Teks Khutbah Jumat 8 Mei 2026: Menyambut Idul Adha, Momentum Mengingat Makna Kurban yang Sering Terlupakan
- tim tvOne/Kurnia Syaifullah
Kaum muslimin rahimakumullah,
Pertama-tama, marilah kita mengucapkan Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat iman dan Islam. Sholawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan umatnya hingga akhir zaman.
Jemaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah,
Tak lupa khatib mengajak marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Kita menjalankan segala perintah dan menjauhi segala larangan-Nya.
Sebagaimana dalam dalil Al-Quran melalui Surat Ali Imran Ayat 102, Allah SWT berfirman:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ
Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim." (QS. Ali Imran, 3:102)
Pada kesempatan hari ini, kita akan menyambut Idul Adha. Di momen ini, kita diingatkan bahwa momentum peringatan ini tidak hanya perayaan tahunan, tetapi menunjukkan bentuk mengingatkan ibadah agung yang sarat makna.
Dasat kuat ibadah kurban dalam syariat agama Islam diterangkan dalam Surat Al-Kautsar Ayat 2, Allah SWT berfirman:
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْۗ
Artinya: "Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah." (QS. Al-Kautsar, 108:2).
Ma'asyiral muslimin rahimakumullah,
Sebagaimana kita ketahui, kurban memiliki kaitan erat dengan kisah teladan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Kisah ini sebagai pengingat ketaatan total manusia kepada Allah SWT.
Ibadah kurban tidak sekadar menyembelih hewan. Ibadah ini juga menjadi bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT. Sayangnya kita sering melupakan makna-makna dari kurban.
Makna pertama adalah keikhlasan dalam beribadah. Melalui Surat Al-Hajj Ayat 37, Allah SWT menegaskan bahwa kurban yang sampai kepada-Nya tidak daging atau darah dari hewan kurban yang disembelih, namun ketakwaan kita yang disertai dengan niat yang tulus.
Load more