GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Azab Anak Durhaka Kepada Orang Tua, Buya Yahya Sebut Mengerikan dan Dibuat Sengsara di Dunia  

Azab Anak Durhaka Kepada Orang Tua, Buya Yahya Sebut Mengerikan dan Dibuat Sengsara di Dunia  
Senin, 12 September 2022 - 20:43 WIB
Ilustrasi Orang Tua dan Anak
Sumber :
  • Istimewa/pixabay.com

Sumatera - Seorang anak merupakan titipan Allah SWT kepada kedua orang tua. Maka dari itu, wajar saja banyak ditemui orang tua sayang kepada anaknya. Begitu juga anak kepada orang tuanya. Namun, tahukah anda apabila anak durhaka kepada orang tuanya akan mendapatkan azab di dunia dan akhirat. Berdasarkan ceramah Buya Yahya, anak yang durhaka kepada orang tua adalah wujud dosa yang amat besar. 

"Dikatakan baginda nabi, semua dosa anak durhaka ditunda oleh Allah SWT sehingga tidak tampak di dunia, orang berbuat dosa, berbuat dosa dibiari sampai mati sehingga disiksa di akhirat. Kecuali yang durhaka kepada orang tua, yang durhaka kepada orang tua akan diberik hukumannya di dunia sebelum di akhirat," ujar Buya Yahya seperti dikutip tvonenews.com dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Senin (12/9/2022). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, Buya Yahya sebutkan di dunia sebelum di akhirat, akan tidak beruntung orang yang menjalani hidup ketika durhaka kepada orang tua. Baik itu nanti pernikahan, pekerjaan yang dimilikinya, bahkan orang yang durhaka kapada orang tua akan sengsara hidupnya di dunia.

"Tidak akan bahagia hidupnya bila dia durhaka kepada orang tua, biar pun dia ditolong seribu orang sekali pun, maupun yang nolong itu dewa, tetap tidak bisa, karena Allah sudah murka," katanya. 

Bahkan, usaha yang dibuat anak durhaka juga tidak akan diridohi Allah SWT. Namun, apabila anak durhaka itu memiliki usaha dan usahanya maju, dan masih durhaka dengan orang tua, maka Allah SWT akan mengirimkan istri yang begitu jahatnya. 

"Sebab durhaka kepada orang tua, akan dibalas Allah SWT di dunia sebelum di akhirat," pungkasnya. 

Namun, ia sebutkan jika manusia ingin hidup bahagia maka berbaktilah kepada orang tua dan baik-baik kepada orang tua. 

"Mencintai orang tua harus dari hati kita, karena orang tualah yang menyayangi kita, yang menjaga kita dan setiap saat memikirkan keadaan kita. Maka siapa yang menjalani hidup tetapi durhaka terhadap orang tuanya, dia akan hidup sengsara," tuturnya. 

Durhaka dengan orang tua, ia katakan adalah dosa besar setelah durhaka kepad Allah SWT. Namun, perbuatan durhaka kepada orang tua ini tidak menyadarinya. 

"Sampai dikatakan Rosulillah bahwa jika engkau berbicara kepada ayahanda dan ibundamu, lalu engkau dekatkan mulutnya ke telingamu sehingga engkau bisa mendengar, itu adalah perbuatan bagus daripad jihad dari pada di jalan Allah. Namun, ngongom sama orang tua teriak, teriak, anak model apa ini? ahli surga yang macem apa ini?," katanya. 

"Jangan engkau berkata kepada ayahanda dan ibundamu dengan uf, uf itu adalah kalimat yang paling ringan tetapi tidak enak. Kalau dalam bahasa kita, misalnya kita dikasih tahu orang tua kita atau lagi dinasihati, terus kita jawab iya iya (dengan nada sebel), itu lah uf," bebernya. 

Padahal ia katakan suara ibunda atau orang tua itu adalah suara surga. Makanya, ia sarankan bila disuruh dan dinasihati orang tua dengar dengan baik.

Sementara, menurut ustaz Abdul Somad katakan, harus ditanamkan sebuah prinsip, yakni jika tidak bisa membahagiakan orang tua, paling tidak jangan pernah menyusahkan orang tua. 

"Bisa kau belikan rumahnya, bagus, bisa kau belikan mobilnya, bagus, kalau tak bisa kau senangkan dia, jangan kau susahkan dia," ujar ustaza Abdul Somad seperti yang dikutip tvonenews.com dari kanal YouTube Farizuck Alfariz, Senin (12/9/2022). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, ia katakan, seorang ibu menahakan penderitaan 9 bulan untuk mengandung seorang anak. Bahkan, sering kali ibu mengorbankan waktunya kepada anaknya. 

"Kalau masih hidup orang tua kalian, maka senangkan hati dia, peluk dia dengan erat, cium dia, dia pun tau kalau kalain tak punya duit, belikan makanan kesuakaannya. kalian suap dia, meleleh air matanya karena kalian sayang sama dia, di situlah raham Allah turun," ujarnya. (Aag) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngadu Beasiswa Tak Kunjung Cair ke Dedi Mulyadi, Mahasiswa Uninus Ini Malah Dibiayai Kuliah sampai Lulus

Ngadu Beasiswa Tak Kunjung Cair ke Dedi Mulyadi, Mahasiswa Uninus Ini Malah Dibiayai Kuliah sampai Lulus

Aksi penertiban bangunan liar yang dipimpin Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di Kota Bandung mendadak berubah haru setelah seorang mahasiswa menyampaikan curhatan.
Effendi Simbolon Anggarkan Rp10 M Benahi Kampus UHN: Kami Ingin Kampus Ini Jadi Persemaian Tunas-tunas Harapan Bangsa

Effendi Simbolon Anggarkan Rp10 M Benahi Kampus UHN: Kami Ingin Kampus Ini Jadi Persemaian Tunas-tunas Harapan Bangsa

Ketua Umum Pengurus Yayasan UHN, Dr. Effendi Muara Sakti Simbolon, menegaskan yayasan berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan sarana prasarana kampus.
Kapolri Lapor Pembangunan SPPG Polri ke Presiden: 33 Dibangun di Wilayah 3 T dan 47 Pakai Energi Terbarukan

Kapolri Lapor Pembangunan SPPG Polri ke Presiden: 33 Dibangun di Wilayah 3 T dan 47 Pakai Energi Terbarukan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Polri yang tersebar di seluruh Indonesia di hadapan Presiden Prabowo Subianto.
Resmi! Teja Paku Alam Masuk Pertimbangan John Herdman untuk Dipanggil ke Timnas Indonesia setelah Tampil Impresif di Persib

Resmi! Teja Paku Alam Masuk Pertimbangan John Herdman untuk Dipanggil ke Timnas Indonesia setelah Tampil Impresif di Persib

Teja Paku Alam resmi masuk pertimbangan John Herdman ke Timnas Indonesia setelah tampil impresif bersama Persib Bandung dengan catatan clean sheet terbanyak.
FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group bersama Pelindo Multi Terminal kembali melanjutkan program pemberdayaan masyarakat yang kini memasuki tahap kedua di Surabaya.
LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

Kenaikan harga gas elpiji nonsubsidi yang terjadi belakangan ini memantik respons dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Pria yang akrab disapa KDM ini menilai

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT