Bacaan Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah, Lengkap dengan Jadwal Pelaksanaan Idul Adha 2026
- Pexels/ Gül Işık
tvOnenews.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan ibadah di bulan Dzulhijjah.
Salah satu amalan sunnah yang memiliki keutamaan besar adalah puasa Tarwiyah dan puasa Arafah yang dilaksanakan pada tanggal 8 dan 9 Dzulhijjah.
Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia telah menetapkan 1 Dzulhijjah 1447 H jatuh pada Senin, 18 Mei 2026.
Penetapan tersebut diumumkan melalui Sidang Isbat yang digelar di Jakarta pada Minggu, 17 Mei 2026.
Dengan keputusan tersebut, jadwal ibadah di awal bulan Dzulhijjah pun telah diketahui.
Puasa Dzulhijjah berlangsung mulai 18 hingga 24 Mei 2026.
Sementara puasa Tarwiyah dilaksanakan pada Senin, 25 Mei 2026 dan puasa Arafah pada Selasa, 26 Mei 2026.
Adapun Hari Raya Idul Adha jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
- Ilustrasi AI/ChatGPT
Bulan Dzulhijjah sendiri menjadi salah satu bulan yang penuh kemuliaan dalam Islam.
Pada 10 hari pertama Dzulhijjah, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh karena memiliki keutamaan luar biasa di sisi Allah SWT.
Ibnu Abbas RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Tidak ada perbuatan yang lebih disukai oleh Allah SWT daripada perbuatan baik yang dilakukan pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.” (HR Bukhari)
Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan pada hari-hari tersebut adalah puasa sunnah.
Puasa Tarwiyah dilakukan pada tanggal 8 Dzulhijjah atau sehari sebelum wukuf di Arafah.
Sementara puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, bertepatan dengan pelaksanaan wukuf bagi jamaah haji.
Kedua puasa sunnah ini memiliki keutamaan yang sangat besar. Dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa puasa Tarwiyah dapat menghapus dosa selama satu tahun, sedangkan puasa Arafah menjadi amalan yang dapat menghapus dosa dua tahun.
Rasulullah SAW bersabda:
“Puasa hari Arafah menebus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR Ahmad, Muslim, dan Abu Daud)
- freepik
Berikut bacaan niat puasa Tarwiyah dan Arafah yang dapat dibaca pada malam hari atau sebelum menjalankan puasa sunnah tersebut.
Niat Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah)
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta’ala.”
Niat Puasa Arafah (9 Dzulhijjah)
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta’ala.”
Dengan menjalankan puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah, umat Islam diharapkan dapat meraih pahala besar sekaligus memanfaatkan momentum bulan Dzulhijjah untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. (gwn)
Load more