News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wow, Mobil Mewah, Apartemen, dan Gaji Selangit Menanti Megawati Hangestri di Manisa BBSK Turki, Padahal Sebelumnya di Red Sparks Cuma....

Megawati Hangestri dikontrak dengan gaji fantastis dan fasilitas mewah di Turki? Pemain asing di liga voli Turki umumnya mendapatkan bayaran rata-rata hingga 500 ribu euro
Selasa, 5 Agustus 2025 - 11:57 WIB
Megawati Hangestri dan Arneta Putri di Gresik Petrokimia
Sumber :
  • Petrovoli

tvOnenews.com - Megawati Hangestri resmi gabung Manisa BBSK, dikontrak dengan gaji fantastis dan fasilitas mewah di Turki?

Megawati Hangestri Pertiwi kembali mencatatkan sejarah dalam karier profesionalnya sebagai atlet voli papan atas Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah mencuri perhatian publik Korea Selatan lewat performa gemilangnya bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks, kini Megawati resmi merantau ke Eropa untuk memperkuat klub Turki, Manisa BBSK. 

Klub tersebut berkompetisi di Kadınlar 1. Ligi, yakni kasta kedua dalam struktur Liga Voli Turki.

Kepastian transfer ini diumumkan oleh pihak Manisa BBSK melalui akun media sosial resmi mereka pada Jumat malam, 4 Juli 2025. 

Dalam unggahan akun @manisabbsk, mereka menyambut hangat kedatangan pevoli andalan Indonesia tersebut. 

“Selamat datang Megawati Hangestri Pertiwi!” tulis akun resmi mereka di platform X (Twitter), menandai bahwa kerja sama dengan mantan pemain Red Sparks itu telah resmi terjalin untuk musim 2025–2026.

Langkah Megawati menuju Liga Voli Turki tidak hanya menarik perhatian karena reputasinya sebagai salah satu pevoli terbaik di Asia Tenggara, tetapi juga karena berbagai fasilitas mewah yang menanti di klub barunya. 

Dari gaji tinggi, apartemen eksklusif, hingga mobil pribadi, Megawati diprediksi akan menikmati standar hidup profesional kelas atas selama berkarier di Turki.

Berapa Gaji Megawati Hangestri di Manisa BBSK Turki?

Sebagai perbandingan, pevoli Vietnam Tran Thi Thanh Thuy, yang sempat membela Kuzeyboru di Sultanlar Ligi (kasta utama Liga Voli Turki), menerima paket kontrak mewah dengan gaji sebesar 250 ribu euro per musim (sekitar Rp4,7 miliar).

Ditambah akomodasi di pusat kota, mobil pribadi lengkap dengan sopir, dan bahkan sepeda untuk kebutuhan pribadi.

Fasilitas yang dirancang khusus untuk memudahkan aktivitas latihan meski sang atlet tidak memiliki SIM. Informasi ini dikutip dari laporan VNExpress, 5 Februari 2024.

Sementara itu, berdasarkan data Inside Volley Country, pemain asing di liga voli Turki umumnya mendapatkan bayaran rata-rata hingga 500 ribu euro per musim, atau setara hampir Rp9,5 miliar. 

Melihat performa Megawati bersama Red Sparks musim lalu, di mana ia menjadi ujung tombak dan top scorer tim.

Lantas banyak pihak memperkirakan bahwa nilai kontraknya bersama Manisa BBSK bisa setara atau bahkan melebihi Tran, terutama karena Megawati kini tengah berada di puncak popularitas.

Sebagai catatan, saat membela Red Sparks di Korea Selatan, Megawati dikabarkan menerima gaji sekitar US\$100.000–120.000 per musim, atau setara Rp1,5–1,8 miliar. 

Artinya, kepindahan ke Turki bukan hanya tentang tantangan baru, tetapi juga peningkatan signifikan dalam pendapatan dan standar profesional yang lebih tinggi.

Fasilitas di klub Turki pun terbilang lebih “royal” dibandingkan liga Korea. Jika di V-League Korea para pemain asing umumnya hanya mendapat tempat tinggal dan konsumsi.

Maka klub-klub di Turki cenderung menyediakan fasilitas pribadi yang lebih lengkap dan nyaman. Hal ini menjadi salah satu alasan Megawati menerima pinangan Manisa BBSK.

Bergabungnya Megawati juga menjadikannya pevoli kelima dari kawasan Asia Tenggara yang bermain di Liga Voli Turki setelah Nootsara Tomkom, Ajcharaporn Kongyot, Chatchu-On Moksri (Thailand), dan Tran Thi Thanh Thuy (Vietnam). 

Ini menjadi tonggak penting dalam sejarah voli Indonesia, sekaligus membuka jalan bagi pevoli tanah air lainnya untuk berkiprah di kancah internasional.

Musim baru Liga Voli Turki akan dimulai pada Oktober 2025. Namun, Manisa BBSK telah lebih dulu menggelar latihan perdana sejak akhir Juli. 

Dalam sesi tersebut, hanya Megawati dan satu pemain asing lainnya, Tanja Grosser, yang belum terlihat bergabung. 

Penundaan ini terjadi karena Megawati masih berada dalam skuad timnas Indonesia di SEA V League 2025, meski hanya berperan sebagai pemain cadangan.

Reaksi Volimania soal Nasib Megawati Hangestri di Indonesia

Kondisi ini sempat memicu reaksi keras dari para penggemar voli Indonesia. Mereka menilai lebih baik Megawati segera bergabung ke klub barunya di Turki untuk fokus pada pemulihan cedera lututnya, ketimbang hanya duduk di bangku cadangan. 

Sejumlah komentar di media sosial menyuarakan kritik terhadap keputusan pelatih timnas. “Mega kaga main lagi, kalau cedera kenapa di bawa? Harusnya fokus penyembuhan sebelum berangkat ke Turki,” tulis @sup. 

Komentar lain menyebut, “Indonesia gak butuh Megawati, padahal Korea dan Turki sangat membutuhkan. Heran dengan pelatih Indonesia,” ungkap @roc.

Meski begitu, keputusan Megawati untuk tetap mengikuti agenda tim nasional menunjukkan komitmennya kepada tanah air. 

Namun publik kini menanti debut resminya bersama Manisa BBSK, sekaligus berharap ia bisa tampil optimal setelah pulih dari cedera. 

Lebih jauh, banyak pihak memprediksi Megawati akan segera menjadi ikon baru voli Indonesia di Eropa. Bahkan membuka peluang untuk merambah dunia komersial sebagai brand ambassador.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana tren terhadap pemain Asia yang kini tengah berkembang di pasar Eropa. Kehadiran Megawati di Turki adalah lebih dari sekadar transfer pemain, ini adalah bukti pengakuan internasional terhadap kualitas atlet Indonesia. 

Kini semua mata tertuju pada “Megatron” dan bagaimana ia akan menunjukkan dominasinya di panggung Eropa. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ucapan Tantang Fight sampai Mati Berujung Diserbu Sekelompok Pria, Ini Pesan Hanny Kristianto untuk Herri Pras

Ucapan Tantang Fight sampai Mati Berujung Diserbu Sekelompok Pria, Ini Pesan Hanny Kristianto untuk Herri Pras

YouTuber Herri Pras menjadi sorotan setelah kediamannya didatangi sekelompok pria yang diduga berasal dari komunitas bela diri. Ini pesan Hanny Kristianto.
Tak Lagi Jadi Pelengkap, Presiden Prabowo Dinilai Mulai Jadikan Sektor Kelautan Pilar Ekonomi RI

Tak Lagi Jadi Pelengkap, Presiden Prabowo Dinilai Mulai Jadikan Sektor Kelautan Pilar Ekonomi RI

Arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dinilai tengah mengalami pergeseran paradigma. 
Peredaran Kratom dan Vape akan Diperketat? Polri dan BPOM Siapkan Regulasinya

Peredaran Kratom dan Vape akan Diperketat? Polri dan BPOM Siapkan Regulasinya

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan menyiapkan regulasi terkait peredaran kratom dan rokok elektrik atau vape guna mencegah penyalahgunaan yang dapat membahayakan masyarakat.
Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Timnas Indonesia hadapi persoalan di lini depan jelang FIFA Matchday November 2026. Di tengah kondisi tersebut, nama Irfan Jaya layak masuk radar John Herdman.
Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Anak Korban Pembunuhan Orangtua di Kebayoran Lama: Ada Tanda Kekerasan-Gizi Tak Sesuai

Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Anak Korban Pembunuhan Orangtua di Kebayoran Lama: Ada Tanda Kekerasan-Gizi Tak Sesuai

Tim Spesialis Forensik Rumah Sakit Kramat Jati mengungkap hasil pemeriksaan anak (20 bulan) yang dibunuh ayah tiri, AR (22) dan ibu kandungnya, JM (20) di toilet umum Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Sabtu (31/10).
Sosok Pria Berkacamata Tendang Herri Pras hingga Tersungkur, Sosok Ini Ungkap Dugaan Tujuannya

Sosok Pria Berkacamata Tendang Herri Pras hingga Tersungkur, Sosok Ini Ungkap Dugaan Tujuannya

Video yang memperlihatkan YouTuber Herri Pras didatangi sekelompok pria hingga mendapat tindakan fisik mendadak viral di media sosial. Ini dugaan motifnya.

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT