Alamak, Sering Mabuk dan Mengonsumsi Khamar, Azab dan Dosanya Begitu Dahsyat
- Istimewa/istockphoto.com
"Dan jika sengaja meninggalkan sholat empat kali karena mabuk, maka haknya Allah untuk memberikannya minum thinatul khabal (lumpur yang busuk). Lalu, para sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW, apa itu thinatul khabal? thinatul khabal adalah sarifati darah dan nanah dari neraka jahanam," jelasnya.
Kemudian, dilansir dari kanal religi lainnya, pemaknaan kata khamar dalam Bahasa Indonesia seringkali tertuju pada alkohol. Sehingga banyak persepsi yang menjadi bias dan berakibat pada kesimpulan penarikan hukum.
Secara etimologi, cakupan khamar lebih luas daripada alkohol. Khamar digunakan untuk menyebut segala yang memabukkan baik yang mengandung alkohol maupun tidak, dan berasal dari jenis buah apapun.

Ilustrasi sedang Disiksa di Dalam Neraka
Selanjutnya, dalam artikel yang dimuat Institut Agama Islam, menuliskan tentang hikmahnya diharamkannya minum khamar. Dalam tulisan itu, disebutkan ada empat hikmah dari hal itu.
Berikut hikmah diharamkannya minuman keras atau meminum khamar:
Pertama, masyarakat terhindar dari kejahatan seseorang yang diakibatkan pengaruh minum khamar. Karena, para peminum khamar yang sudah sampai level “pecandu” tidak akan mampu menghindar dari tindak kejahatan/kemaksiatan.
Karena khamar merupakan induk segala macam bentuk, maka, ketika khamar diharamkan dan kebiasaan meminumnya bisa dihilangkan, secara otomatis berbagai tindak kejahatan akan sirna, atau paling minimal menurun drastis.
Kedua, menjaga kesehatan jasmani dan rohani dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh pengaruh minum khamr seperti busung lapar, hilang ingatan, atau berbagai penyakit berbahaya.
Ketiga, masyarakat terhindar dari siksa kebencian dan permusuhan yang diakibatkan oleh pengaruh Sebagaimana maklum adanya, khamr selain mengakibatkan berbagai macam penyakit juga menjadikan mental pecandunya tidak stabil.
Pecandu khamar akan mudah tersinggung dan salah paham hingga dirinya akan selalu diselimuti kebencian dan permusuhan.
Empat, menjaga hati agar tetap bersih, jernih, dan dekat kepada Allah ta’ala. Karena khamar akan mengganggu kestabilan jasmani dan Hati pecandu khamar hari demi hari akan semakin jauh dari Allah.
Hatinya menjadi gelap, keras hingga ia tak sungkan-sungkan melakukan pelanggar terhadap aturan syar’i. (aag)
Load more