News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Legenda Voli Turki Sebut Megawati Hangestri Tak Pantas Join Manisa BBSK? Katanya Megatron Itu Seharusnya Main di Level...

Megawati Hangestri disebut tak pantas join Manisa BBSK, usai hengkang dari Liga Voli Korea. Legenda Voli Turki, bahkan menyebut jika Megatron seharusnya main di level
Jumat, 25 Juli 2025 - 17:11 WIB
Legenda Voli Turki Sebut Megawati Hangestri Tak Pantas Join Manisa BBSK? Katanya Megatron Itu Seharusnya Main di Level...
Sumber :
  • FIWB/Red Sparks

tvOnenews.com - Kepindahan Megawati Hangestri ke klub voli asal Turki, Manisa BBSK, terus menyedot perhatian, salah satunya dari legenda voli Turki, Neslihan Demir.

Tak hanya menjadi topik hangat di media nasional dan internasional, langkah Megatron ini juga mengundang komentar dari legenda voli Turki, Neslihan Demir, yang disebut-sebut mengomentari keputusan Megawati bergabung dengan klub divisi dua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabar ini pun ramai dibicarakan publik dan media sosial di Turki. Industri voli Turki memang tengah berkembang pesat dan dikenal sebagai salah satu yang terbaik di dunia. 

Klub-klub elit seperti Fenerbahçe, VakifBank, dan Eczacıbaşı diperkuat deretan pemain top dunia dan berlaga di turnamen bergengsi seperti Liga Champions Voli Eropa. 

Di tengah atmosfer kompetitif inilah Megawati hadir, dengan status sebagai pevoli andalan Indonesia dan mantan bintang Liga Voli Korea Selatan.

Legenda Voli Turki, Neslihan Demir
Legenda Voli Turki, Neslihan Demir
Sumber :
  • FIWB

 

Statistik Megawati Hangestri di Korea Selatan

Megawati selama dua musim memperkuat Daejeon JungKwanJang Red Sparks di KOVO dan tampil luar biasa. Pada musim pertamanya, ia mencetak 736 poin dan menduduki posisi ke-7 top skorer. 

Di musim keduanya, torehan poinnya meningkat menjadi 802 poin, menjadikannya peringkat ketiga pencetak poin terbanyak di liga. 

Efektivitas serangannya bahkan mencapai 48,06 persen, tertinggi dibanding pemain lain di KOVO musim 2024–2025. 

Statistik tersebut memperkuat posisi Megawati sebagai salah satu opposite spiker paling tajam di Asia saat ini.

Tak heran jika keputusan Megawati merapat ke Manisa BBSK, yang berkompetisi di kasta kedua Liga Voli Turki, mengundang tanda tanya besar, termasuk dari publik Turki sendiri. 

Di media sosial, muncul pernyataan yang dikaitkan dengan legenda voli Turki Neslihan Demir, yang menyebut bahwa pemain sekelas Megawati seharusnya bermain di klub besar seperti Fenerbahçe, bukan di klub divisi dua. 

Meski kutipan tersebut belum dapat diverifikasi secara resmi dan belum ditemukan sumber media Turki yang mengutip langsung wawancara Demir, rumor itu sudah terlanjur menyebar luas di berbagai platform online.

Profil Neslihan Demir, Legenda Voli Turki

Neslihan Demir, yang dikenal sebagai ikon voli wanita Turki, memang bukan sosok sembarangan. 

Ia pernah memperkuat timnas Turki selama dua dekade dan membawa negaranya meraih medali di berbagai ajang internasional. 

Di level klub, ia pernah membela raksasa Eczacıbaşı dan menjadi MVP di beberapa kompetisi Eropa. 

Saat ini, Neslihan aktif sebagai pengamat dan tokoh penggerak pengembangan olahraga bola voli di negaranya.

Pernyataan yang dikaitkan dengan Demir meski belum dikonfirmasi menunjukkan betapa tingginya ekspektasi publik terhadap Megawati. 

Pilihan Megawati untuk memperkuat Manisa BBSK dinilai sebagai langkah awal yang bijak, karena bisa memberikan menit bermain optimal sekaligus memudahkan adaptasi di liga baru. 

Jika tampil konsisten, bukan tak mungkin ia dilirik klub elit dalam waktu dekat. Kehadiran Megawati di Turki juga menjadi simbol kemajuan atlet voli Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia membuka peluang lebih luas bagi atlet Tanah Air menembus liga Eropa dan membuktikan bahwa kualitas pemain Asia Tenggara tidak bisa dipandang sebelah mata. 

Kini, sorotan tertuju pada bagaimana Megawati menjawab ekspektasi tinggi tersebut—mampukah ia kembali bersinar seperti saat di Korea Selatan? (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia yang sering menabrakkan dirinya ke mobil yang melintas di Penjaringan, Jakarta Utara, akhirnya berhasil ditangkap. Modusnya berjalan kaki melintasi jalan raya dan menabrakkan dirinya untuk mencari keuntungan pribadi.
Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Gelombang ketertarikan pemain asing untuk mengenakan seragam kebanggaan Timnas Indonesia kian tak terbendung. Sebanyak empat pemain top yang berkarier di kompet
Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Peta persaingan Liga Voli Korea Selatan (VLeague) putri musim 2026/2027 dipastikan berjalan sengit. Kepindahan bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi
Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren modifikasi mobil di kalangan Gen Z dan milenial memperlihatkan bahwa personalisasi kendaraan dapat berjalan beriringan dengan fungsi praktis
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT