GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier Tidak Sah, Kesalahan Saksi? Seorang Pria Viral Ungkap Tak Sesuai Syariat Islam

Pasangan Aktor dan Aktris, Maxime Bouttier dan Luna Maya telah resmi menikah. Seorang pria viral di media sosial mengomentari akad nikah Maxime Bouttier dan Luna Maya yang tidak sah. 
Minggu, 11 Mei 2025 - 17:54 WIB
Luna Maya dan Maxime Bouttier
Sumber :
  • Instagram @lunamaya

tvOnenews.com - Pasangan Aktor dan Aktris, Maxime Bouttier dan Luna Maya telah resmi menikah pada Rabu (7/5/2025) di Como Shambhala Estate di Gianyar, Bali.

Pernikahan pasangan ini dihadiri oleh dua orang saksi, yaitu Raffi Ahmad dan Irwan Mussry. Acara berlangsung dengan suasana yang khidmat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, seorang pria viral di media sosial mengomentari akad nikah Maxime Bouttier dan Luna Maya. 

Viral Pria Berpendapat Pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier Tidak Sah

Dikutip dari sebuah unggahan pada akun TikTok @sirojjudin_assubki, bertuliskan ‘Nikahan Luna Maya tidak sah?’. 

Kemudian seorang pria menjelaskan bahwa menurutnya pernikahan pasangan ini tidak sah secara syariat Islam.

Pria dengan nama akun Sirojjudin Assubki mengatakan bahwa saat ijab qabul terdapat jeda pemisah yang terlalu lama. Sehingga pernikahan tersebut menurutnya tidak sah. 

“Mohon maaf ya, ini antara ijab dan qabulnya terlalu lama pemisahnya. Harusnya setelah ijab langsung qabul jangan nunggu mic. Langsung nyambut terhadap ijabnya tersebut,” ungkap seorang pria pada akun TikTok @sirojjudin_assubki.

“Kalau ada pemisah yang lama antara ijab dan qabul, maka nanti akadnya tidak sah. Kalau tidak sah berarti pernikahannya tidak sah,” sambungnya.

Viral seorang pria mengomentari pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier yang dinilai tidak sah
Viral seorang pria mengomentari pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier yang dinilai tidak sah
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ TikTok @sirojjudin_assubki

 

Pria tersebut mengutip penjelasan dari kitab Al Majmu’ Syarah Al Muhadzdzab karya ulama besar madzhab Syafi’i, Imam Nawawi.

Dalam penjelasan tersebut disebutkan maksimal jeda ketika melakukan ijab dan qabul selama satu kali menelan ludah atau tarikan nafas.

“Ketika ada pemisah yang lama antara ijab dan qabul maka tidak sah pernikahannya tersebut. Andaikan ada pemisah antara ijab dan qabul tapi pemisahnya ini hanya sebentar seperti hanya menelan ludah atau menarik dan berhenti napas,” jelasnya.

Jeda tersebut sangat sebentar bahkan menurutnya tidak sampai satu detik. Sementara jeda setelah wali membacakan ijab dan maxime menyambung dengan membacakan qabul terpisah selama 3 detik.

“Sedangkan di dalam video tersebut saya lihat durasinya sampai 3 detik, berarti melebih batas maksimal antara ijab dan qabul. Kalau melihat dalam ilmu syariat berarti akad nya tidak sah,” kata Sirojjudin.

Bukan hanya itu, bahkan Sirojjudin juga menyinggung tentang saksi yang menurutnya harus memahami tentang ilmu syariat Islam.

Baginya, pemilihan saksi bukan hanya orang yang memiliki harta atau nama saja, namun harus paham mengenai syariat Islam sebagai penentu sah atau tidaknya pernikahan seseorang.

“Untuk saksi ini harusnya orang yang paham dengan ilmu syariat, bukan hanya orang yang mempunyai nama, atau mempunyai harta yang banyak, atau orang yang dia itu berpengaruh,” terangnya.

“Jadi jangan yang seperti ini yang diutamakan, tapi yang paham dalam ilmu syariat,” lanjutnya.

Luna Maya dan Maxime Bouttier
Luna Maya dan Maxime Bouttier
Sumber :
  • Instagram @lunamaya

 

Saksi pernikahan memiliki peran yang sangat penting sebagai tolak ukur kesahan pernikahan. Seluruh pernikahan yang telah disahkan oleh saksi maka akan dipertanggungjawabkan di akhirat. 

“Karena saksi ini menjadi tolak ukur kesahan di dalam pernikahan. Kalau saksi mengesahkan pernikahan padahal pernikahannya secara syariat tidak sah, maka saksi akan dipertanggungjawabkan nanti di akhirat,” tegas Sirojjudin Assubki.

Menurut Sirojjudin, apabila pernikahan tersebut tidak sah maka ketika berhubungan intim akan dinilai sebagai zina. 

“Dan pernikahannya ini, ketika berduaan menjadi sebuah kemaksiatan. Berpegangan tangan menjadi maksiat. Ketika hubungan badan berarti dia itu melakukan sebuah perzinahan, dan nanti anaknya itu menjadi anak perzinahan. Dan ini sangat fatal sekali,” pungkasnya.

Dalam kolom komentar unggahan tersebut, sebagian besar kontra dengan pendapat Sirojjudin Assubki. 

Menurut netizen pernikahan tersebut tetap sah dan tidak perlu diperdebatkan.

Pendapat Ustaz Yusuf Mansur

Ustaz Yusuf Mansur
Ustaz Yusuf Mansur
Sumber :
  • YouTube

 

Begitu juga dengan pendapat Ustaz Yusuf Mansur berpendapat setiap orang tidak boleh memberikan tuduhan secara sepihak. Hal ini mengingat pada ilmu fiqih pernikahan dalam Islam dianggap sangat luas.

“Jadi nggak harus melihat (tentang ijab qabul), banyak perspektif, pandangan juga pendapat,” ungkap Ustaz Yusuf Mansur. 

Dari rekaman detik-detik Maxime Bouttier meminang Luna Maya, menurutnya tidak ada kekeliruan dalam penjedaan ijab qabulnya.

“Kalau dilihat ulang nggak gimana-gimana dan nggak terlalu, InsyaAllah sah,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Ustaz Yusuf Mansur juga menyoroti saksi yang dihadirkan bukan orang sembarangan. Dirinya menilai kedua saksi memiliki ilmu yang bisa membedakan kesempurnaan pernikahan, apakah sah atau tidak.

“Kita harus berbaik sangka. InsyaAllah mereka punya pengetahuan yang cukup untuk mengatakan bahwa ijab qabulnya adalah sah,” tegasnya. (hap/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diduga Minimnya pengawasan saat Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya di duga bunuh diri

Diduga Minimnya pengawasan saat Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya di duga bunuh diri

WN India diduga tewas bunuh diri di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, pada Kamis (13/5/2026). Korban SN diduga depresi saat sebelumnya menjalani..
Reaksi Tak Terduga Dedi Mulyadi saat Lagi Emosi ke Mandor Proyek Galian Kabel eh Malah Diserbu Warga Minta Foto

Reaksi Tak Terduga Dedi Mulyadi saat Lagi Emosi ke Mandor Proyek Galian Kabel eh Malah Diserbu Warga Minta Foto

Dedi Mulyadi beri reaksi tak terduga ketika sedang emosi dengan mandor proyek galian kabel tetapi justru didatangi warga yang ingin minta foto dengan Gubernur.
Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

AC Milan mulai serius menyiapkan proyek jangka panjang di masa depan. Salah satu nama yang mendapat perhatian besar manajemen Rossoneri adalah Alphadjo Cisse.
Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah lepas 1790 murid program magang kerja luar negeri, serta alumni sebagai pekerja migran dari SMK wilayah Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan.
Jepang dan Qatar Ketar-ketir? John Herdman Klaim Timnas Indonesia Jadi Momok di Piala Asia 2027

Jepang dan Qatar Ketar-ketir? John Herdman Klaim Timnas Indonesia Jadi Momok di Piala Asia 2027

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, optimistis skuad Garuda mampu lolos dari fase grup Piala Asia 2027 meski tergabung bersama lawan-lawan berat.
‎John Herdman Beberkan Alasan Mau Menetap di Jakarta Selama Latih Timnas Indonesia, Singgung Budaya hingga Suporter

‎John Herdman Beberkan Alasan Mau Menetap di Jakarta Selama Latih Timnas Indonesia, Singgung Budaya hingga Suporter

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkap alasan di balik keputusannya menetap di Indonesia selama menangani skuad Garuda.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT