News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bolehkah Dam Haji Disembelih di Indonesia? Begini Menurut Buya Yahya

Buya Yahya menjelaskan hukum tentang pelaksanaan dam haji yang disembelih di Indonesia maupun di luar Tanah Suci yang berorientasi dari beberapa mazhab ulama.
Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:58 WIB
Proses mengolah daging kambing dam haji dalam kegiatan seremonial Penyaluran Program Dam Haji 2026 di Balai Ternak Baznas Desa Warungpring, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah
Sumber :
  • BAZNAS RI

Jakarta, tvOnenews.com - Dam haji merupakan denda atau sanksi. Pelaksanaannya berupa penyembelihan hewan ternak, baik kambing, sapi atau unta yang harus dibayar oleh jemaah haji.

Alasan adanya dam haji karena jemaah melakukan pelanggaran aturan ihram. Selain itu, hal ini juga terjadi adanya pelanggaran jemaah meninggalkan wajib haji hingga memilih jenis haji tertentu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengacu dari Surat Edaran Nomor S-50/BN/2026 tentang Pilihan Jenis Haji dan Pelaksanaan Pembayaran Dam, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memberikan kepastian hukum, perlindungan jemaah hingga meningkatkan tata kelola ibadah haji berdasarkan syariat dan regulasi.

Dalam SE tersebut, Kemenhaj membuka opsi pelaksanaan dam haji bisa di Arab Saudi maupun di Indonesia. Terkait hal ini, ulama kharismatik Buya Yahya menjawab pertanyaan kebolehan dam disembelih di Indonesia.

"Bicara fikih itu luas sekali. Ulama-ulama dengan kecerdasan mereka menangkap hukum dan juga menangkap kemaslahatannya untuk umat, termasuk di dalam urusan menyembelih dam," ujar Buya Yahya dilansir tvOnenews.com dari Al-Bahjah TV, Sabtu (30/5/2026).

Penjelasan Buya Yahya soal Hukum Dam Haji Disembelih di Indonesia

Buya Yahya
Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Al Bahjah TV

Buya Yahya mengingatkan bahwa dam menjadi bagian yang masuk ke dalam aturan pelaksanaan haji. Bagi yang melanggar, wajib membayar dam dan setidaknya bisa menyembelih hewan ternak.

Soal dam disembelih di Indonesia, Buya Yahya juga mengetahui adanya surat edaran mengenai hal ini. Baginya, penyembelihan di Tanah Air tidak lepas dari perpolitikan di sebuah negata.

Akan tetapi, Buya Yahya mengambil hukumnya dari aspek fikih. Mulanya, ia menjelaskan pelaksanaan dam yang mengacu dalam Mazhab Imam Syafi'i.

Menurutnya, penyembelihan dam di Tanah Air tidak sah. Pelaksanaan bagian ini hanya bisa di Tanah Suci.

"Itu enggak bisa, hanya ada di tanah haram di Makkah saja. Keluar dari haram itu tidak diperkenankan. Ini dikukuhkan dari Mazhab Imam Syafi'i," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun adanya keputusan mengenai dam haji disembelih di Tanah Air karena sebagai upaya pemerintah memberikan kemudahan bagi jemaah haji.

Selain itu, kebijakan ini juga mengurangi potensi praktik secara ilegal. Pemerintah Indonesia menginginkan pelaksanaan ibadah haji berlangsung tertib, aman, nyaman, dan sesuai syariat hingga regulasi yang berlaku.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT