GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teks Khutbah Jumat 27 Maret 2026 Singkat: Jangan Kendor usai Ramadhan, Syawal Bulan Peningkatan

Berikut teks khutbah Jumat 27 Maret 2026 singkat dengan judul "Jangan Kendor usai Ramadhan, Syawal Bulan Peningkatan".
Kamis, 26 Maret 2026 - 15:27 WIB
Ilustrasi masjid di atas awan
Sumber :
  • freepik.com

tvOnenews.com - Setelah sebulan penuh ditempa dalam suasana ibadah di bulan Ramadhan, umat Islam kini memasuki bulan Syawal dengan harapan membawa semangat kebaikan yang terus menyala. 

Namun, tidak sedikit yang justru mengalami penurunan dalam kualitas ibadah setelah Ramadhan berlalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Khutbah Jumat 27 Maret 2026 ini mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi amal dan menjadikan Syawal sebagai titik awal peningkatan ketakwaan, bukan justru kemunduran.

Berikut teks khutbah Jumat: Jangan Kendor usai Ramadhan, Syawal Bulan Peningkatan, dilansir dari laduni.id.

Khutbah I 

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي امْتَنَّ عَلَى الْعِبَادِ بِأَنْ يَجْعَلَ فِي كُلِّ زَمَانِ فَتْرَةٍ مِنَ الرُّسُلِ بَقَايَا مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ، يَدْعُونَ مَنْ ضَلَّ إِلَى الْهُدَى، وَيَصْبِرُونَ مِنْهُمْ عَلَى الأَذَى، وَيُحْيُونَ بِكِتَابِ اللَّهِ أَهْلَ الْعَمَى، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ، شَهَادَةَ مَنْ هُوَ خَيْرٌ مَّقَامًا وَأَحْسَنُ نَدِيًّا. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْمُتَّصِفُ بِالْمَكَارِمِ كِبَارًا وَصَبِيًّا. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَانَ صَادِقَ الْوَعْدِ وَكَانَ رَسُوْلاً نَبِيًّا، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ الَّذِيْنَ يُحْسِنُوْنَ إِسْلاَمَهُمْ وَلَمْ يَفْعَلُوْا شَيْئًا فَرِيًّا، أَمَّا بَعْدُ،

فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ، اُوْصِيْنِيْ نَفْسِىي وَإِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْن. قَالَ اللهُ تَعَالَى: أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ . وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلاً مّمّن دَعَآ إِلَى اللّهِ وَعَمِلَ صَالِحاً وَقَالَ إِنّنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah

Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kita nikmat iman dan Islam. Nikmat terbesar yang Allah karuniakan kepada hamba-Nya. 

Semoga kita selalu berada dalam keadaan Iman dan Islam hingga akhir hayat kita. Shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, yang menjadi panutan kita dan tiap sunnahnya selalu kita teladani.

Mengawali khutbah Jumat ini, marilah kita tingkatkan ketakwaan kita dengan menjalankan hal-hal yang menyebabkan kita mendapatkan pahala, yang mengantarkan keselamatan di dunia maupun selamat di akhirat, dan selain itu, marilah kita menghindari dan menjauhi hal-hal yang menyebabkan kita mendapatkan dosa, yang mengantarkan kepada kesengsaraan di dunia maupun di akhirat.

Syawal: Bukan Akhir, Tapi Awal Peningkatan Ibadah

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah

Bulan suci Ramadhan telah pergi meninggalkan umat Islam, saatnya kini umat Islam memasuki bulan Syawal. Pada saat bulan Ramadhan, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah kepada Allah SWT dari mulai ibadah yang wajib sampai ibadah sunah. 

Namun hal itu bukan harus berhenti saat Ramadhan telah pergi. Justru harus ditingkatkan lagi pada bulan Syawal ini agar amalan ibadah yang dikerjakan pada bulan Ramadhan lalu menjadikan umat Islam sebagai pribadi yang lebih meningkat takwanya, sempurna imannya, dan memiliki tingkat kesalehan individu maupun kesalehan sosial lebih baik.

Namun setelah bulan Ramadhan banyak orang Islam yang terlena dan lalai dalam semangat ibadahnya. Al-Quran menerangkan bahwa manusia adalah makhluk yang “inkonsisten”. Allah SWT telah mengilhamkan kepada manusia itu sifat fujur dan taqwa. Sebagaimana dalam QS. As-Syams ayat 8:

فَاَلْهَمَهَا فُجُوْرَهَا وَتَقْوٰىهَاۖ

Artinya: “lalu Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya,” (QS. As Syam: 8)

Berdasarkan ayat ini, sifat yang melekat pada manusia ada dua macam yaitu sifat baik dan sifat buruk. Pada diri manusia terdapat potensi keduanya, dan manusialah yang menentukan arah hidupnya.

Bahaya Lalai dan Ghoflah dalam Kehidupan

Dalam ayat lain terkait dengan kelalaian manusia dijelaskan dalam surat Al Anbiya:

اِقْتَرَبَ لِلنَّاسِ حِسَابُهُمْ وَهُمْ فِيْ غَفْلَةٍ مُّعْرِضُوْنَ ۚ

Artinya: “Telah makin dekat kepada manusia perhitungan (amal) mereka, sedangkan mereka dalam keadaan lengah lagi berpaling (darinya)” (QS. Al Anbiya: 1).

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah

Dalam Al-Quran, kelalaian ini sering disebut dengan ghoflah, yaitu penyakit berbahaya yang dapat merusak semangat ibadah dan menghancurkan kebaikan. Ia tumbuh dari kebodohan dan dapat berujung pada buruknya akhir kehidupan (su’ul khatimah).

Ramadhan sejatinya adalah momen “karantina ruhani” untuk melatih diri menjadi pribadi yang lebih bertakwa. Namun hasil dari proses tersebut berbeda-beda, tergantung kesungguhan masing-masing individu. Oleh karena itu, setelah Ramadhan berakhir, setiap Muslim hendaknya menjaga hasil tersebut agar tidak hilang begitu saja.

Menjaga Istiqamah Setelah Ramadhan

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah

Idul Fitri merupakan titik awal kembali kepada kesucian. Setelah dibersihkan dari dosa, sudah sepatutnya kita menjaga kondisi tersebut hingga bertemu Ramadhan berikutnya. Nabi pernah mengingatkan:

“Ya Abdullah, janganlah engkau seperti si fulan, dahulu ia shalat malam lalu ia tidak mengerjakannya lagi.”

Dalam Islam, tidak ada istilah berhenti beribadah. Allah SWT berfirman:

فَاِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْۙ

Artinya: “Apabila engkau telah selesai (dengan suatu kebajikan), teruslah bekerja keras (untuk kebajikan yang lain)” (Qs. Al Insyirah: 7)

Ada dua hal penting dalam menjaga keistiqamahan:

Pertama, menjaga lisan.

Lisan adalah cerminan utama istiqamah seseorang. Dalam hadis riwayat At-Tirmidzi disebutkan:

“Jika waktu pagi tiba seluruh anggota badan menyatakan ketundukannya terhadap lisan dengan mengatakan, ‘Bertakwalah kepada Allah terkait dengan kami karena kami hanyalah mengikutimu. Jika engkau baik maka kami akan baik. Sebaliknya jika kamu melenceng maka kami pun akan ikut melenceng.’”

Kedua, menjaga hati dan anggota tubuh dari maksiat.

Jika hati lurus, maka seluruh anggota tubuh akan mengikuti. Sebagaimana di bulan Ramadhan kita mampu menahan yang halal, maka meninggalkan yang haram seharusnya lebih mampu kita lakukan.

Tetap Istiqamah Meski Ramadhan Telah Berlalu

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah

Menjaga istiqamah setelah Ramadhan memang tidak mudah. Tidak ada lagi suasana yang sama seperti Ramadhan, di mana setan dibelenggu dan pintu surga dibuka lebar. Namun, semangat ibadah tidak boleh padam.

Jika pun terjadi penurunan, jangan sampai meninggalkan amal sepenuhnya. Yang terpenting adalah menjaga kesinambungan amal, walaupun sedikit, tetapi konsisten.

Demikian khutbah Jumat pada hari ini, semoga kita dapat mengambil pelajaran dan terus meningkatkan kualitas ibadah kita di bulan Syawal dan seterusnya.

بَارَكَ الله لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هذا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

Khutbah II

اَلْحَمْدُ للهِ وَكَفَى، وَأُصَلِّيْ وَأُسَلِّمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْمُصْطَفَى، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَهْلِ الْوَفَا. أَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ عَظِيْمٍ، أَمَرَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَالسَّلَامِ عَلَى نَبِيِّهِ الْكَرِيْمِ فَقَالَ: إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا، اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ، فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ والْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، اللهم ادْفَعْ عَنَّا الْبَلَاءَ وَالْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالْبَغْيَ وَالسُّيُوْفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، مِنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَمِنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ عِبَادَ اللهِ، إنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى ويَنْهَى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

(gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Inter Milan Dengar Barcelona Berniat Tebus Alessandro Bastoni Seharga Rp1 Triliun di Bursa Transfer Musim Panas

Reaksi Inter Milan Dengar Barcelona Berniat Tebus Alessandro Bastoni Seharga Rp1 Triliun di Bursa Transfer Musim Panas

Bek tengah Inter Milan, Alessandro Bastoni, kabarnya masuk dalam radar Barcelona jelang bursa transfer musim panas. Nilai penawarannya bisa mencapai lebih dari Rp1 triliun alias 60 juta euro.
KPK Sebut Pengalihan Tahanan Rumah Terhadap Yaqut Tidak Dilakukan Sembunyi-sembunyi

KPK Sebut Pengalihan Tahanan Rumah Terhadap Yaqut Tidak Dilakukan Sembunyi-sembunyi

KPK menyebut tidak mendapatkan intervensi dari pihak-pihak lain untuk mengabulkan permohonan tahanan rumah terhadap Yaqut Cholil Qoumas, serta tidak dilakukan secara sembunyi-sembunyi.
‎Pelatih Bulgaria Bandingkan Perbedaan Timnas Indonesia Era Ivan Kolev dengan John Herdman: Mereka Kini Banyak Pemain Naturalisasi

‎Pelatih Bulgaria Bandingkan Perbedaan Timnas Indonesia Era Ivan Kolev dengan John Herdman: Mereka Kini Banyak Pemain Naturalisasi

‎Bulgaria dijadwalkan tampil menjadi salah satu kontestan di FIFA Series 2026. Terdapat tim tim lainnya yang turut mengikuti ajang tersebut, yakni St. Kitts dan Nevis, Kepulauan Solomon, serta tuan rumah Timnas Indonesia.
Media Vietnam Sindir Kasus Dean James, Disamakan dengan Skandal Naturalisasi Malaysia

Media Vietnam Sindir Kasus Dean James, Disamakan dengan Skandal Naturalisasi Malaysia

Media Vietnam menyoroti polemik izin kerja Dean James di Belanda jelang FIFA Series 2026, bahkan menyamakan kasus tersebut dengan skandal naturalisasi Malaysia.
Pemilik Gresini Marah Besar Mendengar Rumor Fermin Aldeguer akan Gabung ke Tim Milik Valentino Rossi Musim Depan

Pemilik Gresini Marah Besar Mendengar Rumor Fermin Aldeguer akan Gabung ke Tim Milik Valentino Rossi Musim Depan

Beberapa waktu lalu, bursa transfer pembalap untuk MotoGP 2027 kembali memanas setelah rookie of the Year, Fermin Aldeguer dikabarkan akan meninggalkan Gresini.
Fakta Baru Penemuan Mayat Pria di Lahan Cikeas, Polisi Ungkap Situasi ketika Korban Ditemukan

Fakta Baru Penemuan Mayat Pria di Lahan Cikeas, Polisi Ungkap Situasi ketika Korban Ditemukan

Polisi mengungkapkan fakta baru soal penemuan mayat pria di sebuah lahan di Cikeas, bernama Alfin Maksalmina Windian. Terungkap kondisi korban saat ditemukan.

Trending

John Herdman Tegaskan Identitas Baru Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

John Herdman Tegaskan Identitas Baru Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

John Herdman tegaskan identitas baru Timnas Indonesia jelang laga FIFA Series 2026.
Sadar Tak Ada Megawati Hangestri, Media Korea Soroti Kehebatan “Megatron” di Draft Pemain Asing V-League

Sadar Tak Ada Megawati Hangestri, Media Korea Soroti Kehebatan “Megatron” di Draft Pemain Asing V-League

Media Korea menyoroti draft pemain asing V-League terbaru setelah Megawati Hangestri dipastikan absen, meninggalkan kekosongan di posisi penyerang utama tim.
John Herdman Bawa Balik Pemain Rp3,4 Miliar Ini ke Timnas Indonesia untuk Gantikan Dean James di FIFA Series 2026

John Herdman Bawa Balik Pemain Rp3,4 Miliar Ini ke Timnas Indonesia untuk Gantikan Dean James di FIFA Series 2026

Dua hari sebelum laga melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, John Herdman mendadak mencoret Dean James dari Timnas Indonesia. Siapa penggantinya?
Kabarnya Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia, Tim Geypens Terima Kabar Buruk dari Belanda

Kabarnya Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia, Tim Geypens Terima Kabar Buruk dari Belanda

Tim Geypens kabarnya dipanggil John Herdman untuk memperkuat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Namun, ada kabar buruk yang menantinya di Belanda.
Satu Pemain Resmi Dicoret, Begini Prediksi Line-up Ideal Timnas Indonesia di Debut John Herdman

Satu Pemain Resmi Dicoret, Begini Prediksi Line-up Ideal Timnas Indonesia di Debut John Herdman

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah memutuskan untuk mencoret salah satu pemain jelang FIFA Series 2026. Dean James tidak dapat dibawa dengan alasan sakit.
Dibanding STY dan Patrick Kluivert, Pundit Bola Puji John Herdman Setinggi Langit, Debut di GBK Sangat Dinanti

Dibanding STY dan Patrick Kluivert, Pundit Bola Puji John Herdman Setinggi Langit, Debut di GBK Sangat Dinanti

Pundit sepak bola ini puji John Herdman setinggi langit, bandingkan dengan STY dan Patrick Kluivert: Debut sang pelatih baru di GBK sangat dinanti!
Media Belanda Bongkar Alasan Sebenarnya Dean James Tak Jadi Gabung Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Media Belanda Bongkar Alasan Sebenarnya Dean James Tak Jadi Gabung Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Dean James dikonfirmasi batal memperkuat Timnas Indonesia untuk melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026. Media Belanda ini pun bongkar alasannya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT