News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Manisa BBSK Dapat Promosi Gratis Usai Tarik Megawati Hangestri, Media Turki Geger: Pevoli yang Punya Basis Besar itu....

Belum juga main, Megawati Hangestri sudah bikin Manisa BBSK jadi sorotan di Turki. Fenomena ini juga membuat nama Manisa BBSK sempat menjadi klub paling populer
Kamis, 14 Agustus 2025 - 19:28 WIB
Megawati Hangestri Cs Bisa Manfaatkan Keributan Thailand dan Vietnam di Leg Kedua SEA V League
Sumber :
  • SAVA

tvOnenews.com - Kehadiran Megawati Hangestri Pertiwi di klub voli Turki, Manisa BBSK, langsung menjadi magnet perhatian, meski sang pevoli andalan Indonesia itu belum sekalipun tampil di lapangan.

Klub peserta Kadinlar 1 Ligi atau Liga Voli Turki kasta kedua ini mendadak jadi bahan pembicaraan warganet, terutama di Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak pengumuman resmi perekrutannya, akun media sosial Manisa BBSK dibanjiri komentar dari Volimania tanah air.

Dampaknya terasa signifikan. Jumlah pengikut akun Instagram resmi Manisa BBSK melonjak drastis dari sekitar 3.000 menjadi 26.000 followers. 

Fenomena ini juga membuat nama Manisa BBSK sempat menjadi klub paling populer di situs statistik voli Volleybox. 

Data mencatat, pada 9 Juni 2025, laman Manisa BBSK hanya dikunjungi 237 orang. Namun setelah Mega diumumkan sebagai pemain baru, jumlah kunjungan meledak hingga 14.000 orang. 

Lonjakan ini diyakini berasal dari para penggemar Mega yang penasaran dengan klub barunya.

Media olahraga Turki, Voleybolunsesi, ikut menyoroti fenomena ini. Dalam salah satu artikelnya, mereka menegaskan bahwa Mega adalah pemain dengan basis penggemar luar biasa di Asia.

“Lahir pada tahun 1999 dengan tinggi badan 185 cm, pemain yang memiliki basis penggemar besar, terutama di Asia,” tulis Voleybolunsesi.

Media tersebut juga mengingatkan bahwa ini adalah kali pertama Mega akan berlaga di Turki, setelah musim sebelumnya membela Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks di Liga Voli Korea Selatan.

Jika dibandingkan dengan pengalamannya di Korea Selatan, efek popularitas Mega di Turki menunjukkan pola yang mirip namun dengan karakter berbeda. 

Saat berseragam Red Sparks pada musim 2023/2024, Mega tidak hanya menjadi mesin poin andalan, tetapi juga membawa lonjakan besar pada eksposur klub di media sosial. 

Red Sparks yang sebelumnya jarang menjadi sorotan internasional, mendadak banjir dukungan dari Indonesia. 

Hal ini terlihat dari penambahan puluhan ribu pengikut baru di akun Instagram klub, serta meningkatnya jumlah penonton pertandingan, baik secara langsung di stadion maupun lewat siaran televisi.

Bedanya, di Korea Selatan popularitas Mega diperkuat oleh performanya di lapangan, di mana ia masuk jajaran top scorer liga, sementara di Turki, gaung namanya sudah terasa bahkan sebelum ia memulai debut. 

Fenomena ini menunjukkan bahwa daya tarik Mega tidak hanya bergantung pada prestasi, tetapi juga pada loyalitas basis penggemarnya.

Efek kehadiran Mega di Manisa BBSK bahkan menciptakan semacam “promosi gratis” untuk klub. 

Para penggemar di Indonesia rajin membagikan konten terkait Manisa di media sosial, memunculkan antusiasme publik Turki yang sebelumnya mungkin belum terlalu familiar dengan namanya. 

Tak sedikit warganet Turki yang mulai penasaran dengan gaya bermain Mega, terutama setelah melihat rekaman aksinya di Liga Korea.

Dengan modal popularitas yang sudah menanjak ini, ekspektasi terhadap Mega di Manisa BBSK jelas tinggi. 

Klub berharap kehadirannya bukan hanya mendongkrak performa di lapangan, tetapi juga memperluas jangkauan dukungan, baik dari publik lokal maupun internasional. 

Bagi Mega sendiri, ini menjadi tantangan baru untuk membuktikan bahwa namanya bukan hanya sensasi media sosial, melainkan juga kekuatan nyata di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti yang ditulis Voleybolunsesi, “Terakhir bermain untuk Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks di Liga Korea Selatan, ia akan bermain di Turki untuk pertama kalinya musim ini dan akan turun ke lapangan untuk meraih kesuksesan Manisa BBSK.”

Jika melihat tren yang sudah terjadi, Manisa BBSK tampaknya akan menikmati “efek Megawati” sepanjang musim baik di papan skor maupun di layar ponsel para penggemar. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Pembimbing Umrah Diduga Hina Jemaah Lansia "Dikit-Dikit Kursi, Dikit-Dikit Sakit", Wamenhaj: Seharusnya Membimbing

Viral Pembimbing Umrah Diduga Hina Jemaah Lansia "Dikit-Dikit Kursi, Dikit-Dikit Sakit", Wamenhaj: Seharusnya Membimbing

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan pembimbing umrah diduga menghina jemaah lansia. 
Gagal Kalahkan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Justru Merasa Puas dengan Hasil Imbang

Gagal Kalahkan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Justru Merasa Puas dengan Hasil Imbang

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, merasa puas untuk bisa memetik satu poin dari Timnas Indonesia. Padahal, mereka unggul jumlah pemain sejak pengujung babak pertama.
Pelatih Malaysia Bicara Jujur soal Kartu Merah Thom Haye usai Main Imbang Tanpa Gol Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Malaysia Bicara Jujur soal Kartu Merah Thom Haye usai Main Imbang Tanpa Gol Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, berbicara jujur soal kartu merah yang diberikan kepada Thom Haye. Dia mengakui bahwa itu mengubah jalannya permainan melawan Timnas Indonesia.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia Yakin Bisa Raih Medali Emas di Asian Games 2026

Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia Yakin Bisa Raih Medali Emas di Asian Games 2026

Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia, Deni Fianda mengaku optimistis bahwa tim Merah Putih bisa meraih medali emas di Asian Games 2026. Rasa percaya diri ini ditunjukkan usai skuad Garuda mampu tampil apik.
Thom Haye Dikartu Merah, Maarten Paes Sebut Suporter Bantu Timnas Indonesia Amankan Clean Sheet Hadapi Malaysia

Thom Haye Dikartu Merah, Maarten Paes Sebut Suporter Bantu Timnas Indonesia Amankan Clean Sheet Hadapi Malaysia

Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, memberikan apresiasi kepada suporter setelah skuad Garuda menahan Malaysia di lanjutan ajang FIFA ASEAN Cup 2026.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT