Di Waktu Shalat, Mulai Kerjakan 2 Amalan Dahsyat agar Orang Tua Selamat dari Siksa Kubur Saran Buya Yahya
- Pexels/Alena Darmel
Amalan Anak agar Orang Tua Selamat dari Siksa Kubur
- Pixabay
Ia mencontohkan anak yang tidak melupakan orang tuanya. Saat khatam Al-Quran, mendapat rezeki, sedekah, hingga beramal lainnya dapat menyertakan nama orang tua.
Bagi Buya Yahya, setidaknya ada dua amalan dahsyat dari anak untuk orang tuanya. Pertama, rutin melakukan sedekah dengan membawa atau mewakili orang tua yang sudah meninggal dunia.
"Coba begini doanya saat sedekah, 'Ya Allah, aku menginfakkan Rp100 ribu ke masjid ini. Ya Allah, supaya pahala baik juga ditunjukan untuk orang tuaku'. Dari sini, dia (anak) dapat, orang tua juga dapat, bahkan ditambah menyambut hati berbakti kepada orang tua," bebernya.
Amalan kedua, kata Buya Yahya, tentu mengerjakan shalat Tahajud. Melalui ibadah sunnah malam ini, sangat dahsyat menyelamatkan orang tua dari siksa kubur.
Pengaruh yang satu ini lantaran Tahajud sebagai bagian dari ibadah Qiyamul Lain. Sepertiga malam menjadi waktu terbaik hajat dikabulkan lantaran Allah SWT turun ke langit dunia.
Anak yang berdoa untuk orang tuanya di waktu shalat Tahajud bisa membawa keberkahan dan ampunan untuk orang tua yang sudah meninggal dunia.
"Amal baik kita termasuk pernahh mengerjakan Tahajud di tengah malam sambil berdoa, 'Ya Allah, aku bisa Tahajud karena didikan orang tuaku, ibundaku yang mendidik aku dari kecil. Ya Allah, aku memohon pahala dari Tahajud aku sampaikan juga kepada orang tua aku, dan berkat Tahajud aku, ampuni orang tuaku'," ucapnya.
Merujuk dari salah satu hadis riwayat, anak berbakti melibatkan orang tua yang sudah meninggal dunia dalam setiap amalan dan doanya, Rasulullah SAW bersabda:
نَعَمِ الصَّلاَةُ عَلَيْهِمَا وَالاِسْتِغْفَارُ لَهُمَا وَإِنْفَاذُ عَهْدِهِمَا مِنْ بَعْدِهِمَا وَصِلَةُ الرَّحِمِ الَّتِى لاَ تُوصَلُ إِلاَّ بِهِمَا وَإِكْرَامُ صَدِيقِهِمَا
Load more