GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Pakai Make Up atau Riasan Saat Wudhu Memang Boleh? Ustazah Aisyah Farid Ingatkan Hal Ini

Setiap wanita Muslimah sebaiknya mengingat bahwa make up atau riasan bisa menjadi penghalang wudhu jika digunakan tidak sesuai ajaran Islam. Berikut saran dari Ustazah Aisyah Farid.
Selasa, 13 Mei 2025 - 18:15 WIB
Ilustrasi Seorang Muslimah sedang Ibadah di Atas Mihrabnya
Sumber :
  • freepik

tvOnenews.com - Make up atau riasan wajah atau kosmetik sudah menjadi bagian dari keseharian sebagian besar wanita.

Make up atau riasan wajah dalam Islam tidak dilarang. Namun, setiap Muslim harus paham bahwa penggunaan make up atau riasan wajah bisa menjadi penghalang sahnya wudhu jkka dilakukan dalam keadaan wajah masih dipenuhi kosmetik yang menempel tebal dan tahan air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab salah satu syarat sah wudhu adalah air harus benar-benar menyentuh dan membasahi kulit anggota wudhu secara langsung, tanpa terhalang apapun. Hal ini berdasarkan firman Allah dalam Al-Qur'an:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu berdiri hendak melaksanakan shalat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku serta usaplah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai kedua mata kaki. Jika kamu dalam keadaan junub, mandilah. Jika kamu sakit) dalam perjalanan, kembali dari tempat buang air (kakus), atau menyentuh) perempuan, lalu tidak memperoleh air, bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menjadikan bagimu sedikit pun kesulitan, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu agar kamu bersyukur. (QS. Al Ma’idah: 6)

Ayat ini menunjukkan bahwa air harus benar-benar mengenai kulit, bukan hanya mengenai lapisan luar seperti make up atau skin care yang tebal atau waterproof (tahan air).

Hal ini karena umumnya, jenis make up yang waterproof (anti air) mengandung bahan-bahan yang membuat air tidak bisa menembus ke kulit. 

Maka jika make-up ini masih menempel saat berwudhu, maka tentu air tidak sampai ke kulit, dan wudhu menjadi tidak sah.

Hal ini serupa dengan hukum cat kuku (nail polish) atau lem yang menempel di kulit. Jika menghalangi air, maka harus dihilangkan terlebih dahulu.

Lalu bagaimana solusinya?

Ustazah Aisyah Farid nakan make up atau skincare yang mudah dibersihkan dan tidak membentuk lapisan penghalang air.

“Syarat wudhu ke-5 tidak ada zat yang mengubah sifat air. Contoh pakai make up tapi luntur dengan air,” jelas Ustazah Aisyah Farid.

Maka jika hal ini terjadi, Ustazah Aisyah Farid mengingatkan bahwa air basuhan pertama tidak dianggap sah.

“Air yang pertama yang masih menyatu dengan make up itu dianggap tidak sah,” tuturnya.

“Termasuk jika ada lotion yang menempel wajib dibasuh dulu pakai sabun,” lanjutnya.

Lalu bagaimana jika lakukan wudhu sebelum memakai make up, terutama saat hendak bepergian atau bekerja?

Mengenai hal ini, Ustazah Aisyah Farid menegaskan bahwa hal itu boleh dilakukan. Namun tentu ada beberapa hal yang harus dipastikan oleh setiap Muslimah.

“Boleh, asal make up dan skincarenya halal. Maka bawa dalam shalat tidak ada masalah,” jelasnya.

“Namun ketika taat wudhu tidak bisa seperti itu, tidak boleh ada lapisan seperti make up dan skincare,” lanjutnya.

Maka jika make up sudah terlanjur menempel dan ingin shalat, hapus make up terlebih dahulu, terutama di bagian wajah yang wajib dibasuh: wajah, kelopak mata, bibir, dan alis.

“Bawa selalu pembersih wajah,” sarannya.

“Jangan malas bersihkan make up ketika akan wudhu. Sebab ini dandannya seorang Muslimah di hadapan Allah SWT,” lanjut Ustazah Aisyah Farid.

Enam Rukun Wudhu

Ada enam rukun wudhu yang tidak boleh dianggap sunnah oleh setiap Muslim. Berikut penjelasannya.

1. Niat

Wudhu harus diawali dengan niat dalam hati untuk bersuci dari hadas kecil karena Allah Ta’ala. Niat dilakukan saat membasuh anggota pertama (biasanya wajah).

2. Membasuh Wajah

Membasuh seluruh wajah mulai dari batas tumbuh rambut kepala hingga dagu, dan dari telinga kanan ke telinga kiri. Termasuk juga kumur-kumur dan istinsyaq (menghirup air ke hidung) menurut sebagian ulama.

3. Membasuh Kedua Tangan hingga Siku

Membasuh tangan kanan dan kiri sampai siku, termasuk siku, secara merata.

4. Mengusap Sebagian Kepala

Minimal mengusap sebagian kecil dari rambut kepala, cukup dengan membasahi tangan lalu menyapukannya. Disunnahkan seluruh kepala.

5. Membasuh Kedua Kaki hingga Mata Kaki

Membasuh kaki kanan dan kiri sampai mata kaki. Pastikan tidak ada bagian kaki yang kering.

6. Tertib

Melakukan rukun-rukun wudhu berurutan sebagaimana yang disebutkan, tidak dibolak-balik.

Itulah nasihat Ustazah Aisyah Farid tentang pentingnya menghapus make up dan solusi bagi Muslimah yang ingin tetap merias diri namun tanpa melanggar syariat wudhu.

Sebagai muslimah yang ingin tampil baik namun tetap taat beribadah, penting untuk selalu memperhatikan kebersihan dan keabsahan wudhu. Jangan sampai ibadah shalat yang kita lakukan tidak diterima hanya karena ketidaktahuan soal make up yang menghalangi air wudhu.

Ingat, niat beribadah harus diiringi dengan ilmu. Maka dari itu, selalu pastikan make up tidak menjadi penghalang air wudhu, atau wudhulah terlebih dahulu sebelum merias diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu’alam bishawab

(put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

MetaDesk: Budaya kerja kini menjadi indikator penting dalam menilai daya saing perusahaan, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga regional. Fenomena ini terlihat jelas di sejumlah perusahaan
DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji menyoroti maraknya aksi begal dan premanisme yang terjadi di berbagai daerah sepanjang Mei 2026.
DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati memberi peringatan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

Anggota Komisi VII DPR RI, Izzuddin Alqassam Kasuba menyoroti rencana nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang dinilai belum berpihak pada kawasan Indonesia Timur.

Trending

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT