Teks Khutbah Jumat 27 Februari 2026 Singkat: Bukan Berarti Tidak Ada Maksiat di Bulan Ramadhan
- Pexels/Mohamad Tamer
Namun demikian, mengapa kemaksiatan masih saja terjadi di bulan Ramadhan?
Abul ‘Abbas Al-Qurthubi rahimahullah menjelaskan bahwa setan dibelenggu bagi orang yang menjalankan puasa dengan benar, memperhatikan syarat dan adabnya. Adapun yang tidak menjaga puasanya dengan baik, maka setan tidak sepenuhnya terhalang darinya.
Selain itu, kemaksiatan bisa terjadi karena dorongan hawa nafsu, kebiasaan buruk, dan godaan dari setan manusia. Bisa pula yang dibelenggu adalah sebagian besar setan atau pemimpinnya saja, bukan seluruhnya. Intinya, keburukan tetap ada namun jumlahnya jauh berkurang dibanding bulan lainnya. (Al-Mufhim lima Asykala min Takhlis Kitab Muslim, 3:136; dinukil dari Fatwa Al-Islam Sual wa Jawab no. 221162).
Karena itu, jika maksiat masih mungkin terjadi di bulan Ramadhan, maka kita dituntut untuk lebih bersabar. Bahkan sebagian ulama menyatakan bahwa sabar meninggalkan maksiat lebih berat dibanding sabar dalam menjalankan ketaatan maupun menghadapi musibah.
Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan bahwa kesabaran meninggalkan maksiat lahir dari berbagai sebab, di antaranya:
- Mengetahui keburukan dan kehinaan maksiat.
- Rasa malu kepada Allah.
- Menjaga nikmat Allah, terutama nikmat iman, karena dosa dapat mencabutnya.
- Takut kepada murka Allah, sebagaimana firman-Nya:
إِنَّمَا يَخْشَى اللهُ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاء
“Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya hanyalah ulama (orang yang berilmu).” (QS. Fathir: 28)
- Cinta kepada Allah.
- Menjaga kehormatan dan kemuliaan diri.
- Mengetahui dampak buruk dosa terhadap hati dan kehidupan.
- Mengingat dekatnya kematian.
- Tidak berlebihan dalam makan, minum, pakaian, tidur, dan pergaulan.
- Kuatnya iman yang tertanam dalam hati, karena semakin kuat iman seseorang, semakin kuat pula kesabarannya.
Semoga Allah menjaga kita dari berbagai bentuk maksiat di bulan Ramadhan dan menjadikan kita istiqamah dalam ketaatan.
Khutbah Kedua
Wahai kaum muslimin, bertakwalah kepada Allah Ta’ala. Jauhilah segala bentuk perbuatan keji, baik yang tampak maupun tersembunyi. Jagalah ketaatan, shalat Jumat dan jamaah.
Ketahuilah bahwa Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi. Maka bershalawatlah dan ucapkan salam kepadanya.
Load more