GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dari Old Trafford ke Tanah Suci: Kisah Mualaf Paul Pogba dalam Menemukan Hidayah dan Ketenangan Batin

Paul Pogba: Menemukan Kedamaian lewat Islam. Kisah mualaf bintang sepak bola dunia, mendapatkan hidayah hingga pada tahun 2012  memutuskan mengucap syahadat
Selasa, 14 Oktober 2025 - 19:35 WIB
Kisah Mualaf Paul Pogba
Sumber :
  • instagram Paul pogba

tvOnenews.com - Paul Pogba, salah satu gelandang paling berbakat di dunia sepak bola modern, menjalani perjalanan spiritual yang mengubah hidupnya secara drastis. 

Di tengah karier gemilang bersama klub besar seperti Manchester United dan Juventus, Pogba menemukan makna hidup yang selama ini ia cari melalui agama Islam. Keputusan menjadi mualaf bukanlah langkah impulsif, melainkan hasil dari proses panjang pencarian jati diri dan dialog mendalam dengan hati nurani. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya banyak bertanya pada diri sendiri tentang hidup, tentang tujuan saya. Islam memberi saya jawaban atas semua pertanyaan itu,” ujar Pogba dalam wawancara bersama The Times Life Times, dikutip dari The Independent.

Lahir dari ibu seorang muslimah dan ayah non muslim, Pogba tumbuh di lingkungan yang beragam secara budaya dan agama. Ia baru benar-benar mengenal Islam saat menginjak usia remaja, ketika banyak berdiskusi dengan teman-teman Muslim dan sang ibu. 

Hidayah datang perlahan, hingga pada tahun 2012 di usia 20 tahun, Pogba memutuskan untuk mengucap syahadat. 

Gelandang Juventus, Paul Pogba
Gelandang Juventus, Paul Pogba
Sumber :
  • Instagram/@paulpogba

 

“Semuanya berawal ketika saya sering berdoa bersama teman-teman saya. Saat itu, saya merasakan sesuatu yang berbeda, rasa tenang yang belum pernah saya rasakan sebelumnya,” tuturnya. 

Sejak saat itu, Pogba menemukan kedamaian batin yang ia sebut sebagai anugerah terbesar dalam hidupnya.

Islam Memberi Makna Baru dalam Hidup Pogba

Sejak memeluk Islam, Pogba mengaku hidupnya berubah total. Ia merasa menjadi pribadi yang lebih baik, lebih rendah hati, dan lebih bersyukur. 

Dalam wawancara dengan Sky Sports, gelandang Timnas Prancis itu menegaskan bahwa Islam memberinya arah dan ketenangan. 

“Islam bukan seperti yang banyak orang lihat di media, bukan tentang terorisme atau kekerasan. Islam adalah kedamaian, rasa syukur, dan hormat pada sesama manusia,” ujarnya. 

Pogba pun kerap terlihat berdoa sebelum dan sesudah pertandingan, bahkan tidak segan melaksanakan puasa Ramadan meski tengah menjalani latihan intensif.

Kesalehan Pogba tak berhenti di ritual ibadah. Ia sering meluangkan waktu untuk menunaikan umrah di sela-sela libur kompetisi dan beberapa kali menjalankan ibadah haji kecil. 

Menurutnya, shalat lima waktu dan puasa bukan sekadar kewajiban, melainkan bentuk rasa syukur atas kesehatan dan kehidupan. 

“Sejak hari itu, saya terus melakukannya. Salat membuat saya sadar akan makna meminta ampun dan bersyukur atas semua yang saya miliki,” kata Pogba. 

Dalam wawancara lainnya, ia juga menegaskan bahwa Islam membuatnya lebih memikirkan kehidupan setelah mati dan memahami bahwa setiap manusia memiliki ujian masing-masing.

Kisah keistiqamahan Pogba juga menarik perhatian banyak pihak, termasuk jurnalis olahraga asal Inggris, Reshmin Chowdhury. Ia menceritakan bagaimana Pogba tetap menjalankan puasa meski sedang berlaga di Europa League 2019. 

“Saya bertanya bagaimana dia mengatur puasa dan bermain. Dia hanya menunjuk ke langit dan berkata, ‘Allah membantu kita!’” kenang Chowdhury, seperti dikutip dari Sky Sports.

Mantan mega bintang Manchester United, Paul Pogba berseragam Juventus
Mantan mega bintang Manchester United, Paul Pogba berseragam Juventus
Sumber :
  • Instagram/@paulpogba

 

Keteladanan dan Inspirasi dari Pogba

Bagi Pogba, Islam bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga tentang menjadi manusia yang memberi manfaat. Ia meneladani kisah Muhammad Ali, legenda tinju yang juga seorang mualaf. 

“Ali adalah pahlawan bagi saya. Dia berdiri untuk kebenaran saat dunia menentangnya. Sebagai Muslim, dia memberikan pesan yang baik dan menunjukkan teladan yang mulia,” tutur Pogba. 

Ia pun berupaya mengikuti jejak tersebut dengan berperilaku baik, membantu sesama, dan menyebarkan kebaikan di mana pun berada. 

“Hanya senyum kepada seseorang pun sudah dianggap sedekah. Itulah yang ingin saya bagikan kepada dunia,” tambahnya.

Pogba menilai bahwa Al-Qur’an telah membimbingnya dalam memahami makna kehidupan. 

“Terkadang kita mempertanyakan segalanya: mengapa ini terjadi padaku? Tapi Islam mengajarkan bahwa semua sudah ditulis. Takdirmu adalah takdirmu. Nikmati, syukuri, dan jalani dengan baik,” ujarnya. 

Keyakinan ini pula yang membuat Pogba tetap tegar menghadapi cobaan, termasuk saat mengalami cedera panjang dan larangan bermain karena kasus doping yang menimpanya pada 2023. Di balik semua ujian itu, Pogba selalu meyakini bahwa setiap peristiwa memiliki hikmah.

Profil dan Karier Paul Pogba hingga 2025

Paul Labile Pogba lahir pada 15 Maret 1993 di Lagny-sur-Marne, Prancis. Karier profesionalnya dimulai di akademi Manchester United sebelum pindah ke Juventus pada 2012. Di Italia, 

Pogba menjelma menjadi salah satu gelandang terbaik dunia dan membantu Juventus meraih empat gelar Serie A. 

Pada 2016, ia kembali ke Manchester United dengan biaya transfer fantastis senilai 89 juta poundsterling, menjadikannya pemain termahal dunia saat itu. Bersama Setan Merah, ia menjuarai Europa League dan EFL Cup di musim pertamanya.

Pogba juga berperan penting dalam kesuksesan Timnas Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 di Rusia, di mana ia mencetak gol di final melawan Kroasia. 

Meski kariernya sempat menurun karena cedera dan kontroversi, hingga 2025 ia masih menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dan dicintai penggemar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain dikenal lewat skill dan visi bermain yang luar biasa, Pogba kini juga dikenal sebagai sosok inspiratif bagi umat Muslim di dunia olahraga. Ia membuktikan bahwa menjadi atlet sukses tidak harus meninggalkan nilai-nilai spiritual. 

“Islam membuat saya damai, dan saya ingin dunia tahu bahwa kedamaian itulah wajah sejati agama kami,” tutupnya. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pujian Setinggi Langit John Herdman untuk Pemain Satu Ini

Pujian Setinggi Langit John Herdman untuk Pemain Satu Ini

 Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan pujian tinggi terhadap performa Calvin Verdonk selama tampil di ajang FIFA Series 2026. Pemain berusia 28 ...
Ledakan Petasan yang Tewaskan Seorang Anak, Polisi Tetapkan Penjual Bahan Baku Petasan di Semarang Jadi Tersangka

Ledakan Petasan yang Tewaskan Seorang Anak, Polisi Tetapkan Penjual Bahan Baku Petasan di Semarang Jadi Tersangka

Penjual bahan baku petasan berinisial SR (38) akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ledakan pada sebuah rumah di Kampung Tambakrejo, Kota Semarang, Jumat (20/3), yang menewaskan seorang anak berinisial GSP (9).
Bupati Sebut Wakil Bupati Lebak Mantan Narapidana Saat Halal Bihalal, Tokoh Masyarakat Bersuara

Bupati Sebut Wakil Bupati Lebak Mantan Narapidana Saat Halal Bihalal, Tokoh Masyarakat Bersuara

Saling sindir antara Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lebak, Banten dalam acara halal bihalal membuat tokoh masyarakat bersuara.
Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kemenangan tipis Bulgaria atas Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026 ternyata menyisakan cerita yang jauh lebih menarik. Pelatihnya akui level skuad Garuda.
KBRI Phnom Penh sebut Sejak Januari 6.308 WNI Eks Sindikat Scam Kamboja Minta Pulang ke Indonesia

KBRI Phnom Penh sebut Sejak Januari 6.308 WNI Eks Sindikat Scam Kamboja Minta Pulang ke Indonesia

KBRI Phnom Penh masih menerima laporan dari WNI eks sindikat penipuan daring di Kamboja yang meminta difasilitasi kepulangan ke Indonesia. Bahkan, disebutkan

Trending

Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Pertandingan semalam (30/3) timnas Indonesia melawan Bulgaria berbuah poin 0-1. Posisinya garuda menjadi runner-up dalam laga FIFA Series.
Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kemenangan tipis Bulgaria atas Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026 ternyata menyisakan cerita yang jauh lebih menarik. Pelatihnya akui level skuad Garuda.
PSSI Evaluasi Timnas Indonesia Usai Kekalahan dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

PSSI Evaluasi Timnas Indonesia Usai Kekalahan dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Evaluasi terhadap skuad Garuda dilakukan setelah Timnas Indonesia menelan kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026).
Reaksi Warga Bulgaria usai Jadi Juara FIFA Series 2026, Mereka Malah Malu dan Berbondong-bondong Puji Penampilan Timnas Indonesia

Reaksi Warga Bulgaria usai Jadi Juara FIFA Series 2026, Mereka Malah Malu dan Berbondong-bondong Puji Penampilan Timnas Indonesia

Warga Bulgaria justru malu usai timnya menang 1-0 atas Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026. Mereka malah puji penampilan solid Garuda asuhan John Herdman
Meski Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria, Bung Ropan Tetap Sumringah: Keperkasaannya Tak Seperti Lawan Solomon

Meski Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria, Bung Ropan Tetap Sumringah: Keperkasaannya Tak Seperti Lawan Solomon

Timnas Indonesia gagal mengangkat trofi menjuarai FIFA Series 2026 setelah takluk dari Bulgaria dengan skor tipis 0-1. Meski begitu Bung Ropan beri apresiasi
Daftar Pemain Timnas Indonesia yang Dibawa John Herdman ke Piala AFF 2026 usai FIFA Series 2026, Semua Nama Eropa Dicoret?

Daftar Pemain Timnas Indonesia yang Dibawa John Herdman ke Piala AFF 2026 usai FIFA Series 2026, Semua Nama Eropa Dicoret?

John Herdman siapkan skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 tanpa pemain Eropa. Nama Ivar Jenner hingga Ramadhan Sananta diprediksi jadi tumpuan baru Garuda!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT