Ternyata ini Alasan Orang Rajin Ibadah tapi Berperilaku Buruk, Kata Pendakwah Indonesia ini Jangan Keliru
- Unsplash/Rumman Amin
Jakarta, tvOnenews.com- Terkadang kita merasa heran dengan seseorang yang rajin ibadah tetapi berperilaku buruk. Hal ini menuai pertanyaan besar, kok bisa?.
- Pixabay/StockSnap
Padahal kita melihat atau tahu orang tersebut menuaikan shalat lima waktu. Begini penjelasan Pendakwah Indonesia, ustaz Adi Hidayat.
Dalam ceramahnya, Ustaz Adi Hidayat dalam ceramahnya yang diunggah ulang di Media Sosial (Medsos) TikTok akun hambaallah, dikutip Kamis (26/3).
Menurutnya itu umum terjadi. Namun sudah seharusnya rajin ibadah seharusnya hasil atau perilaku juga ikut baik.
Dengan begitu, Ustaz Adi disapa UAH itu menegaskan istimewanya ayat Allah SWT, jika dibaca saja bahkan hanya satu ayat saja mampu merubah seseorang.
"Anda bayangkan begitu dahsyatnya Alquran, merubah orang paling kasar menjadi orang paling lembut," katanya.
"Lalu bisa merubah orang paling pelit jadi orang paling dermawan, merubah seorang pembunuh menjadi seorang pahlawan, merubah seorang pemabuk menjadi seorang ilmuwan, jadi kalau orang membaca alquran dengan baik pasti satu dia jadi orang baik," jelas Ustaz Adi Hidayat.
"Apabila ada orang yang membaca Alquran, lalu kemudian dia tidak menjadi baik. Maka coba di kroscek cara bacanya itu benar nggak?," tanya Ustaz Adi.
Dengan begitu, alasan rajin ibadah tidak berperilaku buruk, berarti ada yang salah dengan ibadahnya.
Sebagaimana dijelaskan kebaikan dan keistimewaan mengaji atau membaca Al-Qur'an dapat dipelajari dengan baik, yaitu sesuai sanadnya.
Menurutnya, sanad yang jadi contoh bisa dipelajari ialah Kitabnya Imam Nawawi yang attibian fi adab hamalatil Quran.
"Makanya penting belajar Alquran itu dengan sanad bukan hanya sanad bacaannya. Tapi sanad amalannya," paparnya
- Unsplash/Rumman Amin
Imam nawawi itu sampai bikin kitab namanya attibian fi adab hamalatil Quran. Supaya mengajarkan kepada kita bagaimana cara belajar Quran yang benar.
Bahkan itu cara memegangnya itu diatur hadap kiblatnya doa sebelum bacanya karena itu pantas ketika membaca Alquran walaupun satu ayat," ucap Ustaz Adi Hidayat Menjelaskan."
Keutamaan membaca (mengaji) Al-Qur'an ialah kewajiban umat muslim. Allah Subhaanahu wa Taala berfirman:
اِنَّ الَّذِيْنَ يَتْلُوْنَ كِتٰبَ اللّٰهِ وَاَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَاَنْفَقُوْا مِمَّا رَزَقْنٰهُمْ سِرًّا وَّعَلَانِيَةً يَّرْجُوْنَ تِجَارَةً لَّنْ تَبُوْرَۙ ٢٩
“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS. Faathir: 29-30).
"Itu bisa merubah dirinya menjadi pribadi yang lebih baik," pesan Pendakwah Indonesia itu. (klw)
Load more