Suami Kerap Makan Siang dan Ngobrol "Berdua" dengan Teman Kerja Wanita, Apa Hukumnya? Buya Yahya Sebut: Setan itu Pintar
- Istockphoto
āApalagi dia adalah teman lama, teman SMA. Setan. Kenangan yang lalu, sehingga suaminya bisa ditinggal. Hari ini zaman pengkhianatan banyak. Naudzubillah,ā tambahnya.

- Istockphoto
Ā
Dampak Buruk bagi Rumah Tangga
Buya Yahya menegaskan bahwa istri yang membiarkan kebiasaan seperti ini bisa kehilangan rasa mesra pada suaminya, karena hatinya sudah condong kepada orang lain. Itu adalah bentuk pengkhianatan yang hina, tercela, dan bisa berujung pada zina.
Beliau mengingatkan, āWanita mulia gak akan mau makan di luar. Ngapain makan di luar, di rumah enak, terhormat.āĀ
Jika dibiarkan, sikap ini bisa menodai keharmonisan rumah tangga. Bahkan, kata Buya Yahya, durhaka seorang istri kepada suami jauh lebih berat dosanya dibanding durhaka pada orang tua.Ā
āKalau durhaka kepada orang tua, seorang anak gak ada yang bisa menolong. Biarpun seribu orang datang untuk menolong dia, akan tetap sengsara. Dan durhakanya seorang wanita kepada suami, lebih besar dari itu semuanya,ā tambahnya.
Pandangan Al-Qurāan dan Hadis
Islam sudah mengingatkan bahwa menjaga batas pergaulan adalah kunci keselamatan. Allah berfirman:
āDan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.ā (QS. Al-Isra: 32).
Ayat ini menegaskan larangan bukan hanya pada zina itu sendiri, melainkan juga segala bentuk aktivitas yang bisa menjadi jalan menuju zina, termasuk makan berdua dengan lawan jenis di luar ikatan mahram.
- YouTube Al Bahjah TV
Ā
Rasulullah SAW pun bersabda:
āTidaklah seorang laki-laki berkhalwat (berduaan) dengan seorang wanita kecuali yang ketiganya adalah setan.ā (HR. Tirmidzi).
Hadis ini menunjukkan bahwa situasi berdua dengan lawan jenis sangat rawan fitnah. Setan bisa memanfaatkan celah kecil untuk menggiring manusia pada maksiat yang lebih besar.
Keakraban di tempat kerja memang hal yang wajar, tetapi Islam memberi batas jelas agar tidak terjerumus pada hal-hal yang merusak kehormatan.
Load more