Teks Ceramah Singkat Isra Mi’raj 2026, Cocok untuk Mengisi Acara
- AI ChatGPT
tvOnenews.com - Dalam waktu dekat, umat Islam akan kembali memperingati salah satu peristiwa paling monumental dalam sejarah Islam, yakni Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
Peristiwa agung ini diperingati setiap tanggal 27 Rajab dalam kalender Hijriah dan selalu menjadi momentum penting untuk meningkatkan keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT.
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang dirilis oleh Bimas Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), peringatan Isra Mi’raj 1447 Hijriah jatuh pada hari Jumat, 16 Januari 2026.
Di Indonesia, peringatan Isra Mi’raj umumnya diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan, salah satunya tabligh akbar atau ceramah keislaman yang membahas perjalanan spiritual Rasulullah SAW sekaligus hikmah yang dapat diambil oleh umat Islam.
Berikut ini contoh teks ceramah Isra Mi’raj 1447 H yang dapat digunakan untuk mengisi acara peringatan Isra Mi’raj, dikutip dan disesuaikan dari sumber Kementerian Agama.
- Pexels/CHIE KANAZAWA
Teks Ceramah Isra Mi’raj 1447 H
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
اِنَّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِىاللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِىَلَهُ، أَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لاَنَبِىَّ بَعْدَهُ، اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى الِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَهُ.
أَمَّا بَعْدُ فَيَا عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وَاِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ : يَااَيُّهَا الَّذِيْنَ امَنُوْا اتَّقُوْا اللهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَّاقَدَّ مَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوْا اللهَ اِنَّ اللهَ خَبِيْرٌ بِمَا تَعْمَلُوْنَ (الحسر: 18)
Hadirin rohimakumullah,
Marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT atas limpahan nikmat iman, kesehatan, dan kesempatan, sehingga kita dapat berkumpul dalam majelis yang penuh keberkahan ini. Tak lupa, shalawat serta salam senantiasa kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, yang telah membawa umat manusia dari kegelapan menuju cahaya Islam.
Hadirin rohimakumullah,
Isra Mi’raj adalah peristiwa luar biasa yang dialami Rasulullah SAW. Kata Isra berarti perjalanan malam, yakni perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Palestina. Sementara Mi’raj berarti naik, yaitu perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Aqsa menuju Sidratul Muntaha untuk menghadap Allah SWT.
Allah SWT mengabadikan peristiwa agung ini dalam Al-Qur’an surah Bani Israil ayat 1:
سُبْحَٰنَ ٱلَّذِىٓ أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِۦ لَيْلًا مِّنَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ إِلَى ٱلْمَسْجِدِ ٱلْأَقْصَا ٱلَّذِى بَٰرَكْنَا حَوْلَهُۥ لِنُرِيَهُۥ مِنْ ءَايَٰتِنَآ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ
“Maha Suci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya425) agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. Al-Isra ayat 1)
Hadirin rohimakumullah,
Peristiwa Isra Mi’raj terjadi setelah Rasulullah SAW mengalami masa duka yang mendalam dengan wafatnya Abu Thalib dan Siti Khadijah. Melalui peristiwa ini, Allah SWT menghibur dan memuliakan Rasul-Nya dengan memperlihatkan kebesaran dan kekuasaan-Nya.
Dalam perjalanan Isra, Rasulullah SAW ditemani Malaikat Jibril dan menaiki Buraq. Beliau singgah di beberapa tempat bersejarah, hingga akhirnya tiba di Masjidil Aqsa. Di sana, Rasulullah SAW menjadi imam shalat bagi para nabi sebelum kemudian melanjutkan perjalanan Mi’raj menembus tujuh lapis langit.
Di setiap lapisan langit, Rasulullah SAW bertemu dengan para nabi, mulai dari Nabi Adam AS hingga Nabi Ibrahim AS. Setelah itu, beliau melanjutkan perjalanan menuju Sidratul Muntaha dan menghadap Allah SWT, di mana beliau menerima perintah shalat.
Awalnya, shalat diwajibkan sebanyak lima puluh waktu dalam sehari semalam. Namun, atas saran Nabi Musa AS dan atas rahmat Allah SWT, kewajiban tersebut diringankan menjadi lima waktu, dengan pahala yang tetap setara dengan lima puluh waktu shalat.
Hadirin rohimakumullah,
Peristiwa Isra Mi’raj juga menjadi ujian keimanan bagi umat Islam. Banyak kaum Quraisy yang mencemooh dan meragukan kisah Rasulullah SAW. Namun, Abu Bakar Ash-Shiddiq dengan penuh keyakinan membenarkan peristiwa tersebut tanpa ragu sedikit pun, sehingga Rasulullah SAW memberinya gelar Ash-Shiddiq.
Dari Isra Mi’raj, terdapat banyak pelajaran dan hikmah, di antaranya penguatan iman, bukti kebesaran Allah SWT, serta penegasan pentingnya shalat sebagai tiang agama dan sarana komunikasi langsung antara hamba dengan Rabb-nya.
Hadirin rohimakumullah,
Semoga peringatan Isra Mi’raj ini menjadi momentum bagi kita semua untuk meningkatkan kualitas shalat, memperbaiki akhlak, dan memperkuat keimanan kepada Allah SWT.
Demikian yang dapat saya sampaikan. Semoga bermanfaat.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
(gwn)
Load more