GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memangnya Ada Hari Baik untuk Menikah dalam Islam? Buya Yahya Bilang Begini

Dalam tradisi masyarakat Indonesia, masih banyak yang mempercayai adanya hari atau bulan tertentu yang dianggap membawa keberuntungan atau kesialan dalam pernikahan. Menurut Buya Yahya
Minggu, 22 Juni 2025 - 21:07 WIB
Kolase foto Buya Yahya - Ilustrasi menikah
Sumber :
  • ANTARA - Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com – Dalam tradisi masyarakat Indonesia, masih banyak yang mempercayai adanya hari atau bulan tertentu yang dianggap membawa keberuntungan atau kesialan dalam pernikahan.

Namun, menurut ulama ternama KH Yahya Zainul Ma’arif atau Buya Yahya, keyakinan semacam itu perlu diluruskan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kajiannya yang disampaikan melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV, Rabu (11/6/2025), Buya Yahya menegaskan bahwa semua hari adalah baik untuk menikah, selama tidak bertentangan dengan ajaran syariat Islam.

Buya Yahya
Buya Yahya
Sumber :
  • YouTube

 

“Boleh menikah kapan saja. Bahkan saya pernah menikahkan sepasang calon mempelai jam 12 malam, karena mereka datang dari tempat jauh dan sudah mantap untuk menikah. Tidak ada masalah,” ujar Buya.

Menurut Buya Yahya, Islam tidak mengenal hari atau bulan yang membawa celaka, termasuk dalam urusan pernikahan. Rukun nikah dalam Islam telah ditetapkan, dan tidak satu pun mensyaratkan waktu tertentu agar pernikahan menjadi sah.

Mengutip Imam Zakaria al-Anshari dalam Fathul Wahab, Buya menjelaskan bahwa rukun nikah terdiri dari lima: mempelai pria, mempelai wanita, wali, dua orang saksi, dan akad (shighat).

Buya Yahya
Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV

 

Meski demikian, Buya Yahya memaklumi bila sebagian orang ingin menikah pada hari tertentu untuk alasan praktis seperti kemudahan bagi tamu undangan atau kelonggaran waktu keluarga.

“Kalau alasannya agar lebih banyak keluarga bisa hadir, itu sah-sah saja. Tapi kalau meyakini misalnya Rabu Legi itu hari nahas, itu keyakinan yang keliru dan harus diubah,” tegas Buya.

Beliau pun menyarankan agar masyarakat membedakan antara pilihan praktis dengan keyakinan batiniah. Jika sudah menyentuh wilayah keyakinan, maka hal itu bisa bersinggungan dengan akidah.

Buya Yahya juga mengingatkan bahwa menunda-nunda pernikahan tanpa alasan syar’i bisa berakibat fatal.

Ilustrasi Pernikahan
Ilustrasi Pernikahan
Sumber :
  • Pixabay

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau kita tunda sedikit, sementara nafsu sudah menguasai, maka bisa jadi (penundaan) itu masuk wilayah haram,” ujar Buya dengan tegas.

Menutup penjelasannya, Buya Yahya mengajak umat untuk meluruskan keyakinan keliru dengan pendekatan bijak, sebagaimana dicontohkan para wali terdahulu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT