News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cuma Gara-gara Gaji Rp9 Miliar dan Apartemen Mewah? Ternyata Alasan di Balik Megawati Hangestri Hengkang dari Manisa BBSK Turki itu....

Megawati Hangestri hengkang dari klub Turki, Manisa BBSK, hanya beberapa pekan setelah bergabung. Apakah gara-gara soal gaji dan fasilitas mewah di Turki?
Rabu, 29 Oktober 2025 - 17:11 WIB
Megawati Hangestri di Manisa BBSK
Sumber :
  • instagram/manisabbsk

tvOnenews.com - Nama Megawati Hangestri Pertiwi kembali jadi buah bibir publik voli internasional. Pevoli andalan Indonesia itu membuat kejutan dengan keputusan hengkang dari klub Turki, Manisa Buyuksehir Belediyespor Kulubu (Manisa BBSK), hanya beberapa pekan setelah bergabung. 

Padahal, Megawati sempat disambut layaknya bintang besar saat tiba di Turki pada pertengahan Agustus 2025. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Klub promosi itu bahkan menyambutnya dengan unggahan spesial di media sosial bertuliskan “Manisa’mıza hoş geldiniz! Selamat datang di Manisa kami!”, sebuah bentuk penghormatan untuk pemain yang digadang-gadang akan jadi motor serangan utama tim di musim 2025/2026.

Namun, euforia itu tak berlangsung lama. Megawati memilih mundur sebelum sempat melakoni laga resmi pertamanya. Keputusan ini memicu tanda tanya besar, terlebih karena ia sebelumnya digadang bakal menjadi salah satu pemain asing paling menonjol di Liga Voli Turki. 

Dalam pernyataannya, pihak Manisa menyebut bahwa sang pemain asal Jember, Jawa Timur, meminta pembatalan kontrak setelah tampil di ajang Livoli Divisi Utama 2025 di Tanah Air. 

{{imageId:376462}}

Berdasarkan perjanjian awal, Megawati semestinya kembali ke Turki tiga hari setelah kompetisi domestik berakhir. Namun, ia tidak memenuhi jadwal tersebut. Klub pun menganggap tindakan itu merugikan proses transfer dan persiapan tim. 

“Selama pembicaraan bersama, pemain tersebut menyatakan bahwa ia tidak ingin kembali ke Turki karena jadwal padat Tim Nasional selama musim dan meminta agar kontraknya dibatalkan,” tulis Manisa BBSK dalam pernyataannya.

Megawati tak menampik pernyataan klub. Melalui unggahan di Instagram Story, ia menegaskan bahwa keputusan mundur adalah keinginannya sendiri, bukan karena paksaan pihak lain. 

“Benar jika saya sudah tidak ada kontrak lagi dengan klub Manisa Turki. Ini permintaan saya pribadi, dan sudah disepakati bersama, tanpa ada yang dipaksakan,” tulis Megawati. 

Ia juga meminta maaf kepada para pendukung yang mungkin kecewa, sembari berharap agar publik tetap berpikir positif. 

Usai kontraknya resmi berakhir, Megawati dijadwalkan segera bergabung dengan pemusatan latihan nasional (Pelatnas) sebagai persiapan menuju SEA Games 2025 yang akan digelar pada Desember mendatang.

Meski keputusannya cukup mengejutkan, banyak yang menilai langkah Megawati bukan tanpa pertimbangan. 

Di balik rumor kepergian mendadak itu, beredar kabar bahwa sang “Megatron” tengah menjadi incaran klub lain di Eropa dengan tawaran fasilitas supermewah. 

Tak heran, mengingat statusnya sebagai salah satu pevoli Asia paling produktif yang menembus jajaran tiga besar pencetak poin terbanyak di Liga Voli Korea musim lalu bersama Daejeon Jungkwanjang Red Sparks. 

Prestasi ini menjadikan Megawati sosok yang diminati banyak klub, terutama di Eropa yang mulai melirik talenta Asia Tenggara.

Di Turki sendiri, pemain asing kerap menerima fasilitas kelas atas. Menurut Inside Volley Country, rata-rata gaji pevoli asing di liga tersebut mencapai 500 ribu euro per musim atau sekitar Rp9,5 miliar. 

Bahkan, Tran Thi Thanh Thuy dari Vietnam pernah menerima bayaran sekitar 250 ribu euro (Rp4,7 miliar) plus akomodasi mewah, mulai dari apartemen di pusat kota, mobil pribadi dengan sopir, hingga sepeda latihan khusus (VNExpress, 5 Februari 2024). 

Dengan reputasi dan produktivitasnya yang tinggi, Megawati diyakini berpeluang mendapatkan fasilitas serupa, bahkan lebih besar dari itu.

Megawati Hangestri resmi tinggalkan Manisa BBSK lebih awal.
Megawati Hangestri resmi tinggalkan Manisa BBSK lebih awal.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram.com/manisabbsk_voleybol / KOVO

 

Karena itu, kepindahannya ke Turki awalnya dianggap sebagai peningkatan karier dan gaya hidup, menggabungkan antara prestasi dan kenyamanan. 

Pengakuan global terhadap Megawati membuktikan bahwa talenta Indonesia mampu bersaing di liga top dunia. 

Terlepas dari keputusannya mundur dari Manisa, Megawati tetap menjadi simbol kebanggaan olahraga Tanah Air, bukan hanya karena ketajamannya di lapangan, tetapi juga keberaniannya mengambil keputusan besar demi masa depan kariernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini publik menantikan ke mana langkah Megawati berikutnya. Apakah benar ia akan segera bergabung dengan klub baru? Atau fokus sepenuhnya membela Merah Putih di SEA Games sebelum kembali ke kancah profesional?

Apa pun pilihannya, satu hal pasti: nama Megawati Hangestri Pertiwi akan terus menjadi sorotan dunia voli internasional. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ucapan Tantang Fight sampai Mati Berujung Diserbu Sekelompok Pria, Ini Pesan Hanny Kristianto untuk Herri Pras

Ucapan Tantang Fight sampai Mati Berujung Diserbu Sekelompok Pria, Ini Pesan Hanny Kristianto untuk Herri Pras

YouTuber Herri Pras menjadi sorotan setelah kediamannya didatangi sekelompok pria yang diduga berasal dari komunitas bela diri. Ini pesan Hanny Kristianto.
Tak Lagi Jadi Pelengkap, Presiden Prabowo Dinilai Mulai Jadikan Sektor Kelautan Pilar Ekonomi RI

Tak Lagi Jadi Pelengkap, Presiden Prabowo Dinilai Mulai Jadikan Sektor Kelautan Pilar Ekonomi RI

Arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dinilai tengah mengalami pergeseran paradigma. 
Peredaran Kratom dan Vape akan Diperketat? Polri dan BPOM Siapkan Regulasinya

Peredaran Kratom dan Vape akan Diperketat? Polri dan BPOM Siapkan Regulasinya

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan menyiapkan regulasi terkait peredaran kratom dan rokok elektrik atau vape guna mencegah penyalahgunaan yang dapat membahayakan masyarakat.
Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Timnas Indonesia hadapi persoalan di lini depan jelang FIFA Matchday November 2026. Di tengah kondisi tersebut, nama Irfan Jaya layak masuk radar John Herdman.
Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Anak Korban Pembunuhan Orangtua di Kebayoran Lama: Ada Tanda Kekerasan-Gizi Tak Sesuai

Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Anak Korban Pembunuhan Orangtua di Kebayoran Lama: Ada Tanda Kekerasan-Gizi Tak Sesuai

Tim Spesialis Forensik Rumah Sakit Kramat Jati mengungkap hasil pemeriksaan anak (20 bulan) yang dibunuh ayah tiri, AR (22) dan ibu kandungnya, JM (20) di toilet umum Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Sabtu (31/10).
Sosok Pria Berkacamata Tendang Herri Pras hingga Tersungkur, Sosok Ini Ungkap Dugaan Tujuannya

Sosok Pria Berkacamata Tendang Herri Pras hingga Tersungkur, Sosok Ini Ungkap Dugaan Tujuannya

Video yang memperlihatkan YouTuber Herri Pras didatangi sekelompok pria hingga mendapat tindakan fisik mendadak viral di media sosial. Ini dugaan motifnya.

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT