News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Materi Khutbah Idul Adha 2025: Memberikan Daging Menyampaikan Cinta, Hikmah Kurban yang Dilupakan

Dalam teks khutbah Idul Adha 2025, materi menjelaskan tentang hikmah kurban yang kerap kali dilupakan sebagai materi dan pengingat penting bagi umat Islam.
Sabtu, 10 Mei 2025 - 22:01 WIB
Ilustrasi Daging Kurban
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Dalam teks khutbah Idul Adha, hikmah kurban yang kerap kali dilupakan sebagai materi dan pengingat penting bagi umat Islam.

Hikmah kurban dalam materi teks khutbah Idul Adha lebih membahas pembagian daging hasil dari penyembelihan hewan kurban sering disalahartikan, sehingga esensi ibadah kurban menjadi keliru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebutuhan penyajian materi teks khutbah Idul Adha ini bisa menjadi bahan khatib berceramah setelah sesi shalat Id pada Hari Raya Idul Adha 2025 yang diprediksikan jatuh pada Jumat, 7 Januari 2025.

Adapun judul teks khutbah Idul Adha ini, yakni "Memberikan Daging Menyampaikan Cinta, Hikmah Kurban yang Dilupakan".

Teks Khutbah Idul Adha: Memberikan Daging Menyampaikan Cinta, Hikmah Kurban yang Dilupakan

Ilustrasi menyimak teks khutbah Idul Adha
Ilustrasi menyimak teks khutbah Idul Adha
Sumber :
  • iStockPhoto

 

اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ وَلِلّهِ الْحَمْدُ.
اْلحَمْدُ لِلّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنسْتغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ. وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أنْ لاَ إلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ. وَأشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ هَذَا الرَّسُوْلِ الْكَرِيْمِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَمَّا بَعْدُ:

فَيَا عِبَادَ اللهِ، أُصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ.

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar walillahilhamd.

Hadirin jemaah shalat Id rahimahumullah, segala puji bagi Allah SWT yang selalu menumpahkan nikmat iman dan Islam kepada kita semua, sehingga kita kembali diberikan kesempatan menyemarakkan Hari Raya Idul Adha pada 2025, hari di mana umat Islam di seluruh dunia mengenang ketaatan agung Nabi Ibrahim AS dan pengorbanan mulia Nabi Ismail AS.

Tak lupa, marilah kita senantiasa mengucap sholawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, Nabi terakhir menjadi sang teladan mengajarkan arti kepedulian dan memberikan cinta kasih kepada umat Islam.

Saudaraku yang dikaruniai Allah

Pada kesempatan hari ini, kita akan menyaksikan proses penyembelihan hewan kurban menyembelih hewan kurban.

Namun, dalam penyembelihan hewan kurban, bukan hanya tentang melihat darah dan daging yang mengalir.

Di balik ritual ini, Allah SWT menyimpan pelajaran dan nilai-nilai kemanusiaan yang begitu dalam. Kurban bukan hanya persoalan menyembelih hewan, namun sesungguhnya ibadah ini adalah simbol yang begitu berarti melibatkan hawa nafsu, egoisme, dan kecintaan berlebihan terhadap dunia.

Jika kita kembali mengingat pada sebuah kisah masyhur, Nabi Ibrahim AS dengan ketaatannya kepada Allah SWT harus mau tak mau menyembelih anaknya, Nabi Ismail AS.

Tidak hanya mengacu pada ketaatan Nabi Ibrahim AS, Nabi Ismail AS sebagai anaknya dengan ikhlas dan bersedia dirinya jika ditakdirkan untuk disembelih oleh ayah tercintanya.

Ini bukan semata soal pengorbanan fisik, tapi tentang penyerahan diri total kepada kehendak Ilahi. Maka dari itu, kurban adalah latihan ruhani sekaligus sosial bagi umat Islam sepanjang masa.

Dalam potongan redaksi Surah Al-Hajj Ayat 37, Allah SWT berfirman:

لَنْ يَّنَالَ اللّٰهَ لُحُوْمُهَا وَلَا دِمَاۤؤُهَا وَلٰكِنْ يَّنَالُهُ التَّقْوٰى مِنْكُمْۗ

Artinya: "Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya." (QS. Al-Hajj: 37).

Ayat ini menjadi fondasi penting dan dapat diartikan kurban tidak sekadar ibadah seberapa banyak mengumpulkan daging saja atau seberapa besar hewan yang disembelih, tetapi menempatkan adanya empati sosial.

Sebagai umat Islam, kita membagikan daging kurban sesungguhnya bukan sekadar rutinitas, tetapi misi cinta sosial yang sering kita lupakan.

Mungkin bagi sebagian dari kita, makan daging adalah hal biasa, namun bagi sebagian saudara kita, daging hanya bisa dirasakan mereka setahun sekali, tepatnya pada Hari Raya Idul Adha.

Maka saat kita mengantarkan daging ke rumah mereka, sejatinya kita mengantarkan cinta, perhatian, dan kepedulian.

Sayangnya, makna ini sering kali terabaikan. Banyak dari kita terjebak pada aspek teknis "berapa kilo daging dibagikan? Hewan mana yang paling mahal?". Teknis seperti ini melupakan pada sentuhan kemanusiaan di dalamnya. 

Kadang kita lupa bahwa, senyum saat memberi dan doa yang menyertai pemberian lebih menyentuh hati dibanding daging itu sendiri.

Idul Adha harus menjadi momen untuk meruntuhkan tembok sosial, mempererat ukhuwah antara si kaya dan si miskin, antara yang memberi dan menerima.

Maka diartikan, kurban adalah ibadah yang mempersatukan umat, bukan memisahkannya dengan status sosial atau kebanggaan materi.

Jemaah sekalian yang dirahmati Allah

Maka dari itu, marilah kita menghidupkan kembali ruh kurban dengan aspek ikhlas dalam memberi, tulus dalam berbagi, dan selalu mengingat bahwa setiap daging yang kita antarkan adalah amanah untuk menyampaikan cinta dari Allah kepada hamba-Nya.

Allahu Akbar, Allahu Akbar, walillahilhamd.

Semoga Allah menerima kurban kita, menanamkan cinta dalam hati kita, dan menjadikan Idul Adha ini sebagai titik balik untuk lebih peduli dan saling mencintai sebagai sesama Muslim.

بَارَكَ الله لِي وَلَكُمْ فِى اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ، أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ. إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(hap)

Sumber Referensi: Quran Kementerian Agama RI, NU Online, Tafsir Al-Misbah karya Prof. Quraish Shihab, Buku Ensiklopedia Ibadah karya Wahbah Zuhaili.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT