News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Direktur KOVO Turun Gunung Bela Red Sparks? Pink Spiders Protes Keras, Bahkan Sang Pelatih Sampai Harus....

Kekecewaan dari pihak Pink Spiders masih terasa di laga kontra Red Sparks. Direktur KOVO sampai turun gunung untuk menunjukkan kalau yang terjadi sebenarnya
Kamis, 3 April 2025 - 23:24 WIB
Megawati Hangestri
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Pertandingan kedua final Liga Voli Korea 2024-2025 antara Incheon Heungkuk Life Pink Spiders dan Red Sparks memunculkan kontroversi yang mengundang perdebatan sengit. KOVO (Federasi Bola Voli Korea) akhirnya buka suara untuk mengklarifikasi insiden tersebut.

Kejadian kontroversial terjadi pada akhir set pertama dalam laga yang berlangsung di Incheon, Korea Selatan, Rabu (2/4/2025). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat skor imbang 24-24, hitter Pink Spiders, Jeong Yun-ju, mencetak poin yang membuat timnya menyamakan kedudukan. 

Namun, Red Sparks segera melakukan challenge atas dugaan pelanggaran over-net oleh setter Pink Spiders, Lee Go-eun.

Over-net terjadi ketika pemain menyentuh bola di area lawan di luar konteks blok atau serangan yang sah.

 Setelah meninjau rekaman, challenge Red Sparks dinyatakan berhasil, memberikan kemenangan set pertama kepada mereka. 

Keputusan ini memicu protes keras dari kubu Pink Spiders, termasuk pelatih Marcello Abbondanza dan pemain bintang Kim Yeon-koung, yang berdebat dengan wasit.

Pink Spiders pun membalas dengan challenge, menyoroti potensi gangguan dari middle blocker Red Sparks, Jung Ho-young, yang diduga menyentuh tangan Lee Go-eun. 

Sayangnya, challenge ini gagal, dan Red Sparks memanfaatkan momentum untuk memperbesar keunggulan mereka hingga nyaris memenangkan pertandingan.

Namun, Megawati Hangestri Pertiwi dan rekan-rekannya gagal mempertahankan keunggulan pada set ketiga meskipun sempat memimpin 21-18. 

Pink Spiders berhasil membalikkan keadaan dan menang dalam lima set dramatis. Kemenangan ini membuat mereka hanya berjarak satu kemenangan lagi dari gelar juara.

Kekecewaan dari pihak Pink Spiders masih terasa meskipun mereka menang. 

"Sebuah keputusan bisa mengubah hasil pertandingan kejuaraan. Itu sebabnya kita harus sangat berhati-hati," kata Abbondanza, dikutip dari Chosun Sports.

Pink Spiders
Pink Spiders
Sumber :
  • KOVO

 

Menanggapi protes ini, KOVO menggelar konferensi pers untuk menjelaskan keputusan wasit. Direktur Operasional KOVO, Kim Se-jin, menunjukkan rekaman video yang memperlihatkan tangan kanan Lee Go-eun sebagian melewati net sebelum tersentuh Jung Ho-young. 

"Ini keputusan yang faktual. Tidak ada yang salah," tegasnya sambil menunjukkan bukti di laptop.

Kim Se-jin juga menanggapi pernyataan Kim Yeon-koung bahwa mustahil terjadi over-net karena Lee menggunakan dua tangan untuk melakukan toss. 

"Namun, tangan kanannya tetap melewati net," jelasnya. Ia menekankan bahwa insiden ini tampak lebih sensitif karena terjadi di final dan pada poin kritis.

Terlepas dari kontroversi tersebut, Pink Spiders kini berada di atas angin dengan unggul 2-0 dalam format best-of-five. 

Kim Yeon-koung dan kawan-kawan hanya perlu satu kemenangan lagi dalam tiga laga tersisa untuk meraih gelar juara. 

Sementara itu, Red Sparks, yang diperkuat Megawati Hangestri, harus menyapu bersih tiga pertandingan untuk membalikkan keadaan dan merebut gelar keempat mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebangkitan seperti itu memang sulit, tetapi bukan hal yang mustahil. Pada final musim 2022-2023, Gimcheon Korea Expressway Hi-Pass pernah melakukan reverse sweep setelah tertinggal 0-2 dari Pink Spiders. 

Kini, Megawati dkk. harus berjuang ekstra keras untuk mengulang sejarah serupa. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Mengatur emosi dan pola pikir kerap menjadi permasalahn yang banyak dihadapi individu hingga berdampak akan timbulnya rasa kurang percaya diri maupun keburukan lainnya.
Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Setelah tampil gemilang di Proliga 2026 bersama JPE, Megawati Hangestri ternyata tidak langsung ke Korea. Sebelumnya, ia dirumorkan isi kuota Asia Hillstate.
Respons Tegas Gubernur Dedi Mulyadi usai Tahu Ada Sekelompok Warga Berjaga di Perlintasan Kereta

Respons Tegas Gubernur Dedi Mulyadi usai Tahu Ada Sekelompok Warga Berjaga di Perlintasan Kereta

Baru-baru ini Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan pesan tegas soal adanya sekelompok warga yang berjaga di perlintasan kereta
Ancam Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital, Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Wacana Kebijakan Potongan Aplikator Ojol Sebesar 8 Persen

Ancam Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital, Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Wacana Kebijakan Potongan Aplikator Ojol Sebesar 8 Persen

Presiden RI, Prabowo Subianto mengisntruksikan kebijakan ojek online (ojol) berupa potongan tarif aplikator sebesar 8 persen dari sebelumnya 20 persen.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) marah di lokasi pertambangan di Karst Karawang. Penyebabnya tidak ada petugas kebersihan di jalan Karawang Selatan.
Ada Agen Pemain Asing di Lapangan Latihan Persija Jakarta, Isu Dony Tri Pamungkas ke Polandia Bukan Isapan Jempol?

Ada Agen Pemain Asing di Lapangan Latihan Persija Jakarta, Isu Dony Tri Pamungkas ke Polandia Bukan Isapan Jempol?

Ada agen pemain asing ketika Dony Tri Pamungkas lagi ikuti sesi latihan rutin bersama Persija Jakarta di Sawangan, Depok jelang laga hadapi Persijap Jepara.

Trending

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas jika ada perusahaan tambang batu kapur pabrik semen di Karawang Selatan yang melanggar aturan lingkungan.
Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Polisi menetapkan 6 tersangka akibat kerusuhan saat Hari Buruh Internasional (May Day 2026) di Kota Bandung yang disorot Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Kasus dugaan rasisme Marc Klok memanas usai laporan Bhayangkara FC. Klok membantah keras dan ungkap kronologi sebenarnya versinya. Eks rekan Messi pasang badan
Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Mengatur emosi dan pola pikir kerap menjadi permasalahn yang banyak dihadapi individu hingga berdampak akan timbulnya rasa kurang percaya diri maupun keburukan lainnya.
Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM merespons soal lintasan kereta Ampera Bekasi yang diduga dikuasai oleh organisasi masyarakat (ormas).
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ancam Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital, Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Wacana Kebijakan Potongan Aplikator Ojol Sebesar 8 Persen

Ancam Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital, Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Wacana Kebijakan Potongan Aplikator Ojol Sebesar 8 Persen

Presiden RI, Prabowo Subianto mengisntruksikan kebijakan ojek online (ojol) berupa potongan tarif aplikator sebesar 8 persen dari sebelumnya 20 persen.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT