News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berlari Saat Sa’i Bukan Kewajiban Mutlak? Buya Yahya Tegaskan Khusus Wanita Ada Keringanan: Menghindari…

Buya Yahya tegaskan wanita tidak perlu berlari kecil saat Sa’i. Sunnah hanya bagi pria di antara lampu hijau Shafa-Marwah. Ini alasan syar'inya.
Senin, 26 Mei 2025 - 21:59 WIB
Jamaah Haji 2025 yang sedang Berada di Tanah Suci
Sumber :
  • Kemenag

tvOnenews.com - Ibadah haji dan umrah adalah dua bentuk ibadah istimewa dalam Islam yang melibatkan serangkaian rukun dan tata cara yang wajib dan sunnah dijalankan dengan penuh penghayatan.

Salah satu rukun tersebut adalah Sa’i, yakni berjalan bolak-balik antara bukit Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, dalam pelaksanaannya, masih banyak umat Islam, terutama kaum perempuan yang mempertanyakan perihal keharusan berlari kecil dalam sebagian lintasan Sa’i.

Buya Yahya memberikan penjelasan yang mencerahkan mengenai hal ini.

Dalam sebuah ceramah yang disampaikan di kanal YouTube resminya, Buya Yahya menegaskan bahwa kewajiban untuk berlari kecil saat melakukan Sa’i tidak berlaku untuk semua orang.

Justru, menurut beliau, kaum perempuan tidak dianjurkan untuk berlari di antara dua bukit tersebut, bahkan justru disarankan untuk tidak melakukannya.

“Bukan bolehkah, bahkan tidak perlu lari kecil,” ujar Buya Yahya menjawab pertanyaan apabila perempuan ragu apakah ibadahnya sah jika tidak sempat berlari kecil saat Sa’i.

Buya Yahya menjelaskan bahwa dalam praktik Sa’i, memang ada bagian tertentu di antara bukit Shafa dan Marwah yang disunnahkan bagi kaum laki-laki untuk mempercepat langkah mereka, bahkan mendekati berlari kecil.

Tanda tersebut bisa dikenali dengan adanya lampu hijau yang terpasang di area jalur Sa’i.

“Yang disunnahkan lari kecil antara Shafa dan Marwah, nanti ada lampu hijau, antara lampu hijau dan lampu hijau berikutnya itu laki-laki disunnahkan mempercepat jalan, setengah lari bagi kaum pria saja,” terang Buya Yahya.

Namun, kondisi ini berbeda untuk wanita. Buya Yahya menekankan wanita tidak diwajibkan berlari kecil saat Sa’i demi menjaga etika gerakan dan menghindari sesuatu yang tidak elok dipandang.

“Untuk wanita, menghindari gerakan-gerakan yang tidak elok sebenarnya, tidak pantas dipandang dan seterusnya,” jelas Buya Yahya.

Penjelasan ini memberikan pemahaman yang sangat penting bagi para jamaah perempuan, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan fisik atau ingin tetap menjaga aurat dan kesopanan di tempat umum yang penuh sesak oleh jamaah dari berbagai belahan dunia.

Dengan adanya penegasan ini, kaum perempuan tidak perlu lagi merasa bersalah atau ragu-ragu jika tidak berlari di jalur lampu hijau saat Sa’i.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Buya Yahya juga mengingatkan agar umat Islam lebih memahami esensi dari ibadah Sa’i sebagai simbol ketekunan, usaha, dan tawakal kepada Allah SWT, bukan hanya gerakan fisik semata.

Maka dari itu, aspek kesungguhan hati, niat yang lurus, dan kekhusyukan jauh lebih utama dibanding sekadar gerakan lari yang dilakukan secara formalitas. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemain Incaran Gagal Didapatkan, Inter Milan Ubah Rencana Transfer Musim Panas: 5 Bintang Anyar Bakal Diboyong

Pemain Incaran Gagal Didapatkan, Inter Milan Ubah Rencana Transfer Musim Panas: 5 Bintang Anyar Bakal Diboyong

Inter Milan harus menyusun ulang strategi mereka di bursa transfer musim panas usai sjumlah target yang masuk dalam daftar prioritas dipastikan gagal dibeli.
4 ABK WNI Masih Disandera Perampok Somalia, Ini yang Akan Dilakukan Pemerintah untuk Pembebasan

4 ABK WNI Masih Disandera Perampok Somalia, Ini yang Akan Dilakukan Pemerintah untuk Pembebasan

Empat anak buah kapal (ABK) yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) masih disandera perampok Somalia sejak April 2026.
Alasan Pelatih Norwegia Tak Mainkan Haaland dan Odegaard Kontra Prancis

Alasan Pelatih Norwegia Tak Mainkan Haaland dan Odegaard Kontra Prancis

Keputusan berani sekaligus kontroversial diambil oleh pelatih Timnas Norwegia Stale Solbakken dalam laga pamungkas babak penyisihan Grup I Piala Dunia 2026, ...
Silsilah Kelam Keluarga Taufik Hidayat: Adik OD, Ibu Stres hingga Wafat, hingga Kakak Tukang Mabuk

Silsilah Kelam Keluarga Taufik Hidayat: Adik OD, Ibu Stres hingga Wafat, hingga Kakak Tukang Mabuk

Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan brutal yang menimpa perempuan berinisial YTR (29) oleh tersangka Taufik Hidayat (30) terus menguliti fakta-fakta men-..
Link Live Streaming Princess Cup 2026: Semifinal! Timnas Voli Indonesia U-18 Tantang Vietnam yang Sempurna di Fase Grup

Link Live Streaming Princess Cup 2026: Semifinal! Timnas Voli Indonesia U-18 Tantang Vietnam yang Sempurna di Fase Grup

Link Live Streaming Princess Cup 2026 yang kini memasuki babak semifinal di mana Timnas Voli Indonesia U-18 akan melakoni laga kontra Vietnam.
sejak Kecil Sering Dimanja dan Dibela Kalau Salah, Taufik Hidayat Tumbuh jadi Pemuda Arogan

sejak Kecil Sering Dimanja dan Dibela Kalau Salah, Taufik Hidayat Tumbuh jadi Pemuda Arogan

Pelarian Taufik Hidayat alias TH (30), tersangka utama kasus penyekapan dan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, YTR (29), akhirnya resmi berakhir. Tim Res-

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT