Benarkah Bulan Suro Tidak Baik untuk Menikah? Ini Penjelasan Buya Yahya
- Ilustrasi AI/ChatGPT
Oleh sebab itu, Buya Yahya menilai tidak tepat jika bulan yang mulia justru dianggap sebagai bulan yang harus dihindari untuk melakukan kebaikan, termasuk menikah.
"Semua bulan adalah ciptaan Allah. Tidak ada bulan yang membuat orang celaka karena menikah di bulan itu," kata Buya Yahya.
Rumah Tangga Bahagia Bukan Ditentukan Bulan Pernikahan
Buya Yahya menekankan bahwa keberhasilan sebuah rumah tangga tidak ditentukan oleh kapan akad nikah dilaksanakan.Â
Kebahagiaan keluarga lebih dipengaruhi oleh komitmen pasangan, akhlak yang baik, serta kemampuan menjaga hubungan sesuai tuntunan agama.
Banyak pasangan yang menikah di bulan yang dianggap baik oleh sebagian orang tetapi tetap menghadapi berbagai masalah.Â
Sebaliknya, tidak sedikit pasangan yang menikah pada waktu yang dianggap kurang baik justru hidup harmonis dan bahagia.
Karena itu, umat Islam tidak perlu merasa khawatir jika ingin melangsungkan pernikahan pada Bulan Muharram atau Suro.
Hindari Keyakinan yang Tidak Berdasar
Buya Yahya pun mengajak masyarakat untuk membedakan antara tradisi budaya dan keyakinan agama.Â
Tradisi boleh saja dilestarikan selama tidak bertentangan dengan syariat, namun jangan sampai menimbulkan keyakinan bahwa ada waktu tertentu yang membawa kesialan.
Dengan demikian, anggapan bahwa Bulan Suro tidak baik untuk menikah tidak memiliki dasar dalam ajaran Islam.Â
Sebaliknya, Muharram merupakan bulan yang penuh keberkahan dan dapat menjadi waktu yang baik untuk memulai lembaran baru dalam kehidupan, termasuk membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Â (gwn)
Load more