GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teks Khutbah Jumat Singkat 11 Juli 2025: Saat Muharram Menjadi Momentum Riya, Ibadah Tanpa Ruh yang Tertolak

Berikut materi teks khutbah Jumat singkat untuk shalat Jumat, 11 Juli 2025 dengan tema ibadah di bulan Muharram yang tertolak hanya perkara ajang untuk riya.
Jumat, 11 Juli 2025 - 02:24 WIB
Ilustrasi Berdoa
Sumber :
  • Pixabay

tvOnenews.com - Ibadah di bulan Muharram akan sia-sia apabila masih riya menjadi tema menarik dalam pembahasan teks khutbah Jumat.

Bagi khatib yang bertugas di pelaksanaan shalat Jumat, 11 Juli 2025, tema teks khutbah Jumat singkat ini mengingatkan agar tidak riya di bulan Muharram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada dasarnya, bulan Muharram menjadi momentum terbaik mempertebal ibadah. Jika tanpa sadar selalu riya, maka dosanya juga akan berlipatganda.

tvOnenews.com akan membagikan teks khutbah Jumat singkat untuk pelaksanaan shalat Jumat, 11 Juli 2025 dengan judul "Saat Muharram Menjadi Momentum Riya, Ibadah Tanpa Ruh yang Tertolak".

Teks Khutbah Jumat Tema Saat Muharram Menjadi Momentum Riya, Ibadah Tanpa Ruh yang Tertolak

Ilustrasi khatib berdoa setelah ceramah menyampaikan teks khutbah Jumat singkat
Ilustrasi khatib berdoa setelah ceramah menyampaikan teks khutbah Jumat singkat
Sumber :
  • Istimewa

 

الحَمْدُ لِلهِ الَّذِي أَكْرَمَنَا بِالْإِسْلَامِ، وَأَعَزَّنَا بِهِ قُوَّةً وَإِيْمَانًا، وَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوْبِنَا فَجَعَلَنَا أَحِبَّةً وَإِخْوَانًا، وَأَشْهَدُ أَن لَّا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، أَنْزَلَ كِتَابَهُ هُدًى وَرَحْمَةً وَتِبْيَانًا، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، هَدَى اللهُ بِهِ مِنَ الضَّلَالَةِ، وَعَلَّمَ بِهِ مِنَ الْجَهَالَةِ، وَأَعَزَّ بِهِ بَعْدَ الذِّلَّةِ، وَكَثَّرَ بِهِ بَعْدَ القِلَّةِ، صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ الَّذِينَ كَانُوا لَهُ عَلَى الْحَقِّ إِخْوَانًا وَأَعْوَانًا؛ أَمَّا بَعْدُ.

عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ حَيْثُ قَالَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى، أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ: يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا.

Hadirin Jemaah Jumat yang dimuliakan Allah SWT,

Pertama-tama, marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bersyukurlah atas segala nikmat yang tak terhitung dari-Nya.

Tak lupa, khatib senantiasa mengajak kita semua bersholawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam, suri teladan dalam seluruh aspek kehidupan.

Jemaah shalat Jumat yang dikaruniai Allah SWT,

Seperti kita ketahui bersama, kini kita masuk di tengah-tengah bulan Muharram, salah satu dari asyhurul hurum, bulan suci yang diagungkan oleh Allah.

Bulan Muharram menandakan memasuki Tahun Baru Hijriah hingga menjadi bagian di antara empat bulan haram, bulan yang suci bagi Allah SWT.

Keistimewaan bulan Muharram dan hurum lainnya telah diabadikan dalam Surat At-Taubah ayat 36, Allah SWT berfirman:

اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ

Artinya: "Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauhulmahfuz) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram." (QS. At-Taubah, 9:36).

Khatib akan menjelaskan sedikit bahwa, Muharram juga dianggap sebagai "Syahrullah" atau biasa disebut bulannya Allah.

Berdasarkan hadis riwayat Nabi Muhammad SAW, beliau menganjurkan kita untuk memperbanyak amal saleh di bulan ini.

Salah satu ibadah yang sudah kita laksanakan bersama, yakni puasa Asyura, Rasulullah SAW bersabda:

"Puasa pada hari Asyura, aku berharap kepada Allah agar dapat menghapus dosa setahun yang lalu." (HR. Muslim)

Namun, mari kita merenungkan diri, apakah ibadah kita tulus karena Allah atau sekadar ingin dilihat manusia?

Hadirin yang dirahmati Allah SWT,

Sebesar apa pun amal, jika niatnya bukan karena Allah SWT, maka segala usaha kita akan menjadi sia-sia.

Inilah yang disebut riya,ibadah yang berlangsung namun untuk pencitraan di hadapan manusia.

Dalam salah satu hadis riwayatnya, Rasulullah SAW bersabda:

"Yang paling aku khawatirkan atas umatku adalah syirik kecil, yaitu riya." (HR. Ahmad, no. 23630)

Contoh nyata saat ini adalah memamerkan puasa, sedekah, bahkan doa di media sosial bukan untuk inspirasi, tapi untuk pengakuan. Maka hilanglah ruh dari ibadah itu.

Melalui redaksi Surat Al-Kahfi Ayat 10, Allah SWT memperingatkan, Dia berfirman:

"Barang siapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal saleh dan tidak mempersekutukan siapa pun dalam beribadah kepada-Nya." (QS. Al-Kahfi, 18:110)

Bahkan, penyakit hati seperti ujub (bangga diri), hasad (dengki), dan takabbur bisa merusak amal seperti api membakar kayu bakar.

Dalam hadis riwayat terkait Allah SWT hanya melihat kebaikan dari sisi kita, Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya Allah tidak melihat rupa dan harta kalian, tetapi melihat hati dan amal kalian." (HR. Muslim, no. 2564)

Kaum muslimin rahimahumullah,

Bulan Muharram bukan hanya waktu untuk memperbanyak amal, tapi juga untuk memperbaiki niat. Inilah momen muhasabah hati.

Ibadah bukan soal tampilan lahiriah semata, tapi soal kesucian batin dan ketulusan niat, Nabi SAW bersabda:

"Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya." (HR. Bukhari & Muslim)

Sidang Jumat yang berbahagia,

Demikianlah khatib menyampaikan khutbah pertama secara singkat pada hari ini. Marilah kita membersihkan hati, menjauhkan diri dari riya dan penyakit batin lainnya.

Amal kecil yang dilakukan dengan ikhlas lebih berat di sisi Allah daripada amal besar yang diselimuti pamer.

Semoga Allah menerima amal kita, menjaga kita dari riya, dan menjadikan Muharram ini awal hijrah menuju hati yang lebih bersih.

لِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ. أَمَّا بَعْدُ؛

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(hap)

Sumber Referensi: Quran Kemenag RI, NU Online, dan berbagai sumber lainnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Kericuhan Konser Afgan, Ibu-ibu Nekat Bawa ‘Sound Horeg’ Buat Penonton Tegang

Detik-detik Kericuhan Konser Afgan, Ibu-ibu Nekat Bawa ‘Sound Horeg’ Buat Penonton Tegang

Konser Afgan berubah menjadi ricuh saat ada seorang ibu yang nekat membawa speaker seakan ingin meloncat dari lantai atas. Aksi ini terjadi di Grand Indonesia
14 Jenazah Korban Lakalantas Maut Muratara Telah Diidentifikasi, 3 Jenazah Masih Dikerjakan

14 Jenazah Korban Lakalantas Maut Muratara Telah Diidentifikasi, 3 Jenazah Masih Dikerjakan

Identifikasi pada jenazah korban laka lantas maut Bus ALS dengan truk BBM di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mulai membuahkan hasil. setelah melewati peme
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Dengar Pengakuan Ibu yang Ingin Kabur dari Suami, Langsung Beri Bantuan

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Dengar Pengakuan Ibu yang Ingin Kabur dari Suami, Langsung Beri Bantuan

Curhatan seorang ibu yang ingin kabur dari suaminya buat Dedi Mulyadi terkejut. Begini momen haru saat KDM memberi nasihat hingga bantuan kebutuhan bayi.
Misteri Hilangnya Aman Yani, Sosok yang Dituduh Ririn Jadi Otak Kasus Pembunuhan Keluarga Haji Sahroni di Indramayu

Misteri Hilangnya Aman Yani, Sosok yang Dituduh Ririn Jadi Otak Kasus Pembunuhan Keluarga Haji Sahroni di Indramayu

Titi, adik Aman Yani hadir cerita jejak misteri hilangnya sang kakak sejak 2016 bentuk sikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
32 Anak Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta Rampung Jalani Visum Secara Bertahap

32 Anak Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta Rampung Jalani Visum Secara Bertahap

Sebanyak 32 anak yang diduga menjadi korban kekerasan di sebuah tempat penitipan anak (daycare) Little Aresha Yogyakarta telah selesai menjalani proses visum et repertum secara bertahap oleh tim medis bersama pihak berwenang.
Pertamina Patra Niaga Tindak Tegas Dugaan Pelanggaran Distribusi BBM di Jambi, Ambil Langkah Investigas dan PHK

Pertamina Patra Niaga Tindak Tegas Dugaan Pelanggaran Distribusi BBM di Jambi, Ambil Langkah Investigas dan PHK

Pertamina menindak tegas dugaan pelanggaran distribusi BBM yang melibatkan mobil tangki di wilayah Jambi. Saat ini, investigasi dan penindakan terhadap AMT telah dilakukan.

Trending

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Dugaan child grooming oleh kepala sekolah SMK swasta di Pamulang viral di media sosial. Yayasan langsung menonaktifkan kepala sekolah tersebut.
Soal Adanya Pemujaan dan Klenik, Dedi Mulyadi Minta Masyarakat Ubah Cara Pandang ke Situs Peninggalan Sejarah Sunda

Soal Adanya Pemujaan dan Klenik, Dedi Mulyadi Minta Masyarakat Ubah Cara Pandang ke Situs Peninggalan Sejarah Sunda

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk mengubah total cara pandang terhadap peninggalan sejarah Sunda. Pria yang akrab disapa KDM ini tegas
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT