News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sedang Ramai Kabar Sertifikat Mualaf dr Richard Lee Dicabut, Apakah secara Umum tetap Beragama Islam? Ini Jawaban Ulama

Isu sertifikat mualaf Richard Lee dicabut lagi jadi perbincangan, apakah status keislamannya juga gugur atau hilang? hal ini akan dijawab ulama atau pendakwah ini.
Senin, 4 Mei 2026 - 14:43 WIB
Sedang Ramai Kabar Sertifikat Mualaf dr Richard Lee Dicabut, Apakah secara Umum tetap Beragama Islam? Ini Jawaban Ulama
Sumber :
  • Tanngkapan layar Youtube reyben entertainment

Jakarta,tvOnenews.com- Kabar sertifikat mualaf dr. Richard Lee dicabut ramai dipemberitaan. Dokter yang menjual skincare ini, juga dikenal sebagai Selebgram.

Status dokter Richard Lee yang sebagai mualaf dipertanyakan publik, apakah sertifikat mualaf dicabut, statusnya masuk agama islam batal atau tidak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Koh Hanny yang mencabut sertifikat mualaf dokter Richard, menjelaskan alasannya. Hal ini menjadi sikap prerogatifnya sebagai saksi dan yayasan yang mengeluarkan sertifikat tersebut.

Tindakan tersebut itu diambil setelah adanya status agama atau keyakinan Richard Lee di kartu tanda kependudukan (KTP) belum berubah.

"saya lihat soal ribut mualaf, dan pengacaranya terus bilang kita ada bukti, kalau richard masuk islam pada 5 ramadhan 2025," katanya dikutip dari Youtube Reybenentertaiment yang kini viral dimedsos, Senin (4/5).

Sedang Ramai Kabar Sertifikat Mualaf dr Richard Lee Dicabut, Apakah secara Umum tetap Beragama Islam? Ini Jawaban Ulama
Sedang Ramai Kabar Sertifikat Mualaf dr Richard Lee Dicabut, Apakah secara Umum tetap Beragama Islam? Ini Jawaban Ulama
Sumber :
  • Tanngkapan layar Youtube reyben entertainment

"Berarti kan itu sertifikat yang akan digunakan, sertifikat itu bukti administrasi yang digunakan wajib dan disegerakan untuk merubah agama di ktp," sambung Koh Hanny.

Padahal tujuan dari surat atau sertifikat mualaf dikeluarkan olehnya, menjadi landasan dalam administrasi dalam mengubah data agama.
 
Sebagaimana diketahui, Richard Lee dulunya beragama non-islam atau khatolik. Kemudian mualaf pada Ramadhan 2025 lalu.

Namun keputusannya mencabut sertifikat halal tidak merubah statusnya, yang sudah masuk agama islam.

Richard Lee
Richard Lee
Sumber :
  • YouTube dr. Richard Lee, MARS

"jadi saya tidak mencabut status mualafnya, jangan dibalik ini bahaya," tegas Koh Hanny.

Dengan masalah ini, mengingatkan seseorang yang mualaf seharusnya menyegerakan merubah status agamanya bila sudah memiliki sertifikat mualaf.

Berdasarkan pengalamannya, banyak yang sudah mualaf lalu meninggal tetapi tidak dikuburkan dengan syariatislam.

"karena banyak sekali mualaf meninggal dikubur tidak secara islam. Akhirnya saya pikir kok yang harusnya sertifikat untuk administrasi, malah digunakan dalam konstruksi hukum di pengadilan," ungkapnya.

Sehubungan dengan ini, bakal dijelaskan sama Pendakwah dr. Muamar Ma'ruf,Lc,MA yang menjawab pertanyaan "Sertifikat Mualaf Dicabut Apakah Tetap Islam?".

Menurut Ustaz dr Muamar, kalau sertifikat mualaf dicabut sekalipun tidak akan merubah status keislaman seseorang.

"Sertifikat mualaf mau dicabut, dikoyak-koyak atau dibakar atau dimusnahkan tetap dia islam. jangan hanya karena seorang mualaf, ketika iman dia turun

Sehingga jika ada kita temukan seseorang yang mualaf. Kemudian dia bermaksiat dari allah swt, tidak membatalkan keislamannya.

Menurutnya, seseorang yang membatalkan keislaman, apabila seseorang telah memiliki keyakinan soal semua agama sama.

"Lalu kita sebut batal dia mualaf, batal keislamannya. Bermaksiat itu bukan membatalkan keislaman seseorang, mungkin dia berdosa tapi tidak membatalkan keislamannya," pesan Ustaz dr Muamar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Justru yang membatalkan agama itu, yang bercakap kalau semua agama itu sama, sama-sama akan masuk surga itu baru membatalkan keislaman. Jika diucap secara sadar dan tidak dipaksa," sambungnya.(klw)

waallahualam

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS yang Sempat Dihujat Dokter dan Nakes Sebelum Akhirnya Meninggal Dunia

Mengenal Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS yang Sempat Dihujat Dokter dan Nakes Sebelum Akhirnya Meninggal Dunia

Siapa Yurizal Tri Chaerawan? Mengenal sosok pasien BPJS yang sempat dihujat dokter dan nakes setelah membagikan pengalamannya di rumah sakit, hingga akhirnya meninggal dunia.
Tolak Calon Dubes AS Usulan Trump, Visa Dubes Brasil Dicabut

Tolak Calon Dubes AS Usulan Trump, Visa Dubes Brasil Dicabut

Visa Duta Besar Brasil untuk Washington dicabut oleh Amerika Serikat, setelah pemerintah Brasil belum memberikan persetujuan diplomatik (agrément) terhadap calon Duta Besar AS untuk Brasil yang diajukan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump.
Trump: Selat Hormuz Akan Segera Dibuka

Trump: Selat Hormuz Akan Segera Dibuka

Selat Hormuz akan segera dibuka "dalam waktu dekat". Itulah yang dikatakan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Selasa (4/8).
Timnas Indonesia Mendadak Disinggung Filipina, The Azkals Optimistis Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Mendadak Disinggung Filipina, The Azkals Optimistis Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026

Timnas Indonesia mendadak disinggung oleh Filipina, jelang menjalani laga hidup dan mati melawan Malaysia. The Azkals yakin bahwa mereka bisa bersaing di perebutan tiket ke semifinal Piala AFF 2026 melalui peringkat ketiga terbaik.
Indonesia Jadi Pusat Pertemuan ASEAN Bahas Perhutanan Sosial

Indonesia Jadi Pusat Pertemuan ASEAN Bahas Perhutanan Sosial

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia menjadi tuan rumah Regional Knowledge Sharing of ASEAN Guiding Principles for Effective Social Forestry Legal Frameworks.
Sederet Kasus Kontroversi Bigmo yang Viral Sampai Dilaporkan ke Polisi

Sederet Kasus Kontroversi Bigmo yang Viral Sampai Dilaporkan ke Polisi

YouTuber Muhammad Jannah alias Bigmo resmi dilaporkan ke Polisi, karena kasus apa? simak sederet kasus kontroversi Bigmo yang viral.

Trending

Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Perempuan berinisial DM (45), warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang ditangkap atas dugaan penyebaran informasi bohong atau hoaks di media sosial mengakui perbuatannya.
Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin Mulyono Purwo Wijoyo terus dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kini KPK menyebut  ada tiga surat perintah penyidikan (sprindik) terkait pengembangan kasus tersebut. 
Ahmad Sahroni Yakin Presiden Prabowo Tak akan Ganti Kapolri: Kinerjanya Cukup Baik, Walaupun Ada Kurangnya

Ahmad Sahroni Yakin Presiden Prabowo Tak akan Ganti Kapolri: Kinerjanya Cukup Baik, Walaupun Ada Kurangnya

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni menanggapi isu pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). 
Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Berbagai pihak turut serta mendorong kemajuan UMKM di tanah air termasuk transformasi pembayaran digital.
Rumor Nikita Mirzani Bebas Agustus 2026 Makin Ramai, Ditjenpas Akhirnya Buka Suara

Rumor Nikita Mirzani Bebas Agustus 2026 Makin Ramai, Ditjenpas Akhirnya Buka Suara

Isu mengenai kemungkinan Nikita Mirzani bebas pada Agustus 2026 terus menjadi perbincangan hangat di media sosial dan berbagai platform digital.
Profil dan Rekam Jejak Bigmo: YouTuber Viral Pernah Jadi Tersangka Kasus Azizah Salsha, Kini Promosi Vape Libatkan Anak

Profil dan Rekam Jejak Bigmo: YouTuber Viral Pernah Jadi Tersangka Kasus Azizah Salsha, Kini Promosi Vape Libatkan Anak

Profil dan rekam jejak Bigmo alias Muhammad Jannah, YouTuber yang kembali menjadi sorotan usai diduga melibatkan anak dalam promosi vape
KPK Buka Peluang Periksa Pihak Lain Terkait Kasus Bupati Rejang Lebong

KPK Buka Peluang Periksa Pihak Lain Terkait Kasus Bupati Rejang Lebong

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berpeluang untuk memeriksa pihak lain dalam pengembangan kasus yang menjerat Bupati Rejang Lebong nonaktif, M Fikri Thobari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT