News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rezeki Jadi Sempit gara-gara Baju Dibikin Kain Lap atau Keset? Buya Yahya Jelaskan Sebenarnya...

Benarkah kebiasaan menjadikan baju menjadi kain lap atau keset bisa membuat rezeki jadi sempit? Buya Yahya jelaskan tentang hubungan baju dan rezeki.
Rabu, 17 September 2025 - 14:35 WIB
Ilustrasi Baju
Sumber :
  • Pixabay

tvOnenews.com - Apakah benar jika baju dijadikan kain lap maka akan membuat rezeki menjadi sempit?

Ada kepercayaan yang menganggap bahwa menjadikan baju sebagai kain lap akan membuat rezeki jadi terhambat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal banyak juga yang biasanya menjadikan baju yang sudah tidak dipakai kemudian menjadi lap.

Apakah hal itu benar?

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Buya Yahya, berikut penjelasan tentang baju dan rezeki.

Sebagai umat Islam, tentunya harus meyakini bahwa baju atau pakaian yang dikenakan setiap hari merupakan rezeki dari Allah SWT.

Lantas benarkah menjadikan baju sebagai kain lap membuat rezeki sempit?

Buya Yahya mengingatkan bahwa sebenarnya yang membuat rezeki sempit adalah sifat tidak mensyukuri nikmat.

"Yang menyempitkan rezeki adalah membuang-buang karunia, tidak mensyukuri nikmat," ujar Buya Yahya.

Salah satu tindakan tak mensyukuri nikmat bisa dilihat dari cara memperlakukan baju.

"Baju masih layak dibikin pel, dibkin lap, sementara tetangga memerlukannya," kata Buya Yahya.

Buya Yahya menyarankan agar baju bekas yang masih layak sebaiknya diberikan kepada yang membutuhkan daripada langsung dibuang.

"Sementara kaidah menggunakan baju tuh begini, jika anda mempunyai baju yang baru, maka baju yang lama itu biasakan jangan gampang dirusak, hadiahkan kepada orang yang memerlukannya," ujar Buya Yahya.

Kebiasaan membuang baju padahal masih layak pakai bisa menimbulkan sifat sombong dan menyia-nyiakan rezeki.

Hal inilah yang kemudian membuat rezeki menjadi sempit hanya karena persoalan baju.

"Akhirnya orang sombong, menyia-nyiakan rezeki," kata Buya Yahya.

Namun jika memang baju tersebut sudah robek, rusak, ataupun kotor, maka tak masalah menjadikannya sebagai keset atau lap dan tak akan membuat rezeki terhambat.

"Kalau memang baju sudah robek, rusak, dan sebagainya, terus dijadikan lap ya enggak ada masalah," ujar Buya Yahya.

"Yang tidak boleh adalah menyia-nyiakan," lanjutnya.

(far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penyidikan Rampung, Berkas Perkara Bos PT Blueray Dilimpahkan ke Penuntut Umum

Penyidikan Rampung, Berkas Perkara Bos PT Blueray Dilimpahkan ke Penuntut Umum

KPK merampungkan penyidikan kasus dugaan suap importasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dengan tersangka bos PT Blueray dan kawan-kawan.
Daftar Susunan Pemain Bhayangkara FC Vs Persija: Adu Taktik Paul Munster dan Mauricio Souza

Daftar Susunan Pemain Bhayangkara FC Vs Persija: Adu Taktik Paul Munster dan Mauricio Souza

Pertandingan antara Bhayangkara FC versus Persija Jakarta kedua akan segera digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Minggu (5/4/2026), Kick Off pukul 15.30 WIB.
Waspada! 3 Makanan Ini Picu Sakit Kepala Tiba-Tiba, Termasuk MSG yang Sering Dikonsumsi

Waspada! 3 Makanan Ini Picu Sakit Kepala Tiba-Tiba, Termasuk MSG yang Sering Dikonsumsi

Sebaiknya hindari, ini dia deretan makanan yang bisa memicu sakit kepala tiba-tiba. Ada apa saja? Cari tahu jawaban selengkapnya dalam artikel di bawah ini!
Gubernur Khofifah Buka Ajang Talenta Prestasi Murid Jatim 2026

Gubernur Khofifah Buka Ajang Talenta Prestasi Murid Jatim 2026

Gubernur Khofifah buka Ajang Talenta Prestasi Murid Jawa Timur 2026.
Tantangan Berat Tangani Sampah Laut Indonesia: Menteri LH Soroti Kandungan Garam dan Luas Wilayah

Tantangan Berat Tangani Sampah Laut Indonesia: Menteri LH Soroti Kandungan Garam dan Luas Wilayah

Menteri Lingkungan Hidup (LH) RI, Hanif Faisol Nurofiq, memaparkan besarnya tantangan dalam menanggulangi persoalan sampah di perairan dan kepulauan Indonesia. 
Waspada Campak, Dinkes Ungkap Ratusan Kasus Ditemukan di Subang

Waspada Campak, Dinkes Ungkap Ratusan Kasus Ditemukan di Subang

Ratusan kasus campak tercatat ditemukan di Subang, Jawa Barat terhitung sejak tahun 2025 hingga Maret 2026 berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Setelah ikut main bola bareng pemuda setempat, kunjungan pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Lombok kali ini bertemu dengan Edy Mulyadi, ayah Emil Audero.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas seusai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung yang meminta 'jatah' ke tuan rumah hajatan.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Penampilan gemilang Megawati Hangestri menjadi sorotan usai Jakarta Pertamina Enduro menaklukkan Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT