News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wanita Haid Tetap Bisa Raih Pahala Besar di Ramadhan, Ini Amalan Istimewa Menurut Buya Yahya

Wanita haid tak perlu khawatir, tetap bisa meraih pahala besar meski tak puasa di bulan Ramadhan, ini amalan-amalan yang bisa dilakukan kata Buya Yahya.
Rabu, 18 Februari 2026 - 19:42 WIB
Ilustrasi wanita muslimah
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Ramadhan selalu disambut dengan rasa rindu oleh umat Muslim. 

Bulan yang penuh keberkahan ini identik dengan puasa, tarawih, tadarus, dan berbagai ibadah lainnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, ada sebagian wanita yang terkadang diliputi kegelisahan ketika memasuki Ramadhan, terutama saat bertepatan dengan masa haid. 

Perasaan sedih, kecewa, bahkan takut kehilangan pahala sering muncul, apalagi ketika malam-malam istimewa mulai tiba.

Padahal, dalam pandangan Islam, haid adalah ketetapan Allah yang tidak bisa dihindari. Ia bukan kesalahan, bukan pula penghalang untuk tetap mendekatkan diri kepada-Nya. 

Para ulama pun menegaskan bahwa wanita haid tetap memiliki peluang besar untuk meraih kemuliaan Ramadhan, selama hatinya dipenuhi niat dan kerinduan beribadah.

Ilustrasi Ramadhan
Ilustrasi Ramadhan
Sumber :
  • Pexels/Thirdman

Salah satu penjelasan datang dari Buya Yahya. Dalam ceramahnya, beliau mengingatkan bahwa kondisi haid tidak seharusnya membuat seorang wanita merasa terputus dari limpahan pahala Ramadhan.

"Haid tidak bisa ditunda, yang bisa dihadirkan adalah niat dan semangat," ujar Buya Yahya, dilansir dari kanal YouTube Al-Bahjah TV.

Kalimat singkat ini membawa pesan mendalam. Haid adalah sunnatullah, sesuatu yang berjalan sesuai ketentuan-Nya. 

Yang menjadi pembeda bukanlah keadaan fisik, melainkan bagaimana hati tetap hidup dalam ketaatan.

Jangan Bersedih saat Malam-Malam Istimewa

Menjelang sepuluh hari terakhir Ramadhan, suasana ibadah biasanya semakin terasa. 
Banyak orang bersemangat mengejar Malam Lailatul Qadar. 

Di momen inilah, sebagian wanita merasa gundah bila sedang haid.

Buya Yahya mengajak para wanita untuk tidak larut dalam kesedihan.

"Wahai wanita yang haid, biar pun nanti malam 10 akhir Ramadhan mungkin ada yang haid, sedih, gelisah, karena orang pada menyambut Lailatul Qadar, tapi tidak bisa, tidak usah bersedih," kata Buya Yahya.

Beliau menegaskan bahwa keutamaan Ramadhan tidak eksklusif hanya bagi mereka yang sedang suci. Rahmat dan ampunan Allah tetap terbuka luas.

"Sebab, kemuliaan Ramadhan tidak hanya untuk orang yang suci. Pengampunan Allah tidak hanya untuk orang yang suci. Lailatul Qadar juga bukan hanya untuk orang yang tidak suci," lanjutnya.

Pesan ini menanamkan harapan bahwa tidak ada alasan untuk merasa tersisih dari keberkahan Ramadhan.

Pahala Puasa Tetap Ada, Hanya Berpindah Waktu

Salah satu hal yang sering dikhawatirkan wanita haid adalah tidak bisa berpuasa. 
Buya Yahya menjelaskan bahwa kewajiban puasa memang ditunda, tetapi nilai pahalanya tidak hilang.

"Pahala puasa Ramadhan bukan hanya untuk orang yang suci. Hanya bedanya pindah waktu untuk puasa. Asalkan nanti dibayar hutangnya, maka kerinduan Anda di bulan Ramadhan ini sudah mendapatkan kemuliaan bulan Ramadhan dan puasa Ramadhan," tutur Buya Yahya.

Artinya, wanita haid tetap terikat dengan ibadah puasa, hanya saja pelaksanaannya dilakukan di hari lain. 

Selama ada niat yang tulus dan tanggung jawab untuk mengqadha, insyaAllah pahala tetap mengalir.

Allah Menilai Kerinduan dalam Hati

Buya Yahya juga mengingatkan bahwa yang paling penting adalah kejujuran hati. Allah Maha Mengetahui isi batin hamba-Nya.

"Cuman, harus tampak di hadapan Allah. Allah Maha Tahu hati Anda. Anda rindu betul atau tidak. Jadi ada kerinduan. Tanda kerinduannya paham makna kedekatan dengan Allah," kata Buya Yahya.

Kerinduan inilah yang menjadi ruh ibadah. Bukan sekadar rutinitas, melainkan dorongan batin untuk tetap terhubung dengan Allah dalam segala keadaan.

Menghidupkan Malam Tanpa Shalat

Meski tidak dapat melaksanakan shalat, wanita haid tetap bisa menghidupkan malam Ramadhan dengan cara lain. 

Buya Yahya menekankan bahwa bangun malam tidak selalu identik dengan tahajud.

"Orang yang bangun malam bukan hanya untuk tahajud. Berdzikir pun juga bagian dari bangun malam," ujarnya.

Seorang wanita yang benar-benar merindukan kemuliaan Ramadhan akan tetap berusaha terjaga di malam hari.

"Kalau Anda wanita haid rindu kemuliaan. Yang biasanya tahajud, maka Anda pun tidak akan meninggalkan malam itu. Pasti Anda bangun, cuma bedanya Anda tidak shalat," tambahnya.

Dzikir, doa, dan sholawat menjadi pengganti yang penuh makna.

Tetap Berperan saat Sahur

Ramadhan bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga kebersamaan dalam keluarga. 

Wanita haid tetap dapat mengambil bagian, misalnya dengan menyiapkan sahur.

"Anda bisa melayani suami Anda dengan menyiapkan makan, minum, dan seterusnya. Anda berdzikir," kata Buya Yahya.

Aktivitas sederhana ini, bila diniatkan karena Allah, memiliki nilai ibadah yang besar.

Dzikir dari Rumah, Pahala Tetap Melimpah

Ketika orang lain melaksanakan tarawih atau i’tikaf di masjid, wanita haid tidak perlu merasa kehilangan kesempatan beribadah. Rumah pun bisa menjadi tempat mendulang pahala.

"Anda di malam Ramadhan, bisa saja menghidupkan Ramadhan dengan ibadah. Orang tarawih, Anda berdzikir. Orang i'tikaf, Anda berdzikir di rumah," ujar Buya Yahya.

Bahkan, beliau menyebut kemungkinan pahala yang sangat besar.

"Itu yang bisa membuat Anda mengalahkan mereka-mereka yang pergi ke masjid. Jadi jangan berkecil hati," tambahnya.

Ini menunjukkan bahwa kualitas ibadah tidak semata ditentukan oleh tempat, tetapi oleh keikhlasan dan kesungguhan.

Siang Hari Pun Tetap Bernilai Ibadah

Di siang hari, saat wanita haid tidak membaca Al-Quran, pintu amal masih terbuka luas. Dzikir dan sholawat menjadi amalan utama.

"Termasuk di siang harinya. Tidak bisa membaca Al-Quran, tapi Anda bisa membaca dzikir-dzikir yang lainnya sepuasnya. Ini tanda ada kerinduan di hati. Meskipun tidak melakukan shalat, puasa, tarawih, tapi Anda mendapatkan pahalanya," tutup Buya Yahya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penjelasan ini menjadi pengingat bahwa Ramadhan tetap penuh peluang kebaikan bagi siapa saja. 

Haid bukan penghalang untuk meraih pahala, selama hati tetap hidup, lisan tetap berdzikir, dan niat tetap lurus karena Allah. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jatah Preman Kurang, Pelaku Keroyok Pemangku Hajat di Purwakarta hingga Tewas, Polisi: Untuk Keamanan dan Beli Miras

Jatah Preman Kurang, Pelaku Keroyok Pemangku Hajat di Purwakarta hingga Tewas, Polisi: Untuk Keamanan dan Beli Miras

Pria pemangku hajat di Purwakarta, Jawa Barat tewas akibat dikeroyok oleh sejumlah pelaku yang diduga preman kampung. Kini Polisi telah mengidentifikasi pelaku
Punya Modal Bagus, Thalita Ramadhani Lebih Percaya Diri Jelang Debut di Kejuaraan Asia 2026

Punya Modal Bagus, Thalita Ramadhani Lebih Percaya Diri Jelang Debut di Kejuaraan Asia 2026

Tunggal putri Indonesia, Thalita Ramadhani Wiryawan lebih percaya diri jelang debut di Kejuaraan Asia 2026
Pakar Ingatkan DPR Jangan Hanya Kejar Kecepatan Rampas Aset, Utamakan Kualitas Penanganan Perkara

Pakar Ingatkan DPR Jangan Hanya Kejar Kecepatan Rampas Aset, Utamakan Kualitas Penanganan Perkara

Pakar Hukum dari Untar mengingatkan agar DPR tidak hanya terpaku pada percepatan penanganan perkara dalam merumuskan aturan. Ia menekankan pentingnya kehati-hatian.
Bahas RUU Perampasan Aset di Komisi III DPR, Pakar Usul Bentuk Lembaga Khusus Kelola Aset

Bahas RUU Perampasan Aset di Komisi III DPR, Pakar Usul Bentuk Lembaga Khusus Kelola Aset

Komisi III DPR RI menggelar rapat dengsr pendapat umum (RDPU) bersama para pakar hukum untuk membahas perihal Rancangan Undang-undang (RUU) Perampasan Aset.
Cerita Pemain Suriname Disisihkan Klub Setelah Skandal Paspor di Belanda, Tidak Boleh Pakai Jersey Tim Sama Sekali

Cerita Pemain Suriname Disisihkan Klub Setelah Skandal Paspor di Belanda, Tidak Boleh Pakai Jersey Tim Sama Sekali

Memiliki kewarganegaraan tunggal di negara barunya membuat para pemain naturalisasi ini melepas paspor Belanda.
Sahabat Megawati Hangestri Berpeluang Kembali ke V-League, Segini Gaji Fantastis yang Akan Didapat

Sahabat Megawati Hangestri Berpeluang Kembali ke V-League, Segini Gaji Fantastis yang Akan Didapat

Vanja Bukilic, sahabat Megawati Hangestri, ikut dalam draft pemain asing V-League 2026 di Praha, dengan peluang mendapatkan gaji hingga ratusan ribu dolar.

Trending

Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Dedi Mulyadi umumkan 3 program besar di Jawa Barat, dari gentengisasi, renovasi puluhan ribu rumah hingga apartemen subsidi yang menguntungkan UMKM dan MBR.
Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Pernyataan Feri Amsari yang menuding Presiden Prabowo Subianto membohongi publik soal swasembada pangan menuai kritik keras. 
Jadwal Final Four Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Solo, Ada Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Solo, Ada Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal final four Proliga 2026 pekan ini, di mana ada sejumlah big match termasuk Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska dan LavAni vs Jakarta Bhayangkara Presisi di seri Solo.
Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Berbagai upaya ditempuh para orang tua siswa dan komite sekolah dalam memperjuangkan nasib pendidikan ratusan siswa SMK IDN Bogor. Apa saja ini rangkumannya..
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN mengungkapkan alasan dibalik kekalahan telak atas Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia di final four Proliga 2026 Seri Surabaya.
Top Skor Final Four Proliga 2026 Putri: Irina Voronkova Terlalu Hebat, Megawati Hangestri Bukan Satu-satunya Pemain Lokal di 10 Besar

Top Skor Final Four Proliga 2026 Putri: Irina Voronkova Terlalu Hebat, Megawati Hangestri Bukan Satu-satunya Pemain Lokal di 10 Besar

Top skor final four Proliga 2026, di mana para pemain Jakarta Pertamina Enduro mendominasi termasuk Irina Voronkova menjadi pemain tersubur dan Megawati Hangestri menyusul.
Bung Ropan Desak PSSI Segera Bertindak, Mau Tak Mau Timnas Indonesia Harus Rekrut Pemain Ini ke Skuad John Herdman

Bung Ropan Desak PSSI Segera Bertindak, Mau Tak Mau Timnas Indonesia Harus Rekrut Pemain Ini ke Skuad John Herdman

Bung Ropan mendesak agar PSSI mencari pemain baru untuk mengisi posisi ini di Timnas Indonesia. Siapa kira-kira yang harus direkrut ke Skuad John Herdman nanti?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT