News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Baru Tinggalkan Red Sparks, Media Korea Bocorkan Klub Anyar Megawati Hangestri: Dia Memantapkan Diri…

Megawati Hangestri resmi tinggalkan Red Sparks demi merawat ibunya di Indonesia. Media Korea bocorkan sinyal kuat soal klub baru yang akan dibela Megatron.
Kamis, 10 April 2025 - 16:26 WIB
Megawati Hangestri dan pemain Red Sparks
Sumber :
  • Instagram

tvOnenews.com - Megawati Hangestri Pertiwi resmi tidak memperpanjang kontrak dengan klub bola voli Red Sparks asal Korea Selatan.

Setelah dua musim memperkuat tim tersebut dan meninggalkan kesan mendalam bagi penggemar serta dunia voli Korea, Megatron memilih pulang ke Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusannya itu tak lepas dari alasan pribadi yang menyentuh: ingin merawat ibunya yang sedang sakit.

“Sudah dua tahun aku jauh dari orangtua [di Indonesia], orangtua saya tinggal satu-satunya yaitu ibu, jadi harus peduli,” ujar Megawati dalam wawancara yang dikutip dari KBS.

Ungkapan itu memperlihatkan betapa besar arti keluarga bagi atlet voli putri kebanggaan Indonesia tersebut.

Kepulangan Megawati pun menjadi momen emosional di Bandara Internasional Incheon.

Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, terlihat menangis saat melepas kepergian Megawati.

Momen itu bahkan terekam kamera media Korea, memperlihatkan betapa besarnya hubungan emosional antara pemain dan pelatih yang telah terjalin selama dua musim.

Di bawah bendera Red Sparks, Megawati tampil impresif.

Megawati Hangestri, Ko Hee-jin

Ia membawa klub asal Daejeon tersebut ke final Liga Voli Korea 2024/2025 dan finis sebagai runner-up.

Sebuah pencapaian luar biasa mengingat berbagai tantangan yang dihadapi tim, termasuk cedera pemain-pemain kunci seperti Vanja Bukilic dan Park Eun-jin.

Namun, alasan utama Megawati meninggalkan Korea bukan karena performa atau tawaran kontrak yang tidak sesuai.

Agennya menjelaskan bahwa Megawati sebenarnya sangat ingin memperpanjang masa tinggalnya di Korea, tetapi kondisi ibunya yang sedang menurun membuatnya memilih pulang ke Indonesia.

“Mega sangat senang dengan dua tahun yang dia habiskan di Red Sparks sehingga dia sangat ingin memperbarui kontraknya,” ujar sang agen kepada media Yonhap.

“Tetapi kesehatan ibunya yang menurun dan keinginan berbakti untuk merawatnya menjadi alasan mengapa dia menyerah untuk tinggal di V-League,” sambungnya.

Meski belum ada pernyataan resmi dari Megawati mengenai klub barunya, media Korea Selatan mulai membocorkan petunjuk yang mengarah ke kemungkinan ia akan kembali bermain di Indonesia.

Sports Kyunghyang melaporkan bahwa Megawati memutuskan untuk tidak mengikuti draft kuota Asia di V-League dan lebih memilih melanjutkan kariernya di Tanah Air.

“Mega memutuskan untuk tidak berpartisipasi dalam draft kuota Asia. ‘Saya akan bermain di Indonesia,’” tulis laporan Sports Kyunghyang.

Tak hanya itu, media tersebut juga menyoroti kontribusi besar Megawati selama berada di Red Sparks.

Ia disebut sebagai salah satu kunci kesuksesan tim dan menjadi magnet tersendiri bagi para penggemar voli, tak hanya di Korea tapi juga secara global.

Kehadirannya meningkatkan popularitas Red Sparks secara signifikan.

Jumlah pengikut kanal YouTube resmi Red Sparks melonjak dari sekitar 30 ribu menjadi lebih dari 300 ribu selama dua musim Megawati bergabung.

Akun media sosial Federasi Bola Voli Korea pun ikut kecipratan sorotan karena kehadiran Megawati.

Dengan reputasi sebesar itu, kabar Megawati akan bermain di liga Indonesia membuat publik penasaran.

Beberapa klub voli dalam negeri pun diduga kuat telah menjalin komunikasi dengan Megawati dan tim manajemennya.

Namun hingga saat ini, belum ada konfirmasi klub mana yang akan menjadi pelabuhan barunya.

Keputusan Megawati dianggap sebagai bukti bahwa ia bukan hanya atlet berbakat, tapi juga sosok berjiwa besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak warganet memberikan dukungan atas keputusannya, dan menilai langkah itu sebagai bentuk ketulusan serta rasa hormat terhadap orangtua.

Tak sedikit pula yang berharap Megawati tetap aktif di dunia voli dan segera kembali ke performa terbaiknya setelah menyelesaikan tanggung jawab keluarga. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT