲŒ ŁˆŁŽŲ£ŁŽŲ“Ł’Ł‡ŁŽŲÆŁ Ų£ŁŽŁ† Ł„ŁŽŁ‘Ų§ Ų„ŁŁ„ŁŽŁ‡ŁŽ Ų„ŁŁ„ŁŽŁ‘Ų§ Ų§Ł„Ł„Ł‡Ł ŁˆŁŽŲ­Ł’ŲÆŁŽŁ‡Ł Ł„ŁŽŲ§ Ų“ŁŽŲ±ŁŁŠŁƒŁŽ Ł„ŁŽŁ‡ŁŲŒ Ų£ŁŽŁ†Ł’Ų²ŁŽŁ„ŁŽ ŁƒŁŲŖŁŽŲ§ŲØŁŽŁ‡Ł Ł‡ŁŲÆŁ‹Ł‰ ŁˆŁŽŲ±ŁŽŲ­Ł’Ł…ŁŽŲ©Ł‹ ŁˆŁŽŲŖŁŲØŁ’ŁŠŁŽŲ§Ł†Ł‹Ų§ŲŒ ŁˆŁŽŲ£ŁŽŲ“Ł’Ł‡ŁŽŲÆŁ Ų£ŁŽŁ†ŁŽŁ‘ Ł…ŁŲ­ŁŽŁ…ŁŽŁ‘ŲÆŁ‹Ų§ Ų¹ŁŽŲØŁ’ŲÆŁŁ‡Ł ŁˆŁŽŲ±ŁŽŲ³ŁŁˆŁ„ŁŁ‡ŁŲŒ Ł‡ŁŽŲÆŁŽŁ‰ Ų§Ł„Ł„Ł‡Ł بِهِ Ł…ŁŁ†ŁŽ Ų§Ł„Ų¶ŁŽŁ‘Ł„ŁŽŲ§Ł„ŁŽŲ©ŁŲŒ ŁˆŁŽŲ¹ŁŽŁ„ŁŽŁ‘Ł…ŁŽ بِهِ Ł…ŁŁ†ŁŽ Ų§Ł„Ł’Ų¬ŁŽŁ‡ŁŽŲ§Ł„ŁŽŲ©ŁŲŒ ŁˆŁŽŲ£ŁŽŲ¹ŁŽŲ²ŁŽŁ‘ بِهِ ŲØŁŽŲ¹Ł’ŲÆŁŽ Ų§Ł„Ų°ŁŁ‘Ł„ŁŽŁ‘Ų©ŁŲŒ ŁˆŁŽŁƒŁŽŲ«ŁŽŁ‘Ų±ŁŽ بِهِ ŲØŁŽŲ¹Ł’ŲÆŁŽ Ų§Ł„Ł‚ŁŁ„ŁŽŁ‘Ų©ŁŲŒ ŲµŁŽŁ„ŁŽŁ‘Ł‰ Ų§Ł„Ł„Ł‡Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ‡Ł ŁˆŁŽŲ³ŁŽŁ„ŁŽŁ‘Ł…ŁŽ ŁˆŁŽŲ¹ŁŽŁ„ŁŽŁ‰ آلِهِ ŁˆŁŽŲ£ŁŽŲµŁ’Ų­ŁŽŲ§ŲØŁŁ‡Ł Ų§Ł„ŁŽŁ‘Ų°ŁŁŠŁ†ŁŽ ŁƒŁŽŲ§Ł†ŁŁˆŲ§ Ł„ŁŽŁ‡Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁ‰ Ų§Ł„Ł’Ų­ŁŽŁ‚ŁŁ‘ Ų„ŁŲ®Ł’ŁˆŁŽŲ§Ł†Ł‹Ų§ ŁˆŁŽŲ£ŁŽŲ¹Ł’ŁˆŁŽŲ§Ł†Ł‹Ų§Ų› Ų£ŁŽŁ…ŁŽŁ‘Ų§ ŲØŁŽŲ¹Ł’ŲÆŁ.

Ų¹ŁŲØŁŽŲ§ŲÆŁŽ Ų§Ł„Ł„Ł‡ŁŲŒ Ų£ŁŁˆŁ’ŲµŁŁŠŁ’ŁƒŁŁ…Ł’ ŁˆŁŽŁ†ŁŽŁŁ’Ų³ŁŁŠŁ’ ŲØŁŲŖŁŽŁ‚Ł’ŁˆŁŽŁ‰ اللهِ Ų¹ŁŽŲ²ŁŽŁ‘ ŁˆŁŽŲ¬ŁŽŁ„ŁŽŁ‘ Ų­ŁŽŁŠŁ’Ų«Ł Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ ŲŖŁŽŲØŁŽŲ§Ų±ŁŽŁƒŁŽ ŁˆŁŽŲŖŁŽŲ¹ŁŽŲ§Ł„ŁŽŁ‰ŲŒ Ų£ŁŽŲ¹ŁŁˆŁ’Ų°Ł بِاللهِ Ł…ŁŁ†ŁŽ Ų§Ł„Ų“ŁŽŁ‘ŁŠŁ’Ų·ŁŽŲ§Ł†Ł Ų§Ł„Ų±ŁŽŁ‘Ų¬ŁŁŠŁ’Ł…Ł: ŁŠŁŽŲ§ Ų£ŁŽŁŠŁŁ‘Ł‡ŁŽŲ§ Ų§Ł„ŁŽŁ‘Ų°ŁŁŠŁ’Ł†ŁŽ Ų¢Ł…ŁŽŁ†ŁŁˆŲ§ Ų§ŲŖŁŽŁ‘Ł‚ŁŁˆŲ§ Ų§Ł„Ł„Ł‡ŁŽ Ų­ŁŽŁ‚ŁŽŁ‘ ŲŖŁŁ‚ŁŽŲ§ŲŖŁŁ‡Ł ŁˆŁŽŁ„Ų§ŁŽ ŲŖŁŽŁ…ŁŁˆŁ’ŲŖŁŁ†ŁŽŁ‘ Ų„ŁŁ„Ų§ŁŽŁ‘ ŁˆŁŽŲ£ŁŽŁ†Ł’ŲŖŁŁ…Ł’ Ł…ŁŁ‘Ų³Ł’Ł„ŁŁ…ŁŁˆŁ’Ł†ŁŽ.

ŁŠŁŽŲ§ Ų£ŁŽŁŠŁŁ‘Ł‡ŁŽŲ§ Ų§Ł„Ł†ŁŽŁ‘Ų§Ų³Ł Ų§ŲŖŁŽŁ‘Ł‚ŁŁˆŲ§ Ų±ŁŽŲØŁŽŁ‘ŁƒŁŁ…Ł Ų§Ł„ŁŽŁ‘Ų°ŁŁŠ Ų®ŁŽŁ„ŁŽŁ‚ŁŽŁƒŁŁ…Ł’ مِنْ Ł†ŁŽŁŁ’Ų³Ł ŁˆŁŽŲ§Ų­ŁŲÆŁŽŲ©Ł ŁˆŁŽŲ®ŁŽŁ„ŁŽŁ‚ŁŽ Ł…ŁŁ†Ł’Ł‡ŁŽŲ§ Ų²ŁŽŁˆŁ’Ų¬ŁŽŁ‡ŁŽŲ§ ŁˆŁŽŲØŁŽŲ«ŁŽŁ‘ Ł…ŁŁ†Ł’Ł‡ŁŁ…ŁŽŲ§ Ų±ŁŲ¬ŁŽŲ§Ł„Ł‹Ų§ ŁƒŁŽŲ«ŁŁŠŲ±Ł‹Ų§ ŁˆŁŽŁ†ŁŲ³ŁŽŲ§Ų”Ł‹ ŁˆŁŽŲ§ŲŖŁŽŁ‘Ł‚ŁŁˆŲ§ Ų§Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡ŁŽ Ų§Ł„ŁŽŁ‘Ų°ŁŁŠ ŲŖŁŽŲ³ŁŽŲ§Ų”ŁŽŁ„ŁŁˆŁ†ŁŽ بِهِ ŁˆŁŽŲ§Ł„Ł’Ų£ŁŽŲ±Ł’Ų­ŁŽŲ§Ł…ŁŽ Ų„ŁŁ†ŁŽŁ‘ Ų§Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡ŁŽ ŁƒŁŽŲ§Ł†ŁŽ Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’ŁƒŁŁ…Ł’ Ų±ŁŽŁ‚ŁŁŠŲØŁ‹Ų§.

ŁŠŁŽŲ§ Ų£ŁŽŁŠŁŁ‘Ł‡ŁŽŲ§ Ų§Ł„ŁŽŁ‘Ų°ŁŁŠŁ†ŁŽ Ų¢Ł…ŁŽŁ†ŁŁˆŲ§ Ų§ŲŖŁŽŁ‘Ł‚ŁŁˆŲ§ Ų§Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡ŁŽ ŁˆŁŽŁ‚ŁŁˆŁ„ŁŁˆŲ§ Ł‚ŁŽŁˆŁ’Ł„Ł‹Ų§ Ų³ŁŽŲÆŁŁŠŲÆŁ‹Ų§ ŁŠŁŲµŁ’Ł„ŁŲ­Ł’ Ł„ŁŽŁƒŁŁ…Ł’ Ų£ŁŽŲ¹Ł’Ł…ŁŽŲ§Ł„ŁŽŁƒŁŁ…Ł’ ŁˆŁŽŁŠŁŽŲŗŁ’ŁŁŲ±Ł’ Ł„ŁŽŁƒŁŁ…Ł’ Ų°ŁŁ†ŁŁˆŲØŁŽŁƒŁŁ…Ł’ ŁˆŁŽŁ…ŁŽŁ†Ł’ ŁŠŁŲ·ŁŲ¹Ł Ų§Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡ŁŽ ŁˆŁŽŲ±ŁŽŲ³ŁŁˆŁ„ŁŽŁ‡Ł ŁŁŽŁ‚ŁŽŲÆŁ’ ŁŁŽŲ§Ų²ŁŽ ŁŁŽŁˆŁ’Ų²Ł‹Ų§ Ų¹ŁŽŲøŁŁŠŁ…Ł‹Ų§.

Ma’asyiral Muslimin yang dirahmati Allah

Marilah kita jangan sampai pernah merasa bosan untuk selalu meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dengan sebenar-benarnya takwa agar segala urusan kita dipermudahkan di dunia dan akhirat.

Sholawat dan salam tercurahkan kepada idola, junjungan Nabi kita, Baginda Nabi Muhammad SAW yang mendapat kepercayaan lebih dari Allah SWT untuk menebarkan kebajikan dan kebenaran Islam sebagai agama penyempurna dan menyelamatkan umat manusia di akhirat kelak.

Hadirin jemaah shalat Jumat yang dikaruniai Allah

Tidak terasa kita telah memasuki bulan Zulkaidah, salah satu dari empat bulan haram yang begitu spesial dan diistimewakan dalam Islam, sebagaimana dari redaksi Surat At-Taubah Ayat 36, Allah SWT berfirman:

Ų§ŁŁ†Ł‘ŁŽ Ų¹ŁŲÆŁ‘ŁŽŲ©ŁŽ Ų§Ł„Ų“Ł‘ŁŁ‡ŁŁˆŁ’Ų±Ł Ų¹ŁŁ†Ł’ŲÆŁŽ اللّٰهِ Ų§Ų«Ł’Ł†ŁŽŲ§ Ų¹ŁŽŲ“ŁŽŲ±ŁŽ Ų“ŁŽŁ‡Ł’Ų±Ł‹Ų§ ŁŁŁŠŁ’ كِتٰبِ اللّٰهِ ŁŠŁŽŁˆŁ’Ł…ŁŽ Ų®ŁŽŁ„ŁŽŁ‚ŁŽ Ų§Ł„Ų³Ł‘ŁŽŁ…Ł°ŁˆŁ°ŲŖŁ ŁˆŁŽŲ§Ł„Ł’Ų§ŁŽŲ±Ł’Ų¶ŁŽ Ł…ŁŁ†Ł’Ł‡ŁŽŲ§Ł“ Ų§ŁŽŲ±Ł’ŲØŁŽŲ¹ŁŽŲ©ŁŒ Ų­ŁŲ±ŁŁ…ŁŒ Ū—Ų°Ł°Ł„ŁŁƒŁŽ Ų§Ł„ŲÆŁ‘ŁŁŠŁ’Ł†Ł Ų§Ł„Ł’Ł‚ŁŽŁŠŁ‘ŁŁ…Ł Ū•Ū™ ŁŁŽŁ„ŁŽŲ§ ŲŖŁŽŲøŁ’Ł„ŁŁ…ŁŁˆŁ’Ų§ ŁŁŁŠŁ’Ł‡ŁŁ†Ł‘ŁŽ Ų§ŁŽŁ†Ł’ŁŁŲ³ŁŽŁƒŁŁ…Ł’ ŁˆŁŽŁ‚ŁŽŲ§ŲŖŁŁ„ŁŁˆŲ§ Ų§Ł„Ł’Ł…ŁŲ“Ł’Ų±ŁŁƒŁŁŠŁ’Ł†ŁŽ ŁƒŁŽŲ§Ū¤ŁŁ‘ŁŽŲ©Ł‹ ŁƒŁŽŁ…ŁŽŲ§ ŁŠŁŁ‚ŁŽŲ§ŲŖŁŁ„ŁŁˆŁ’Ł†ŁŽŁƒŁŁ…Ł’ ŁƒŁŽŲ§Ū¤ŁŁ‘ŁŽŲ©Ł‹ Ū—ŁˆŁŽŲ§Ų¹Ł’Ł„ŁŽŁ…ŁŁˆŁ’Ł“Ų§ Ų§ŁŽŁ†Ł‘ŁŽ Ų§Ł„Ł„Ł‘Ł°Ł‡ŁŽ Ł…ŁŽŲ¹ŁŽ Ų§Ł„Ł’Ł…ŁŲŖŁ‘ŁŽŁ‚ŁŁŠŁ’Ł†ŁŽ

Artinya: "Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauhulmahfuz) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu padanya (empat bulan itu), dan perangilah orang-orang musyrik semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa." (QS. At-Taubah, 9:36).

Untuk itu, bulan Zulkaidah menjadi waktu krusial dalam persiapan ibadah haji, karena berada tepat sebelum masuknya bulan Dzulhijjah.

Maka, khutbah Jumat pada hari ini, khatib akan mengajak kita semua untuk bermuhasabah, merenungi kembali niat, persiapan, dan bekal menuju ibadah haji yang mabrur.

Sidang Jumat rahimahumullah

Khatib senantiasa mengingatkan dalam pembahasan ini mengenai bahayanya kesalahan fatal menjelang haji. Ada beberapa yang harus dihindari sebelum keberangkatan sebagai berikut:

1. Kurangnya Pelurusan Niat

Niat haji yang tidak lurus dengan tak menyematkan keikhlasan bisa menggugurkan pahala. Tidak sedikit calon jemaah haji yang justru terjebak pada niat duniawi.

Beberapa niat duniawi kerap kali menjebak calon jemaah haji, di antaranya ingin prestise, status sosial, atau sekadar menyusul teman.

Dalam salah satu hadis riwayat, kesalahan fatal sebelum berhaji telah diperingatkan, Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya, dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) sesuai dengan apa yang diniatkannya." (HR. Bukhari & Muslim).

Jika niat tidak karena Allah, maka haji kita bisa menjadi sia-sia secara ruhani, meskipun sah secara syariat.

2. Lalai Belajar Fikih Haji

Khatib tidak sekadar menduga, tetapi telah melihat berbagai kasus banyak jemaah sama sekali tak memahami secara mendalam tentang rukun, wajib, dan sunnah haji.

Karena ketidaktahuan tersebut, akibatnya bisa terjadi kekeliruan dalam pelaksanaan manasik, bahkan bisa berakibat haji menjadi tidak sah.

Padahal, Al-Quran telah memperingatkan melalui dalilnya dari Surat Al-Baqarah Ayat 197, Allah SWT berfirman:

ŁˆŁŽŲŖŁŽŲ²ŁŽŁˆŁ‘ŁŽŲÆŁŁˆŁ’Ų§ ŁŁŽŲ§ŁŁ†Ł‘ŁŽ Ų®ŁŽŁŠŁ’Ų±ŁŽ Ų§Ł„Ų²Ł‘ŁŽŲ§ŲÆŁ Ų§Ł„ŲŖŁ‘ŁŽŁ‚Ł’ŁˆŁ°Ł‰Ū–

Artinya: "Dan berbekallah, sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa." (QS. Al-Baqarah, 2:197).

Melalui tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 197, takwa di sini mencakup ilmu dan kesiapan mental dalam menjalankan ibadah.

3. Mengabaikan Persiapan Ruhani

Hadirin sekalian yang diberkahi Allah, jemaah yang hendak berangkat seringkali sibuk dengan koper dan logistik.

Kesibukan ini sering terjadi di tengah mereka lupa meminta maaf kepada keluarga, menyelesaikan utang, atau memperbaiki hubungan sesama manusia. Padahal, haji adalah ibadah hati, bukan hanya ritual jasmani.

Salah satu hadis riwayat dari Imam Bukhari telah menegaskan persiapan terbaik sebelum berhaji, Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa berhaji, lalu ia tidak rafats (berkata kotor) dan tidak fusuq (berbuat dosa), maka ia kembali seperti hari ketika ia dilahirkan oleh ibunya." (HR. Bukhari).

Hadis riwayat ini menegaskan pentingnya kesucian hati sebagai prasyarat haji yang mabrur.

4. Fokus Berlebihan pada Duniawi

Alih-alih memperbanyak dzikir dan doa, sebagian calon jemaah haji malah lebih sibuk dengan gadget, kamera, dan oleh-oleh. Sikap ini menunjukkan kurangnya pemaknaan terhadap spiritualitas haji.

Seraya Rasulullah SAW bersabda:

"Ambillah manasik dariku." (HR. Muslim).

Hadis riwayat ini berarti ibadah haji setidaknya wajib dilakukan dengan menerapkan seluruh tuntunan dari Rasulullah SAW, bukan dengan gaya konsumtif atau sekadar dokumentasi perjalanan.

Sidang shalat Jumat yang dilimpahkan rezeki oleh Allah

Demikianlah khutbah pertama ini disampaikan pada sesi kesempatan ini. Maka dari itu, wahai kaum Muslimin, tolong menggunakan bulan Zulkaidah sebagai waktu muhasabah.

Pembekalan kita yang mempunyai impian untuk berangkat ibadah haji wajib memperbaiki niat, mempelajari manasik, dan membersihkan hati. Jangan sampai membiarkan kesalahan kecil sangat berpengaruh untuk menghilangkan keutamaan ibadah besar.

Tak lupa, mari kita mendoakan saudara-saudara kita yang akan berhaji tahun ini. Semoga Allah memberikan mereka haji yang mabrur, aman, dan penuh berkah.

"Ya Allah, terimalah haji mereka, jadikan mereka haji yang mabrur, dan kembalikan mereka dalam keadaan bersih dari dosa. Aamiin."

Ł„ŁŁ†ŁŽŲ§ŲŒ Ł…ŁŽŁ†Ł’ ŁŠŁŽŁ‡Ł’ŲÆŁŁ‡Ł Ų§Ł„Ł„Ł‡Ł ŁŁŽŁ„Ų§ŁŽ Ł…ŁŲ¶ŁŁ„ŁŽŁ‘ Ł„ŁŽŁ‡Ł ŁˆŁŽŁ…ŁŽŁ†Ł’ ŁŠŁŲ¶Ł’Ł„ŁŁ„Ł’ ŁŁŽŁ„Ų§ŁŽ Ł‡ŁŽŲ§ŲÆŁŁŠŁŽ Ł„ŁŽŁ‡Ł. ŁˆŁŽŲ£ŁŽŲ“Ł’Ł‡ŁŽŲÆŁ Ų£ŁŽŁ†Ł’ Ł„Ų§ŁŽ Ų„ŁŁ„ŁŽŁ‡ŁŽ Ų„ŁŁ„Ų§ŁŽŁ‘ Ų§Ł„Ł„Ł‡Ł ŁˆŁŽŲ­Ł’ŲÆŁŽŁ‡Ł Ł„Ų§ŁŽ Ų“ŁŽŲ±ŁŁŠŁ’ŁƒŁŽ Ł„ŁŽŁ‡Ł ŁˆŁŽŲ£ŁŽŲ“Ł’Ł‡ŁŽŲÆŁ Ų£ŁŽŁ†ŁŽŁ‘ Ł…ŁŲ­ŁŽŁ…ŁŽŁ‘ŲÆŁ‹Ų§ Ų¹ŁŽŲØŁ’ŲÆŁŁ‡Ł ŁˆŁŽŲ±ŁŽŲ³ŁŁˆŁ’Ł„ŁŁ‡Ł. ŁˆŁŽŲ§Ł„ŲµŁŽŁ‘Ł„Ų§ŁŽŲ©Ł ŁˆŁŽŲ§Ł„Ų³ŁŽŁ‘Ł„Ų§ŁŽŁ…Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁ‰ Ł…ŁŲ­ŁŽŁ…ŁŽŁ‘ŲÆŁ ŁˆŁŽŲ¹ŁŽŁ„ŁŽŁ‰ آلِهِ ŁˆŁŽŲµŁŽŲ­Ł’ŲØŁŁ‡Ł. Ų£ŁŽŁ…ŁŽŁ‘Ų§ ŲØŁŽŲ¹Ł’ŲÆŁŲ›

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(hap)

Sumber Referensi: Quran Kementerian Agama RI, NU Online, Buku Fiqih Manasik Haji dan Umrah oleh Syaikh Abdul Aziz bin Baz, dan sejumlah sumber lainnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Keputusan Tinggal di Tangan Bojan Hodak, Persib Beri Tawaran Menarik untuk Perpanjang Kontrak Pelatih

Keputusan Tinggal di Tangan Bojan Hodak, Persib Beri Tawaran Menarik untuk Perpanjang Kontrak Pelatih

Kontrak Bojan Hodak bersama Persib Bandung akan selesai pada akhir musim 2025-2026 mendatang.
Bahlil Lebih Pilih Tarik Pajak Nikel daripada Naikkan Harga BBM Subsidi

Bahlil Lebih Pilih Tarik Pajak Nikel daripada Naikkan Harga BBM Subsidi

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengaku mengusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi.
Azizah Salsa Maafkan Bigmo dan Resbob Soal Pencemaran Nama Baiknya, Bareskrim Polri Bilang Begini

Azizah Salsa Maafkan Bigmo dan Resbob Soal Pencemaran Nama Baiknya, Bareskrim Polri Bilang Begini

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri buka suara soal kelanjutan pelayangan laporan pencemaran nama baik Azizah Salsa usai dirinya melakukan pertemuan dengan Youtuber, Muhammad Jannah alias Bigmo dan memaafkan perbuatannya.
Wiljan Pluim Bongkar Alasan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Simpan Paspor Ganda, Ternyata Cuma Demi Uang

Wiljan Pluim Bongkar Alasan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Simpan Paspor Ganda, Ternyata Cuma Demi Uang

Wiljan Pluim mengungkap alasan pemain naturalisasi Timnas Indonesia diduga mempertahankan paspor ganda. Ia menyinggung kontrak besar di klub
Kadin Tolak Wacana Penahanan Restitusi Pajak, Dunia Usaha Butuh Kepastian di Tengah Tekanan Global

Kadin Tolak Wacana Penahanan Restitusi Pajak, Dunia Usaha Butuh Kepastian di Tengah Tekanan Global

Waketum Kadin Indonesia Bidang Perindustrian Saleh Husin menegaskan, pelaku usaha membutuhkan kepastian kebijakan, bukan tambahan ketidakpastian yang berpotensi mengganggu iklim investasi.
Mendagri Tito dan Jajaran Lengkap Ikuti Rapat Kerja Pemerintah

Mendagri Tito dan Jajaran Lengkap Ikuti Rapat Kerja Pemerintah

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian menghadiri Rapat Kerja Pemerintah yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT