Khutbah Jumat Singkat 22 Mei 2026: Kurban, Ibadah Bukti Cinta dan Ketundukan Seorang Hamba
- Antara
Sholawat serta salam semoga tercurahkan kepada Baginda kita, Nabi Muhammad SAW. Beliau sebagai teladan yang terbaik di sepanjang zaman dan membawa kita terhindar dari kesesatan orang zalim.
Jemaah shalat Jumat dirahmati Allah,
Menjelang Idul Adha, kita kerap menyaksikan pelaksanaan ibadah kurban setiap tahunnya. Namun demikian, tidak sedikit dari kita masih menafsirkan maknanya sebatas ritual penyembelihan hewan.
Di balik itu, padahal makna kurban jauh lebih dalam, antara lain sebagai ibadah menunjukkan simbol cinta, keikhlasan, serta ketundukan seorang hamba kepada Allah SWT.
Maka dari itu, melalui sesi khutbah Jumat tentang ibadah kurban ini, marilah kita merenungkan diri untuk kembali pada hakikat kurban. Hal ini menjadi upaya kita menemukan jalan mendekatkan diri kepada-Nya.
Perlu diketahui, cinta kepada Allah SWT tidak hanya berupa ucapan dari lisan, melainkan harus menunjukkan pembuktian kita melalui pengorbanan.
Kita bisa kembali mengingat hingga menerapkan suri teladan dari Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Kisah antara orang tua dan anaknya yang satu ini menunjukkan cinta dan ketundukan seorang hamba kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Dalam kisahnya, Nabi Ibrahim AS mendapat perintah untuk menyembelih anaknya. Hal paling mengejutkan saat beliau menunjukkan ketaatannya tanpa ragu sehingga Nabi Ismail AS menerima dengan penuh keikhlasan.
Kisah ini telah tercatat dalam dalil Al-Quran melalui Surat As-Saffat Ayat 102, Allah SWT berfirman:
فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يٰبُنَيَّ اِنِّيْٓ اَرٰى فِى الْمَنَامِ اَنِّيْٓ اَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرٰىۗ قَالَ يٰٓاَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُۖ سَتَجِدُنِيْٓ اِنْ شَاۤءَ اللّٰهُ مِنَ الصّٰبِرِيْنَ
Artinya: "Ketika anak itu sampai pada (umur) ia sanggup bekerja bersamanya, ia (Ibrahim) berkata, "Wahai anakku, sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Pikirkanlah apa pendapatmu?" Dia (Ismail) menjawab, "Wahai ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu! Insyaallah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang sabar." (QS. As-Saffat, 37:102)
Load more