GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Walau Boleh Dibunuh dalam Islam, Kenapa Sih Rezeki Cicak Selalu Moncer? Ternyata Kata Ustaz Adi Hidayat...

Ternyata ini alasan Ustaz Adi Hidayat mengenai cicak selalu diguyur rezeki oleh Allah SWT, walaupun agama Islam mengajarkan orang mukmin boleh bunuh hewan itu.
Selasa, 20 Mei 2025 - 20:18 WIB
Ustaz Adi Hidayat (UAH)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

tvOnenews.com - Banyak yang bertanya-tanya mengapa Cicak sebagai hewan yang boleh dibunuh dalam ajaran agama Islam, tetapi selalu mendapat rezeki.

Dikutip dari NU Online, hadis riwayat yang menganjurkan umat Muslim boleh membunuh cicak dari Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

مَنْ قَتَلَ وَزَغًا فِى أَوَّلِ ضَرْبَةٍ كُتِبَتْ لَهُ مِائَةُ حَسَنَةٍ وَفِى الثَّانِيَةِ دُونَ ذَلِكَ وَفِى الثَّالِثَةِ دُونَ ذَلِكَ

Artinya: "Barang siapa yang membunuh cicak sekali pukul, maka dituliskan baginya pahala seratus kebaikan. Barang siapa memukulnya lagi, maka baginya pahala yang kurang dari pahala pertama. Barang siapa memukulnya lagi, maka baginya pahala lebih kurang dari yang kedua." (HR. Muslim).

Pertanyaan terkait cicak dilimpahkan rezeki oleh Allah SWT membuat benak sejumlah orang mukmin menggebu-gebu.

Ilustrasi cicak gecko di dalam rumah
Ilustrasi cicak gecko di dalam rumah
Sumber :
  • Istockphoto

 

Lantas, kenapa rezeki selalu mengguyur cicak padahal masuk dalam golongan hewan fuwaisiqah?

Mengutip dari kanal YouTube Zhafran Channel, Selasa (20/5/2025), berikut penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang rezeki cicak.

Ustaz Adi Hidayat menegaskan dalam dalil Al-Quran, setiap keberkahan makhluk hidup sudah terukur atas ketetapan dari Allah SWT.

"Enggak usah khawatir dengan itu semua, ada takarannya, dan Allah itu punya sifat keadilan yang luar biasa, rezeki sangat adil semua diberikan. Kadang-kadang nalar belum sanggup, yakin dulu iman hikmah datang," ujar Ustaz Adi Hidayat.

Kemudian, Ustaz Adi Hidayat juga mendengar persoalan nasib rezeki dari cicak mengacu pada analogi hubungan hewan tersebut dengan nyamuk.

"Masih ingat tentang cicak dan nyamuk? Coba cicak bagaimana beraktivitasnya? Merayap di dinding, makanannya yang paling utama nyamuk," jelasnya.

Dalam setiap aktivitas sehari-harinya, nyamuk memiliki sayap untuk terbang sebagai keunggulan diberikan dari Allah SWT.

Ketika nyamuk terbang, cicak yang merayap di dinding mampu menangkapnya dengan mudah.

"Kalau nyamuknya punya akal dan genius, cicak jadi mainan. Tapi yang saya sampaikan keadilan Allah menjadikan cicak tetap mendapatkan makanan," terangnya.

Direktur Quantum Akhyar Institute itu menegaskan dalil dan hadis tentang hal ini tidak ada, namun sesungguhnya memberikan fitrah terkait rezeki.

"Fitrahnya memberikan kepada kita gambaran-gambaran kehidupan, dikatakan oleh mereka cicak di dinding," tuturnya.

tvonenews

Analogi yang jelasnya seperti ini, cicak yang diam-diam hanya merayap tetapi nyamuk tiba-tiba datang, maka hal tersebut sudah menjadi rezeki dari Allah SWT.

"Siapa yang memberikan dorongan nyamuk datang ke cicak? Allah, jadi kalau dia mengerjakan ikhtiar dari Allah, maka datanglah hasilnya," tegasnya.

Penjelasan ini memberikan renungan tentang adanya keadilan, kasih sayang, dan kekuasaan Allah SWT Maha Pengatur segala aspek kehidupan seluruh makhluk-Nya.

"Saya berikan gambara dalam kehidupan ada unsur keadilan dari Allah SWT," tukasnya.

Lantas, bagaimana kalau nyamuk sudah datang namun tidak dimakan? 

Ustaz Adi Hidayat mengatakan, berarti cicak belum sanggup menggapai rezekinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini ibaratnya juga ke manusia sudah kaya tapi tertunda capai keinginannya, berarti belum dikasih oleh Allah," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Motor Dinas N-Max Desa di Aceh Hilang, Inspektorat Temukan Kerugian Rp33,4 Juta

Motor Dinas N-Max Desa di Aceh Hilang, Inspektorat Temukan Kerugian Rp33,4 Juta

Inspektorat Aceh Barat menemukan kerugian Rp33,4 juta akibat hilangnya motor dinas Yamaha N-Max milik desa yang dibeli dari dana tahun 2024.
​​​​​​​Belum Ada Pos Jaga, Perlintasan Ampera Bekasi Timur Masih Dijaga Manual oleh Dishub, Babinsa, dan Relawan

​​​​​​​Belum Ada Pos Jaga, Perlintasan Ampera Bekasi Timur Masih Dijaga Manual oleh Dishub, Babinsa, dan Relawan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) bergerak cepat membenahi infrastruktur keselamatan di perlintasan sebidang Jalan Ampera, Bekasi Timur, Jawa Barat. Langkah ini
Hot News: Warga Kalbar Minta Tolong KDM dan Sherly Tjoanda, LCC MPR Diulang, Pajak Kendaraan Mau Dihapus Dedi Mulyadi

Hot News: Warga Kalbar Minta Tolong KDM dan Sherly Tjoanda, LCC MPR Diulang, Pajak Kendaraan Mau Dihapus Dedi Mulyadi

Warga Kalbar meminta bantuan langsung kepada Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda, polemik Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar, hingga penghapusan pajak kendaraan bermotor
‎Meski Persija Sudah Pasti Tak Juara, Mauricio Souza Akui akan Turunkan Skuad Utama saat Hadapi Persik Kediri

‎Meski Persija Sudah Pasti Tak Juara, Mauricio Souza Akui akan Turunkan Skuad Utama saat Hadapi Persik Kediri

Persija tak mau asal tampil kontra Persik Kediri meski gagal juara Super League. Mauricio Souza menegaskan Macan Kemayoran bakal turun dengan skuad utama nanti.
Kasus Penjambretan di Jakarta Kian Marak, DPRD DKI Minta Pemprov Evaluasi Sistem Keamanan

Kasus Penjambretan di Jakarta Kian Marak, DPRD DKI Minta Pemprov Evaluasi Sistem Keamanan

Kasus penjambretan di Jakarta kembali jadi sorotan usai turis Italia menjadi korban di Bundaran HI. DPRD DKI minta sistem keamanan dievaluasi.
Dedi Mulyadi Ingin 70 Persen Hasil Tambang Bogor untuk Warga Sekit

Dedi Mulyadi Ingin 70 Persen Hasil Tambang Bogor untuk Warga Sekit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melontarkan rencana besar demi mewujudkan keadilan ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan pertambangan Bogor -

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT