Ijazah Habib Novel Alaydrus: Cara Mengamalkan Ayat 1000 Dinar agar Diguyur Rezeki Tak Disangka-sangka
- Freepik
Jakarta, tvOnenews.com - Ayat 1000 Dinar dikenal memiliki keistimewaan yang luas di tengah umat Islam. Bacaannya sebagai amalan pelancar rezeki bertubi-tubi.
Bacaan Ayat 1000 Dinar tidak hanya mendatangkan rezeki, tetapi juga memberikan harapan kehidupan menjadikan hati semakin lapang.
Namun banyak yang keliru dalam membaca Ayat 1000 Dinar. Maka dari itu, Habib Novel Alaydrus memberikan cara mengamalkan Ayat 1000 Dinar agar rezeki mudah didatangkan oleh Allah SWT.
Melalui konten YouTube pribadinya, Habib Novel Alaydrus bercerita sering mendapat pertanyaan. Kebanyakan ekonomi jemaahnya seret meski telah kerja keras.
"Hasilnya permasalahan ekonomi ini tidak selesai-selesai. Tagihan semakin menumpuk, utang semakin banyak, malam susah tidur karena enggak tahu ketika besok tagihan datang apa yang harus saya gunakan untuk membayar. Bagaimana cara menyelesaikan semua ini?," ujar Habib Novel Alaydrus kembali mengulas pertanyaan jemaahnya dikutip tvOnenews.com dari kanal YouTube Novel Muhammad Alaydrus, Sabtu (17/1/2026).
Habib Novel Alaydrus memahami masalah tersebut memang sering terjadi dialami manusia. Ia justru menyayangkan ekonomi selalu disalahkan akibat diterpa kesulitan finansial.
"Kita tidak introspeksi diri. Kita harus tahu, yang Maha Memberi Rezeki adalah Allah Subhanahu wa Ta'ala. Kalau rezeki itu terasa sempit, seret, maka kita harus berpikir kenapa Allah yang Maha Memberi Rezeki kok rezekinya ngalir ke kita seret? Berarti pipanya tersumbat, sehingga rezekinya enggak ngucur," jelasnya.
Ayat 1000 Dinar sebagai Pelancar Rezeki Menjadi Ijazah Habib Novel Alaydrus

- istockphoto
Habib Novel Alaydrus menjadikan Ayat 1000 Dinar sebagai ijazah pribadinya. Keaslian ilmu dan keistimewaannya diharapkan menjadi amalan mengatasi kesulitan ekonomi.
"Bagaimana cara membersihkan pipa itu? Itu yang harus kita lakukan, caranya sangat mudah. Dalam Surat At-Talaq Ayat 2-3, Allah mewahyukan ayat ini sering kali disebut Ayat 1000 Dinar," katanya.
Merujuk dari Quran Kemenag RI, berikut bacaan Ayat 1000 Dinar dari Surat At-Talaq Ayat 2-3, Allah SWT berfirman:
وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مَخْرَجًا ۙ, وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۗ وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗ ۗاِنَّ اللّٰهَ بَالِغُ اَمْرِهٖۗ قَدْ جَعَلَ اللّٰهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا
Bacaan Latin: Wa may yattaqillāha yaj‘al lahū makhrajā, wa yarzuqhu min ḥaiṡu lā yaḥtasib, wa may yatawakkal ‘alallāhi fa huwa ḥasbuh, innallāha bāligu amrih, qad ja‘alallāhu likulli syai'in qadrā.
Artinya: "Siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya, dan menganugerahkan kepadanya rezeki dari arah yang tidak dia duga. Siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya. Sesungguhnya Allahlah yang menuntaskan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah membuat ketentuan bagi setiap sesuatu." (QS. At-Talaq, 65:2-3).

- Tangkapan layar YouTube Novel Muhammad Alaydrus
Habib Novel Alaydrus menyampaikan, cara mengatasi masalah kesulitan finansial sangat mudah. Orang mukmin diterpa ujian ini tidak boleh menyalahkan keadaan ekonomi.
"Jangan salahkan keadaan sekitar, karena Antum sudah mengatakan, saya sudah kerja keras pagi, siang, sore, dan malam karena itu tidak ada yang salah dengan cara usaha Antum," bebernya.
Pimpinan majelis ilmu dan dzikir Ar-Raudhoh, Surakarta, Jawa Tengah itu menambahkan, jika rezeki tetap seret, maka ada yang keliru dalam dirinya.
Habib Novel Alaydrus menjelaskan, salah satu penghambat rezeki adalah perbuatan dosa. Menurutnya, aspek ini meski sepele namun sering tidak disadari oleh umat Muslim.
"Mungkin ada satu hal yang terlupakan, yaitu membersihkan diri dari dosa. Karena dosa itu menghambat rezeki, dosa itu menjadi penyebab rezeki kita jadi seret. Maka kita memperbaiki takwa kita," tuturnya.
Ia mengambil dari kisah Sayyidina Ali bin Abi Thalib. Dalam sebuah hadis riwayat, menantu Nabi Muhammad SAW ini kedatangan seorang budak mukatab yang ingin dirinya merdeka.
Budak itu meminta solusi kepada Ali bin Abi Thalib. Namun ia belum cukup memiliki banyak uang untuk memerdekakan dirinya.
Ali bin Abi Thalib langsung memberikan solusinya melalui bacaan doa. Ia kebetulan mendapat amalan itu diajarkan secara langsung oleh Rasulullah SAW.
Dilansir dari Antara, bacaan doa tersebut sangat masyhur telah diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi dari Ali bin Abi Thalib. Adapun keistimewaannya sebagai doa pelunas utang, begini bunyinya:
اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Bacaan Latin: Allahumma akfinii bihalaalika ‘an haraamika, wa aghninii bifadhlika ‘amman siwaaka.
Artinya: "Ya Allah, cukupkanlah aku dengan yang halal dari-Mu, jauhkan aku dari yang haram, dan berilah aku kecukupan dengan karunia-Mu dibanding selain-Mu."
"Doa ini sangat indah, doa ini luar biasa karena dalam doa ini pertama kali adalah minta rezeki yang halal. Jangan karena terlilit utang, terhimpit ekonomi, kemudian semua cara dihalalkan justru itu akan bawa kehancuran," bebernya.
Habib Novel Alaydrus membagikan tips selanjutnya. Caranya tidak bersandar dengan kemampuan yang sudah dilakukan sebelumnya karena itu hanya membawa putus asa.
"Allah punya karunia yang sangat luas dan kita minta lewat pintu karunia-Nya, Allah buka pintu usaha kita," tegasnya.
Cara pertama yang ampuh mengamalkannya, setidaknya memasang niat baik melunaskan seluruh utang. Melalui sebuah hadis riwayat, Habib Novel Alaydrus berharap orang mukmin memiliki utang tidak lari dari tanggung jawabnya.
"Kemudian yang kedua, baca doa yang tadi diajarkan Sayyidina Ali, setidaknya selepas shalat lima waktu atau juga tambahkan di sujud terakhir," jelasnya.
Cara ketiga adalah membaca Istighfar sebanyak 100 kali setiap hari. Ia meyakini tips tersebut sangat ampuh bisa diguyur rezeki hingga segala utang dilunaskan dalam satu pekan.
"Sehingga pipa yang tadinya banyak kotoran yang tersumbat, kotorannya hilang, pipanya jadi lancar, rezekinya pun akan mengucur dari segala arah yang tidak pernah bisa diduga-duga," katanya.
(hap)
Load more