4 Alasan Seseorang Boleh Menjamak Sholat
- Freepik.com
Sholat memang sudah menjadi kewajiban bagi setiap umat Islam. Sejak berumur tujuh tahun pun Rasulullah SAW telah memerintahkan agar umatnya melakukan sholat wajib. dalam hadistnya beliau berkata:Ā
ع٠ع٠ر٠ب٠ؓعŁŲØŲ Ų¹Ł Ų£ŲØŁŁŲ Ų¹Ł Ų¬ŲÆŁ -Ų±Ų¶Ł Ų§ŁŁŁ Ų¹ŁŁ- ŁŲ§Ł: ŁŲ§Ł Ų±Ų³ŁŁ Ų§ŁŁŁ -ŲµŁŁ Ų§ŁŁŁ Ų¹ŁŁŁ ŁŲ³ŁŁ -: Ł ŁŲ±ŁŁŲ§ Ų£ŁŁŲ§ŲÆŁŁŁ ŲØŲ§ŁŲµŁŲ§Ų©Ł ŁŁŁ Ų£ŁŲØŁŁŁŲ§Ų”Ł Ų³ŁŲØŁŲ¹Ł Ų³ŁŁŁŁŁŁŲ ŁŲ§Ų¶ŁŲ±ŁŲØŁŁŁŁŁ Ł Ų¹ŁŁŁŲ§Ų ŁŁŁ Ų£ŁŲØŁŁŁŲ§Ų”Ł Ų¹ŁŲ“ŁŲ±ŁŲ ŁŁŁŲ±ŁŁŁŁŁŲ§ ŲØŁŁŁŁŁŁŁŁ Ł ŁŁ Ų§ŁŁ ŁŲ¶ŁŲ§Ų¬ŁŲ¹ŁĀ
Artinya: "Perintahkan anak-anakmu melaksanakan sholat sedang mereka berusia tujuh tahun dan pukullah mereka karena tinggal sholat sedang mereka berusia 10 tahun dan pisahkan antara mereka di tempat tidurnya."
Maka dari itu, sebagai umat yang baik patuhilah dan jalankan semua perintah Allah SWT terutama dalam mendirikan sholat setiap harinya. Namun di sisi lain, terkadang manusia menghadapi sesuatu yang tidak bisa dihindari atau halangan untuk menjalankan ibadahnya.Ā
Allah SWT sangat murah hati untuk memberikan keringanan dalam menjalankan kewajiban sholat. Allah SWT memperbolehkan umatnya untuk menjamak sholatnya. Sholat jamak yaitu, mengumpulkan dua sholat wajib yang dikerjakan dalam satu waktu.Ā
Contohnya sholat jamak adalah menggabungkan sholat dzuhur dan ashar untuk dikerjakan pada waktu dzuhur atau pada waktu ashar. Selain itu bisa juga menggabungkan sholat maghrib dan isya untuk dikerjakan pada waktu magrib atau pada waktu isya. Sementara, sholat subuh tetap pada waktunya dan tidak boleh digabungkan dengan sholat lain.
Namun bukan berarti kita semua boleh untuk menjamak sholat sesuka hati kapanpun kita mau. Terdapat beberapa kondisi atau hal yang memperbolehkan untuk menjamak sholat seperti di bawah ini:
1. Hujan
Turunnya hujan ternyata diperbolehkan oleh Allah SWT untuk menjamak sholat. Bahkan, hal ini sudah dikatakan dalam hadist (HR. Al Baihaqi dalam Sunan Al Kubro 3: 169 yang berbunyi:Ā
Ų£ŁŁŁŁ Ų£ŁŲØŁŲ§ŁŁ Ų¹ŁŲ±ŁŁŁŲ©Ł ŁŁŲ³ŁŲ¹ŁŁŁŲÆŁ ŲØŁŁŁ Ų§ŁŁ ŁŲ³ŁŁŁŁŲØŁ ŁŁŲ£ŁŲØŁŲ§ ŲØŁŁŁŲ±Ł ŲØŁŁŁ Ų¹ŁŲØŁŲÆŁ Ų§ŁŲ±ŁŁŲŁŁ ŁŁŁ ŲØŁŁŁ Ų§ŁŲŁŲ§Ų±ŁŲ«Ł ŲØŁŁŁ ŁŁŲ“ŁŲ§Ł ŲØŁŁŁ Ų§ŁŁ ŁŲŗŁŁŁŲ±ŁŲ©Ł Ų§ŁŁ ŁŲ®ŁŲ²ŁŁŁŁ ŁŁ ŁŁŲ§ŁŁŁŁŲ§ ŁŁŲ¬ŁŁ ŁŲ¹ŁŁŁŁŁ ŲØŁŁŁŁŁ Ų§ŁŁ ŁŲŗŁŲ±ŁŲØŁ ŁŁŲ§ŁŲ¹ŁŲ“ŁŲ§Ų”Ł ŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŁŁŁŁŲ©Ł Ų§ŁŁ ŁŲ·ŁŁŁŲ±ŁŲ©Ł Ų„ŁŲ°ŁŲ§ Ų¬ŁŁ ŁŲ¹ŁŁŁŲ§ ŲØŁŁŁŁŁ Ų§ŁŲµŁŁŁŲ§ŁŲŖŁŁŁŁŁ ŁŁŁŲ§Ł ŁŁŁŁŁŁŲ±ŁŁŁŁŁ Ų°ŁŁŁŁŁ
Load more