News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak dapat Menahan Lagi, Jerman Sebut Israel Tak Bisa Lagi Beralasan Berantas Terorisme di Gaza

Kanselir Jerman, Friedrich Merz, secara tegas mengkritik Israel atas pelanggaran terhadap hukum humaniter internasional di Jalur Gaza. 
Rabu, 28 Mei 2025 - 23:25 WIB
Situasi Jalur Gaza, Palestina
Sumber :
  • ANTARA

Berlin, tvOnenews.com - Kanselir Jerman, Friedrich Merz, secara tegas mengkritik Israel atas pelanggaran terhadap hukum humaniter internasional di Jalur Gaza

Ia menilai tindakan militer Israel tidak dapat dibenarkan, meskipun dilakukan dengan dalih memerangi terorisme.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apa yang tentara Israel lakukan di Jalur Gaza, menyakiti populasi sipil hingga taraf tertentu yang semakin menjadi-jadi dalam beberapa akhir ini, tak bisa lagi dibenarkan dengan dalih melawan terorisme," ungkap Merz dalam agenda WDR Europaforum di Berlin, pada Senin (26/5/2025).

Merz mengakui bahwa Jerman selama ini cenderung menahan diri dalam mengkritik Israel karena beban sejarah, namun ia menyatakan kini sudah sulit memahami apa sebenarnya tujuan Israel dalam operasi militernya di Gaza.

"Ketika batasan-batasan diterobos, ketika hukum humaniter internasional benar-benar dilanggar, Jerman dan Kanselir Jerman harus mengatakan sesuatu," ujarnya.

Ia juga mengecam keras serangan udara yang dilakukan militer Israel terhadap sebuah sekolah di Gaza, yang menyebabkan sedikitnya 31 orang tewas dan puluhan lainnya terluka.

"Saya harus mengatakan bahwa apa yang terjadi akhir pekan lalu, ketika sebuah taman kanak-kanak di Jalur Gaza diserang adalah tragedi kemanusiaan dan bencana politik," ucap Merz.

Merz menyatakan bahwa ia akan mengangkat isu ini dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pekan ini. Selain itu, pemerintah Jerman telah menyampaikan keprihatinannya secara langsung kepada pihak Israel terkait aksi militer yang terus berlanjut tanpa kejelasan akhir.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Jerman, Johann Wadephul, kembali mendesak Israel untuk meningkatkan akses bantuan kemanusiaan ke Gaza. 

Ia menilai bahwa jumlah bantuan yang saat ini diizinkan masuk oleh otoritas Israel masih sangat kurang.

"Situasi kemanusiaan di sana tak tertahankan dan harus segera diperbaiki," kata Wadephul dalam kunjungannya ke Madrid, sembari memastikan bahwa ia telah menyampaikan pesan tersebut kepada pihak Israel.

Wadephul juga menegaskan pentingnya segera diberlakukan gencatan senjata, serta pembebasan para sandera, sebagai langkah awal menuju negosiasi diplomatik dan solusi dua negara.

"Posisi Jerman sudah jelas: Solusi dua negara adalah satu-satunya jalan. Tak boleh ada pengusiran dari Jalur Gaza, dan tak boleh ada kebijakan yang menciptakan kelaparan,” tuturnya.

Ia menekankan bahwa Jalur Gaza merupakan bagian dari wilayah yang seharusnya menjadi milik rakyat Palestina dalam konteks penyelesaian dua negara tersebut.

Meskipun mengecam operasi militer Israel, Wadephul tidak mendukung langkah Spanyol yang menyerukan embargo senjata terhadap Israel maupun penangguhan kerja sama antara Uni Eropa dan Israel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan bahwa karena sejarah kelam masa lalu akibat kekejaman Nazi, Jerman memiliki tanggung jawab moral terhadap Israel. 

Oleh karena itu, menurutnya, Eropa seharusnya tetap menjaga jalur komunikasi politik dengan Israel ketimbang menghentikan dialog secara institusional. (ant/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Modus Jual Kopi, Warung di Bekasi Ternyata Edarkan Obat Keras

Modus Jual Kopi, Warung di Bekasi Ternyata Edarkan Obat Keras

Panit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKP Mokhammad Fatoni mengatakan seorang pria diamankan pada Minggu (14/6) pukul 15.00 WIB.
Venezuela Alami Lebih dari 500 Gempa Susulan Sejak Gempa Pertama Mengguncang pada 24 Juni 2026

Venezuela Alami Lebih dari 500 Gempa Susulan Sejak Gempa Pertama Mengguncang pada 24 Juni 2026

Venezuela mengalami lebih dari 500 gempa susulan sejak dua gempa kuat mengguncang pada 24 Juni 2026 lalu.
Antisipasi Membludaknya Simpatisan Nadiem Saat Sidang Putusan, Polisi Perketat Keamanan

Antisipasi Membludaknya Simpatisan Nadiem Saat Sidang Putusan, Polisi Perketat Keamanan

Pengamanan diperketat karena sidang putusan Nadiem Makarim diperkirakan akan menyedot perhatian publik. Polisi mengantisipasi kehadiran massa, termasuk para simpatisan.
Dukung Deklarasi STBM, Bank Jakarta Berikan 1 Unit MCK Komunal di Tomang, Jakarta Barat

Dukung Deklarasi STBM, Bank Jakarta Berikan 1 Unit MCK Komunal di Tomang, Jakarta Barat

Bank Jakarta wujudkan program CSR berupa pemberian 1 Unit Mandi Cuci Kakus (MCK) berbasis komunal di Kelurahan Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Jerman menelan pil pahit di Piala Dunia 2026. Die Mannschaft tersingkir secara dramatis setelah kalah 3-4 dari Paraguay melalui adu penalti pada babak 32 besar.
Kerajinan Jabar Semakin Diminati, Nilai Transaksi PKJB 2026 Capai Rp54 Miliar

Kerajinan Jabar Semakin Diminati, Nilai Transaksi PKJB 2026 Capai Rp54 Miliar

Nilai transaksi penjualan produk kerajinan pada Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2026 mencapai Rp54 miliar.

Trending

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Memasuki Rabu, 1 Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memasuki fase yang lebih menjanjikan dalam urusan finansial. Siapa saja mereka yang bercuan deras?
Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Timnas Brasil mampu comeback dari Jepang di Piala Dunia 2026. Namun, Jerman justru gagal setelah ditumbangkan Paraguay di babak adu penalti
Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya usai memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Karin Novilda alias Awkarin selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam promosi travel umrah Hanania Group, pada Senin (29/6/2026).
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?
Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Polres Metro Jakarta Pusat memilih menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencurian yang dilaporkan oleh Bangun Paulus Tudungta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT