GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada Keluarga atau Teman Ulang Tahun, Bagaimana Hukum Mengucap Selamat Ulang Tahun? Tegas Ustaz Adi Hidayat kalau itu...

Tradisi melekat ketika ada keluarga atau teman terdekat merayakan hari kelahiran adalah kasih ucapan selamat ulang tahun. Hukumnya dalam Islam dijelaskan Ustaz Adi Hidayat (UAH).
Minggu, 1 Juni 2025 - 20:33 WIB
Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

tvOnenews.com - Saat ada keluarga atau teman terdekat berulang tahun, salah satu tradisi paling melekat langsung memberikan ucapan selamat ulang tahun.

Ucapan selamat ulang tahun kepada keluarga atau kerabat memberikan tanda ada apresiasi untuk mereka telah bertambah usia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini membuktikan ucapan ulang tahun menunjukkan ungkapan rasa syukur telah memperkuat ikatan emosional kepada mereka yang berulang tahun.

Walau memberikan bentuk kebahagiaan, bagi kita sebagai umat Muslim wajib mengetahui apa hukum mengucapkan selamat ulang tahun.

Hal tersebut berkaitan dengan aspek perbuatan yang harus diperhatikan agar tidak mengundang kekeliruan dan dianggap dosa.

Ilustrasi dapat kue dan ucapan selamat ulang tahun
Ilustrasi dapat kue dan ucapan selamat ulang tahun
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Persoalan hukum dalam ucapan ini akan dibahas langsung oleh Ustaz Adi Hidayat dalam suatu ceramah.

Dinukil tvOnenews.com dari tayangan channel YouTube Adi Hidayat Official, Minggu (1/6/2025), begini jawaban Ustaz Adi Hidayat mengenai hukum mengucap selamat ulang tahun.

"Apa yang dimaksud mengucapkan selamat ulang tahun di sini?," tanya Ustaz Adi Hidayat saat menjawab pertanyaan jemaahnya.

Menurut Ustaz Adi Hidayat, ada konteks saat menerapkan ucapan selamat ulang tahun karena bentuknya bermacam-macam.

Ustaz Adi Hidayat mengingatkan jangan langsung mengartikan terhadap persoalan dosa dalam hukum tersebut, tetapi wajib memperhatikan apa tujuannya.

Jika memiliki tujuan yang baik, Ustaz Adi Hidayat menegaskan kalau hukumnya tidak dipermasalahkan dalam agama Islam.

"Apabila penyebutannya bertujuan untuk motivasi dan lebih meningkatkan kepada kebaikan, maka boleh saja dan sifatnya sah," tegas dia.

Terkadang, pengucapan ini terlontarkan di tengah perayaan ulang tahun, seperti huru-hara, pesa pora hingga yang mengarah bikin kesanangan.

Ustaz Adi Hidayat menganggap hukum mengucap selamat ulang tahun bisa berubah menjadi makruh kalau dihadapi pada kasus tersebut.

"Tapi kalau untuk sekadar sanjungan, pesta, dan enggak ada manfaatnya, hukumnya makruh, dosa sih enggak cuman enggak disukai," imbau Ustaz Adi Hidayat.

Usut punya usut mengapa hukum mengucap selamat ulang tahun boleh dalam Islam, Ustaz Adi Hidayat memberikan bukti berbentuk dalil.

Dalil pengucapan ulang tahun berkaitan dengan ketika Nabi Muhammad SAW mengerjakan ibadah saat masuk di hari kelahirannya.

"Apa dalilnya? Suatu hari, Nabi Muhammad SAW berpuasa hari senin, ketika ditanya kenapa puasa, kata beliau ini hari Saya dilahirkan," papar dia.

Ustaz Adi Hidayat menambahkan bahwa, ada rasa syukur dijalani oleh Nabi Muhammad SAW dengan melaksanakan ibadah.

"Jadi Nabi mensyukuri kelahirannya dengan meningkatkan ibadah, salah satunya dengan puasa," tambahnya.

Melalui dalil ini, Ustaz Adi Hidayat mengartikan ucapan ulang tahun sebagai tanda menyemarakkan hari kelahiran yang diisi oleh ibadah, bukan senang-senang lewat pesta.

Ustaz Adi Hidayat mengerahkan setidaknya ibadah yang harus ditekankan seperti apa dikerjakan oleh Nabi Muhammad SAW.

"Sunnahnya bagi orang yang masuk hari dia dilahirkan, maka sunnahnya yang pertama bermuhasabah. Cara paling mudah meningkatkan amal itu puasa, karena amal-amal lain akan ikut," ucapnya.

Dalam penutupnya, Ustaz Adi Hidayat kembali mengingatkan agar kegiatan yang menuju kebaikan ditekankan saat hari kelahiran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Maka kalau Anda ingin mengucapkan selamat itu lebih baik dengan mengisi kebaikan-kebaikan," tukasnya.

(far/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Blak-blakan Pengamat soal Fenomena Pemain Diaspora Eropa yang Pulang Kampung ke Super League Indonesia: Mereka Sulit Bersaing di Luar

Blak-blakan Pengamat soal Fenomena Pemain Diaspora Eropa yang Pulang Kampung ke Super League Indonesia: Mereka Sulit Bersaing di Luar

Pengamat sepak bola nasional Mohamad Kusnaeni menilai fenomena pemain diaspora yang merapat ke klub-klub Super League Indonesia sebagai proses yang wajar.
DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR mendesak agar akses menuju kolam ikonik Pancuran 13 dikembalikan menjadi gratis demi memulihkan ekonomi warga dan menarik kembali kunjungan wisatawan yang sempat merosot drastis.
Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ressa Rossano disebut mengalami perubahan sikap usai diakui anak kandung oleh Denada.
Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal Berdarah Jakarta yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal Berdarah Jakarta yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Demiane Agustien, wonderkid Arsenal berdarah Jakarta, Indonesia yang tengah mencuri perhatian lewat performa gemilang. Simak profilnya hingga peluangnya bela Timnas Indonesia.
Jelang MotoGP 2026 yang Mulai dalam Waktu Dekat, Bos Ducati Pede Francesco Bagnaia akan Bangkit pada Musim Ini

Jelang MotoGP 2026 yang Mulai dalam Waktu Dekat, Bos Ducati Pede Francesco Bagnaia akan Bangkit pada Musim Ini

Jelang dimulainya gelaran MotoGp 2026 dalam waktu dekat, Tim Ducati Lenovo kini tengah diselimuti optimisme tinggi terkait performa dari Francesco Bagnaia.
Miris! Balita 4 Tahun Berteriak Kelaparan Saat Dikunci di Kamar Kos Paman dan Bibinya

Miris! Balita 4 Tahun Berteriak Kelaparan Saat Dikunci di Kamar Kos Paman dan Bibinya

Seorang balita perempuan berusia 4 tahun di Kota Surabaya diduga menjadi korban penyiksaan oleh paman dan bibinya di sebuah kamar kos kawasan Bangkingan Timur. 

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT