News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sambut Tahun Baru 2026, Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Cara Bersikap Sesuai Kebiasaan Rasulullah SAW

Ustaz Adi Hidayat (UAH) membagikan cara menyikapi perayaan Tahun Baru Masehi sesuai dengan kebiasaan Rasulullah SAW. Nantinya momen Tahun Baru 2026 tidak terjebak perbuatan maksiat.
Selasa, 30 Desember 2025 - 12:59 WIB
ILUSTRASI - Pesta kembang api
Sumber :
  • Galih Pradipta-Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Sebentar lagi umat manusia di seluruh dunia akan merayakan Tahun Baru 2026. Di Indonesia, Tahun Baru Masehi jatuh pada Kamis, 1 Januari 2026.

Biasanya saat baru memasuki Tahun Baru Masehi, setiap negara memiliki tradisi masing-masing. Secara umum banyak yang memeriahkan malam tahun baru dengan pesta kembang api, ajang kumpul bersama, hingga pesta berujung pergaulan bebas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendakwah kondang Ustaz Adi Hidayat memahami perayaan Tahun Baru Masehi bagian aspek kehidupan manusia. Hanya saja umat Islam harus menjaga sikap dalam merayakannya agar tidak berlebihan.

Kata UAH sapaan akrabnya, ada beberapa cara menyikapi perayaan tahun baru, baik itu bentuk Tahun Baru Masehi maupun Tahun Baru Hijriyah. Hal ini sesuai dengan kebiasaan dari Rasulullah SAW.

"Setiap datang tahun yang baru, bulan yang baru, baik itu terkait persoalan kelahiran kita pribadi ataupun juga tahun berganti dalam kehidupan Masehi ataupun Hijriahkah itu," kata Ustaz Adi Hidayat dilansir tvOnenews.com dari PP Muhammadiyah, Selasa (30/12/2025).

Cara Menyikapi Perayaan Tahun Baru

Ustaz Adi Hidayat (UAH)
Ustaz Adi Hidayat (UAH)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

Cara pertama agar tidak terlampau berlebihan, umat Muslim harus bijaksana dalam merayakan kemeriahan tahun baru. Hal ini berlaku untuk perayaan Masehi, Hijriyah, hingga momentum lainnya.

Perayaan Tahun Baru Masehi memang menjadi kebutuhan pada aspek kelahiran pribadi. Namun harus menjaga batasan dengan menerapkan sikap bijaksana.

Kebijaksanaan seorang mukmin sebagai upaya menerapkan suri teladan Nabi Muhammad SAW. Kata UAH, tidak hanya mengikuti kebiasaan Rasulullah SAW saat perayaan tahun baru, tetapi meneladani seluruh sunnahnya setiap hari.

Direktur Quantum Akhyar Institute itu menjelaskan cara sederhana menerapkan sikap bijaksana. Umat Muslim sebaiknya lebih meningkatkan amal saleh saat momen malam perayaan tahun baru.

"Maka Nabi SAW memberikan satu contoh yang kuat agar setiap datang waktu berganti, jangankan tahun, bahkan setiap detik, koreksi diri kita, untuk meningkatkan amal saleh kita," terangnya.

Lebih lanjut, Ustaz Adi Hidayat menyampaikan setelah cara pertama berhasil dilakukan dengan meningkatkan amal saleh. Cara kedua menyikapi perayaan tahun baru adalah koreksi diri.

Koreksi diri juga menjadi bagian suri teladan Rasulullah SAW. Bahkan beliau selalu menekankan betapa pentingnya mengoreksi diri sendiri.

Kesadaran untuk mengoreksi diri akan menuntun seorang mukmin terus mempertebal amal kebaikan. Nantinya, bisa memberikan manfaat baik untuk diri sendiri maupun orang lain.

Hal ini mengingat seiring berjalannya waktu, setiap umur manusia akan selalu bertambah. Dari sinilah, cara menghadapi kematian dengan memberikan manfaat melalui amal kebaikan.

"Koreksi diri itu penting agar apa yang telah kita lakukan dan apa yang akan datang menjadi sesuatu yang bermanfaat, baik di dunia maupun di akhirat," jelasnya.

Ia menjelaskan tidak ada satu pun hamba-Nya mengetahui kapan ajal kematiannya. Dengan banyak modal amal kebaikan, mampu menjadi bekal penting di akhirat kelak.

Melalui beberapa cara tersebut sebagai tamparan keras agar tidak membuang waktu lewat kegiatan yang berakhir sia-sia. Ustaz Adi Hidayat merincikan kegiatan tak bermanfaat saat perayaan Tahun Baru Masehi, seperti pesta pora, tawuran, hingga pesta kebebasan seksual.

Ia menegaskan kegiatan semacam itu hanya mendorong pada perbuatan maksiat. Maka dari itu, introspeksi diri sangatlah penting untuk menjadi benteng agar tidak kecebur hal-hal mengandung kemaksiatan.

"Daripada lakukan hal-hal yang tidak berguna, pesta pora, apalagi yang mengarah pada kemaksiatan, alangkah baiknya jika tahun baru diisi dengan mengoreksi diri. Koreksi diri dari yang salah, tinggalkan segala yang Allah larang, dan kembali kepada jalan kebaikan yang ditunjukkan dalam Al-Quran dan sunnah-sunnah Rasulullah SAW," sarannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Semoga Allah menerima apa yang kita kerjakan di masa lalu sampai detik ini, semoga membimbing apa yang akan kita kerjakan ke depannya," lanjutnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT