GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Pensiunan ASN Tendang Kucing hingga Mati di Blora, Ini Penjelasan Hukum Menyakiti Hewan dalam Islam

Viral seorang pria pensiunan ASN tentang kucing hingga mati di Blora, berikut penjelasan Ustaz Abdul Somad tentang hukum menyakiti hewan dalam Islam.
Rabu, 4 Februari 2026 - 02:31 WIB
Tangkapan layar saat seorang pria tendang seekor kucing di Blora, Jawa Tengah, Selasa (3/2/2026)
Sumber :
  • Tim tvOne - Agung Wibowo

tvOnenews.com - Media sosial kembali dihebohkan oleh sebuah video yang memperlihatkan tindakan kekerasan terhadap hewan. 

Seorang pria berinisial PJ (60), pensiunan ASN asal Blora, Jawa Tengah, viral setelah terekam menendang seekor kucing hingga mengalami stres berat dan akhirnya mati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa tersebut menuai kecaman luas dari warganet. Aparat kepolisian pun turun tangan dengan memanggil dan memeriksa PJ. 

Setelah viral dan mendapat tekanan publik, PJ akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas perbuatannya.

Kasus ini kembali membuka diskusi publik tentang bagaimana sebenarnya hukum menyakiti hewan dalam pandangan Islam.

Ilustrasi hewan kucing
Ilustrasi hewan kucing
Sumber :
  • iStockPhoto

Apakah hanya soal etika, atau ada konsekuensi yang lebih dalam? Berikut penjelasan Ustaz Abdul Somad soal menyakiti hewan dalam Islam.

Kasih Sayang kepada Hewan, Jalan Turunnya Rahmat

Ustaz Abdul Somad (UAS) dalam salah satu ceramahnya menegaskan bahwa Islam sangat menekankan kasih sayang kepada seluruh makhluk hidup, termasuk hewan. 

Bahkan kepada hewan yang secara syariat tidak dianjurkan untuk dipelihara.

UAS mengisahkan sebuah hadis terkenal tentang seorang perempuan dari Bani Israel yang mendapat ampunan Allah karena menolong seekor anjing kehausan.

“Ada seorang perempuan, maaf-maaf, wanita tunasusila, melihat seekor anjing menjulurkan lidah kehausan. Lalu perempuan itu dengan sepatu bootnya mengambil air sumur dan memberikan air itu ke anjing. Akhirnya Allah menurunkan rahmat gara-gara kasih sayang kepada seekor anjing,” kata Ustaz Abdul Somad.

Menurutnya, pesan utama dari kisah tersebut bukan soal memelihara anjing, melainkan nilai kasih sayang terhadap makhluk Allah.

“Ceritanya ini tentang umat sebelum Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Yang ingin diambil pelajarannya adalah kasih sayang kepada hewan. Makanya jangan kasih benci,” tegasnya.

Tidak Suka Hewan Bukan Alasan untuk Menyakiti

Ustaz Abdul Somad juga menanggapi pertanyaan umum di masyarakat: bagaimana jika seseorang tidak menyukai kucing atau alergi terhadapnya?

Jawabannya tegas: tidak suka bukan alasan untuk menyakiti.

“'Kalau ada kucing, saya alergi Pak Ustadz. Bersin-bersin.' Ambil tulang ikan, tulang ayam, berikan pada dia. Maka turun rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ujarnya.

Ia mengingatkan, mengusir secara wajar masih bisa dimaklumi, tetapi menyakiti, apalagi hingga membunuh, adalah perbuatan yang dilarang keras dalam Islam.

Nabi Marah saat Hewan Disakiti, Sekecil Apa pun

Dalam ceramahnya, Ustaz Abdul Somad menyebut beberapa contoh bagaimana Rasulullah SAW sangat tegas melarang penyiksaan terhadap hewan.

Salah satunya kisah seseorang yang membakar sarang semut.

“Ada seorang laki-laki menyalakan obor ke pohon, di situ ada sarang semut. Nabi marah. Apa kata Nabi: La yu’azzibu bin nar illa rabbunnar—tidak boleh menyakiti dengan api kecuali Allah,” jelas Ustaz Abdul Somad.

Bahkan dalam urusan menyembelih hewan yang dibolehkan sekalipun, Islam mengatur adabnya agar tidak menimbulkan penderitaan.

“Kalau kalian menyembelih, sembelihlah dengan baik. Tajamkan pisaunya. Jangan menyakiti. Jangan mengasah pisau di depan mata kambing,” katanya.

Menurut UAS, meneror hewan saja tidak boleh, apalagi menyiksanya.

“Sedangkan meneror kambing gak boleh, apalagi meneror manusia,” tambahnya.

Peringatan Keras bagi Pelaku Kekerasan terhadap Hewan

Menanggapi berbagai video penyiksaan hewan yang beredar, mulai dari menyiram kucing dengan air panas hingga membakarnya, Ustaz Abdul Somad menyampaikan peringatan keras dengan mengutip hadis Nabi.

“Siapa yang tidak ada rasa kasih sayang dalam hatinya, maka Allah tidak sayang kepada dia,” ucapnya.

“Sayangilah makhluk yang di bumi, niscaya Allah akan menyayangi kalian,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Ustaz Abdul Somad, ukuran keimanan seseorang tercermin dari cara ia memandang dan memperlakukan makhluk Allah.

“Allah hanya mencurahkan kasih sayang. Kalau di hati itu ada kasih sayang, pandanglah makhluk Allah dengan pandangan kasih sayang,” tutupnya. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Thailand Open 2026, Kamis 14 Mei: Sebanyak 8 Wakil Indomesia Beraksi, Ada Leo/Daniel di Babak 16 Besar

Jadwal Thailand Open 2026, Kamis 14 Mei: Sebanyak 8 Wakil Indomesia Beraksi, Ada Leo/Daniel di Babak 16 Besar

Jadwal Thailand Open 2026 hari ini, di mana ada sejumlah wakil Indonesia yang akan beraksi termasuk Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin di babak kedua.
Warga Jabar Siap-siap Bayar Segini jika Dedi Mulyadi Resmi Terapkan Jalan Berbayar dan Hapus Pajak Kendaraan Bermotor

Warga Jabar Siap-siap Bayar Segini jika Dedi Mulyadi Resmi Terapkan Jalan Berbayar dan Hapus Pajak Kendaraan Bermotor

Salah satu konten kreator membuat simulasi tarif jalan berbayar yang bisa diterapkan Dedi Mulyadi jika pajak kendaraan bermotor (PKB) dihapus, berapa tarifnya?
Prakiraan BMKG Soal Cuaca Jakarta Hari Ini: Mayoritas Berawan, Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan Ringan

Prakiraan BMKG Soal Cuaca Jakarta Hari Ini: Mayoritas Berawan, Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan Ringan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Kamis (14/5). 
Berani Protes Keputusan Juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Siswi SMAN 1 Pontianak Dipuji Melanie Subono: Smart Is Cantik

Berani Protes Keputusan Juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Siswi SMAN 1 Pontianak Dipuji Melanie Subono: Smart Is Cantik

Melanie Subono memuji siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra (Ocha) berani melawan dewan juri final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
KDM Bocorkan Alasan Perubahan Pajak Kendaraan Motor menjadi Jalan Berbayar, Gubernur Jawa Barat Pastikan Bermanfaat untuk Warga

KDM Bocorkan Alasan Perubahan Pajak Kendaraan Motor menjadi Jalan Berbayar, Gubernur Jawa Barat Pastikan Bermanfaat untuk Warga

Baru-baru ini Dedi Mulyadi menyampaikan rencana adanya perubahan aturan pajak kendaraan bermotor menjadi jalan berbayar. Ternyata ini alasannya
Trend Terpopuler: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Curhat di Media Sosial, hingga Kiai Ashar Panggil Dua Wanita Satu Malam

Trend Terpopuler: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Curhat di Media Sosial, hingga Kiai Ashar Panggil Dua Wanita Satu Malam

Curhatan MC Lomba Cerdas Cermat MPR, Shindy Lutfiana jadi perhatian netizen. Korban pencabulan oknum kiai sebut Ashari panggil dua wanita dalam satu malam.

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT