News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tinggalkan Pekerjaan Menipu, Meski Dapat Keuntungan Besar Ulama ini Ingatkan Bahayanya yang Mengintai

Tak jarang orang menghalalkan segala cara demi meraih keuntungan, tanpa mempertimbangkan apakah penghasilan yang diperoleh halal atau haram. Begini pandangan Islam
Rabu, 7 Januari 2026 - 23:42 WIB
Ilustrasi rupiah.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Setiap rezeki telah Allah SWT tetapkan sesuai dengan bagian dan kebutuhan masing-masing makhluk-Nya.

Agar rezeki tersebut dapat diraih, setiap orang perlu berikhtiar disertai dengan doa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, dalam proses mencarinya, kehati-hatian sangat diperlukan agar tidak terjerumus ke dalam pekerjaan yang mengandung kebohongan atau penipuan.

Tak jarang orang menghalalkan segala cara demi meraih keuntungan, tanpa mempertimbangkan apakah penghasilan yang diperoleh halal atau haram.

Padahal, kehalalan dalam bekerja menjadi salah satu ukuran utama untuk menilai baik atau buruknya suatu pekerjaan, sehingga hal ini patut mendapat perhatian serius.

Dilansir tvOnenews.com pada tayangan YouTube Buya Yahya, Ustaz sekaligus pendiri Pondok Pesantren Al Bahjah ini menyampaikan peringatan terkait penghasilan yang diperoleh dari pekerjaan yang mengandung unsur penipuan.

Buya Yahya menegaskan bahwa siapa pun yang menjalani pekerjaan dengan kebiasaan menipu orang lain, pada akhirnya kebohongannya pasti akan dibuka oleh Allah SWT.

“Tiba-tiba usaha dengan kebohongan nantinya akan terungkap di dunia, dan Anda termasuk di dalamnya,” ungkap Buya Yahya pada tayangan YouTubenya.

Potret Buya Yahya
Potret Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV

Meskipun terlihat sebagai hal kecil, perbuatan tersebut tidak boleh dianggap sepele, karena menipu orang lain akan mendatangkan balasan, tidak hanya di dunia, tetapi juga di akhirat.

“Kalau cuma dihukum penjara di dunia mah kecil, 50 tahun, 30 tahun, tapi kalau dipenjara di akhirat yang menyedihkan, sangat pedih,” ujarnya.

Karena itu, segera berhijrah dan memohon maaf kepada Allah apabila memang terdapat kebohongan dalam pekerjaan tersebut.

“Jadi Anda harus segera hijrah bila memang ada kebodohan yang berkaitan dengan usahanya, usahanya berbohong, Anda tidak boleh ada di situ,” jelas Buya Yahya.

Lalu, bagaimana dengan hukum Islam atas penghasilan yang bersumber dari pekerjaan menipu orang?

“Pertama, bila kebohongan tersebut menyangkut pada pekerjaan secara langsung, jadi hasilnya karena berbohong, maka Anda termasuk menerima gaji yang haram,” katanya.

Berbeda hal bila keuntungan yang didapatkan bukan dari perbuatan menipu, maka pekerjaan tersebut tidak termasuk yang haram.

“Tapi kalau ada kebohongan, keuntungannya bukan dari cara berbohong tadi, maka nggak ada urusannya,” tutur Buya.

“Ada bos pembohong, pegawainya pembohong, kebiasaan bohong, nggak ada hubungannya dengan penjualan atau bisnis itu secara dzatnya, nggak ada masalah,” sambungnya.

Tetapi, bila terus berada di lingkungan yang seperti itu akan sangat tidak nyaman saat terus bekerja di tempat yang sama.

“Tapi dosanya berbohong, sedangkan Anda berada di lingkungan bohong, Anda pasti tidak akan nyaman, bahkan Anda bisa dibohongi,” ujar Buya Yahya.

Oleh sebab itu, sebaiknya segera meninggalkan pekerjaan yang menghasilkan uang dari praktik penipuan, sebab mendukung kebohongan berarti turut merugikan banyak pihak.

Perlu dipahami bahwa rezeki telah diatur oleh Allah SWT. Di bumi Allah yang begitu luas, tersedia banyak pilihan pekerjaan yang halal.

“Rezeki dari Allah, bumi Allah luas, usaha banyak, maka harus dengan keyakinan bila ingin mencari ridho Allah SWT,” jelasnya.

“Jangan sampai terlarut dalam hal yang tidak benar, maka kita akan jadi korban dari semua itu,” terusnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan hanya orang lain yang menjadi korban dari pekerjaan semacam itu, tetapi pelakunya sendiri justru akan menjadi pihak yang paling merugi, terutama di akhirat kelak.

“Naudzubillah, korban yang menyeramkan adalah nanti, korban di akhirat, sengsara di akhirat. Maka segeralah untuk hijrah,” tandasnya. (Kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Juli-September 2026 Indonesia Diprediksi Masuk Puncak Musim Kemarau, BMKG: Ini Perlu Penyesuaian Ekstra

Mulai Juli-September 2026 Indonesia Diprediksi Masuk Puncak Musim Kemarau, BMKG: Ini Perlu Penyesuaian Ekstra

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prediksi dan wilayah terdampak puncak musim kemarau di Indonesia pada Juli hingga September 2026.
Gelar OTT, 5 ASN BPK Diamankan KPK

Gelar OTT, 5 ASN BPK Diamankan KPK

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, bahwa OTT tersebut masih berkaitan dengan kasus suap yang menjerat Bupati Muara Enim, Edison. 
Nova Arianto Minta Garuda Muda Tampil Tanpa Takut Hadapi Australia di Semifinal AFF U19

Nova Arianto Minta Garuda Muda Tampil Tanpa Takut Hadapi Australia di Semifinal AFF U19

Pelatih Kepala Timnas Indonesia U19, Nova Arianto meminta skuad Garuda Muda tampil disiplin dan tidak takut saat menghadapi Australia U19 pada laga semifinal Piala AFF U19 2026 di Stadion Utama Sumatra Utara, Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (11/6/2026) pukul 20.00 WIB.
Kapolri Antisipasi Judi Bola di Piala Dunia dengan Bentuk Satgas Anti Mafia 

Kapolri Antisipasi Judi Bola di Piala Dunia dengan Bentuk Satgas Anti Mafia 

Piala Dunia 2026 akan digelar lebih meriah dengan kick off mulai Jumat (12/6/2026) dini hari WIB di tiga negara sekaligus, Kanada, Meksiko dan Amerika Serikat. 
BGN Diminta Hentikan MBG 30 Hari untuk Perbaiki Tata Kelola

BGN Diminta Hentikan MBG 30 Hari untuk Perbaiki Tata Kelola

Agus Sarwono meminta agar BGN untuk memperbaiki tata kelola pasca penangkapan dan pentapan tersangka terhadap mantan Kepala BGN Dadan Hindayana dan 2 mantan wakilnya.
Terkena Long Lap Penalty saat Moto3 Hungaria 2026, Veda Ega Mengaku Dirinya Petik Pelajaran Berharga

Terkena Long Lap Penalty saat Moto3 Hungaria 2026, Veda Ega Mengaku Dirinya Petik Pelajaran Berharga

Veda Ega Pratama mengakui kalau dirinya bisa memetik pelajaran berharga dari hukuman yang ia terima saat gelaran Moto3 Hungaria 2026 pada akhir pekan kemarin.

Trending

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief buka suara soal beredarnya puluhan nama petinggi yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Diantaranya yakni Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang hingga Ibunda Seskab Teddy Indra Wijaya.
Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Beckham Putra Nugraha sengaja menghampiri oknum suporter yang berada di tribun penonton setelah oknum tersebut mengacungkan jari tengah ketika Timnas Indonesia tengah berkeliling Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta usai laga melawan Mozambik, Selasa (10/6/2026). 
Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Dosen FIB UGM, Ada Pencatutan Nama, Foto hingga Kaitan Keluarga dengan Ketua Yayasan Little Aresha

Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Dosen FIB UGM, Ada Pencatutan Nama, Foto hingga Kaitan Keluarga dengan Ketua Yayasan Little Aresha

Polisi membeberkan hasil pemeriksaan terhadap seorang dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM dalam dugaan kasus kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha.
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026: Panas di Perbatasan Hingga Reuni Timnas Indonesia U-19 dengan Australia

Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026: Panas di Perbatasan Hingga Reuni Timnas Indonesia U-19 dengan Australia

Australia dan Kamboja menjadi dua tim terakhir yang bergabung dengan Timnas Indonesia U-19 dan Thailand yang sudah lebih dahulu menyegel slot babak semifinal Piala AFF U-19 2026. 
Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Salah satu media Vietnam menyoroti komposisi pemain Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday. Media tersebut juga request susunan pemain di FIFA ASEAN Cup 2026
Sarwendah Terancam Kehilangan Hak Asuh Thalia dan Thania Buntut Berkonflik dengan Ruben Onsu? Komnas PA Bilang Begini

Sarwendah Terancam Kehilangan Hak Asuh Thalia dan Thania Buntut Berkonflik dengan Ruben Onsu? Komnas PA Bilang Begini

Sarwendah terancam kehilangan hak asuh Thalia dan Thania. Ketua Umum Komnas PA Agustinus Sirait, S.E. sebut gugatan Ruben Onsu sah secara hukum.
Media Vietnam Kaget Bukan Main usai Lihat Kim Sang-sik Rela Terbang ke Jakarta Demi Pantau Timnas Indonesia

Media Vietnam Kaget Bukan Main usai Lihat Kim Sang-sik Rela Terbang ke Jakarta Demi Pantau Timnas Indonesia

Kehadiran pelatih Timnas Vietnam Kim Sang-sik di GBK saat pertandingan Timnas Indonesia melawan Mozambik menjadi sorotan media Vietnam. Mereka kaget bukan main.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT