News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanpa Megawati Hangestri, Manisa BBSK 'Hancur Lebur' di Kadinlar 1 Liga Voli Turki, Lantas Kapan Megatron Terbang ke Turki?

Tanpa Megawati Hangestri, Manisa BBSK terpuruk dalam laga pekan keempat kompetisi ­Kadinlar 1. Ligi (Divisi 2 Liga Voli Turki) musim 2025-2026. Kapan Megatron ke Turki?
Kamis, 23 Oktober 2025 - 22:28 WIB
Megawati Hangestri di Bank Jatim
Sumber :
  • Instagram/@bjtmvolleyball

tvOnenews.com - Tanpa Megawati Hangestri, Manisa BBSK terpuruk dalam laga pekan keempat kompetisi ­Kadinlar 1. Ligi (Divisi 2 Liga Voli Turki) musim 2025-2026, setelah menelan kekalahan dramatis 1-3 dari pemuncak klasemen Karşıyaka SK. 

Laga yang berlangsung pada Senin malam, 21 Oktober 2025 (WIB) itu menunjukkan sisi rapuh Manisa dalam menghadapi tim besar, terlebih karena belum diperkuatkannya bintang anyar asal Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, Manisa sempat memberi debut bagi rekrutan baru lain, Dariana Santana (Puerto Riko), namun ketidakhadiran Megawati, pelengkap penting dalam rencana tim, nyata dirasakan hingga tempo permainan dan efektivitas serangan mereka berubah secara signifikan.

Saat ini Manisa BBSK berada dalam periode yang kurang ideal. Berada di bawah tekanan karena gagal memaksimalkan laga kandang dan belum menampilkan seluruh kekuatan tim, posisi mereka semakin rentan dalam persaingan promosi ke kasta tertinggi Sultanlar Ligi. 

Ketidakjelasan kapan Megawati akan tampil untuk Manisa, padahal sebelumnya telah kembali ke Indonesia untuk memperkuat ­Bank Jatim di Livoli Divisi Utama 2025 dan mengikuti pemusatan latihan Timnas Voli Putri Indonesia untuk SEA Games 2025, menambah beban mental dan strategis bagi tim.

Skuad Manisa BBSK tanpa Megawati Hangestri di Kadinlar 1 Ligi 2025-2026
Skuad Manisa BBSK tanpa Megawati Hangestri di Kadinlar 1 Ligi 2025-2026
Sumber :
  • Instagram.com/vestelmanisabbsk_voleybol

 

Dalam pertandingan melawan Karşıyaka SK, Manisa sebenarnya memulai dengan cukup baik: mereka kalah di set pertama 25-16, namun mampu menyamakan angka melalui kemenangan 22-25 di set kedua.

Namun, dua set terakhir memperlihatkan jurang kualitas yang cukup signifikan, Manisa menyerah 25-11 di set ketiga dan 25-23 di set keempat. 

Tanpa Megawati, tim kehilangan varian serangan yang tajam, dan kedalaman skuad serta kesiapan menghadapi tim asing mentereng seperti Karşıyaka yang diperkuat oleh pemain kelas dunia macam ­Iveta Stanchulova (Bulgaria) dan ­Anastasia Lyashko (Rusia) terbukti menjadi penghambat. 

Manisa pun tampak kesulitan membangun chemistry di antara pemain utamanya, meski Dariana Santana menunjukkan performa individu yang bagus, integrasi tim masih belum matang.

Pelatih Karşıyaka, ­Yeshat Yazuji, setelah pertandingan mengakui bahwa Manisa telah berjuang keras, namun absennya Megawati membuat perbedaan besar karena tempo tim tuan rumah berubah dari agresif menjadi lebih berhati-hati. 

Hal ini mencerminkan bahwa kehadiran Megawati bukan sekadar opsi tambahan, melainkan komponen vital dalam struktur serangan Manisa yang masih perlu dibangun dan disinkronkan. 

Tanpa pemain berjuluk “Megatron” tersebut, Manisa cenderung kehilangan daya ledak yang bisa membuka pertahanan lawan dan memecah momentum pertandingan. Melihat ke depan, Manisa memiliki jalan yang harus mereka tempuh dengan lebih matang agar tetap relevan dalam perebutan promosi. 

Kunci pertama adalah memastikan kapan Megawati benar-benar bisa tampil dan mendapatkan kondisi terbaiknya setelah rangkaian aktivitas di Indonesia, karena kelewatannya saat ini berdampak nyata pada keseimbangan tim. 

Megawati Hangestri di Bank Jatim
Megawati Hangestri di Bank Jatim
Sumber :
  • Instagram @bjtmvolleyball

 

Kedua, integrasi pemain baru seperti Dariana harus segera dipercepat agar chemistry tim tidak tertinggal. Ketiga, pelatih dan manajemen harus mengevaluasi bagaimana memperkuat pertahanan dan memperbaiki tempo permainan supaya tidak mudah dipatahkan dalam dua set penentuan, sebagai bukti kemunduran Manisa ketika menghadapi tim teratas.

Secara keseluruhan, kekalahan ini menjadi peringatan bagi Manisa BBSK bahwa ambisi mereka untuk naik kasta tidak bisa hanya mengandalkan nama besar pemain asing atau satu bintang saja. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekuatan tim secara kolektif, kesiapan di setiap posisi, serta fleksibilitas taktik ketika menghadapi lawan yang lebih matang adalah aspek yang harus diperkuat. 

Jika semua aspek ini bisa disinkronkan termasuk kehadiran Megawati yang sudah menjadi harapan besar, maka bukan hanya target promosi yang bisa dicapai, tapi juga reputasi sebagai tim yang serius dan kompak di kancah voli Turki. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
5 Zodiak yang Makin Bersinar soal Karier Besok 30 September 2026

5 Zodiak yang Makin Bersinar soal Karier Besok 30 September 2026

5 zodiak karier makin bersinar besok 30 September 2026. Gemini, Virgo, Libra, Capricorn, dan Sagittarius punya peluang kerja menarik.
Jadwal Voli Asian Games 2026, Selasa 29 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Iran, Berebut Tiket ke Perempat Final

Jadwal Voli Asian Games 2026, Selasa 29 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Iran, Berebut Tiket ke Perempat Final

Jadwal voli Asian Games 2026 hari ini Selasa (29/9/2026). Timnas Voli Indonesia akan berhadapan dengan Iran untuk memperebutkan tiket menuju babak perempat final.
Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026, di mana ada dua wakil Indonesia yang akan berebut medali emas yakni Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Media Vietnam, The Thao 247 menyindir kepiawaian 11 pemain diaspora dari hasil laga Timnas Indonesia ditahan imbang Malaysia skor 0-0 pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Sebuah video memperlihatkan suasana para penumpang histeris saat ada seekor hewan serangga kecoa terbang dalam gerbong wanita KRL rute Bogor viral di medsos.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT