GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Juga Tanding, Pelatih Tim Voli Putri Filipina Minder Jelang SEA Games 2025, Efek dari Megawati Hangestri dkk Sudah di Depan Mata?

Pelatih Timnas Voli Putri Filipina, Jorge Souza De Brito justru tampil sebagai sosok paling realistis. Timnas Voli Putri Indonesia datang dengan Megawati Hangestri dkk
Kamis, 27 November 2025 - 15:20 WIB
Megawati Hangestri saat beraksi bersama Timnas Voli Putri Indonesia.
Sumber :
  • Facebook SAVA

tvOnenews.com - Menjelang bergulirnya SEA Games 2025 pada 9–20 Desember di Thailand, peta persaingan voli putri tampak mulai memanas. Pelatih Timnas Voli Putri Filipina, Jorge Souza De Brito justru tampil sebagai sosok paling realistis. 

Alih-alih mengumbar ambisi besar, ia terang-terangan tidak ingin media di negaranya menyanjung tim terlalu tinggi. Alasannya sederhana: persiapan mereka berlangsung mepet dan level kompetisi di ajang ini sangat ketat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara Thailand sebagai tuan rumah menurunkan skuad terbaik, Vietnam tampil konsisten, dan Indonesia datang dengan amunisi baru bernama Megawati Hangestri, kekuatan Filipina justru masih diragukan oleh pelatihnya sendiri.

Berbanding terbalik dengan Filipina yang cenderung berhitung rendah, Indonesia datang dengan semangat berbeda meski persiapannya juga tidak ideal. 

Timnas Voli Putri Indonesia menjalani TC yang disebut “ala kadarnya”, tetapi tetap memiliki modal kuat lewat kombinasi pemain muda-senior serta kehadiran Megawati yang menjadi salah satu opposite paling menonjol di Asia dalam dua musim terakhir. 

Hal inilah yang membuat nama Indonesia tetap masuk daftar kandidat perebut medali di mata pelatih Filipina. Dengan kondisi tersebut, duel antarnegara di Grup B makin menarik, sebab Indonesia bersanding dengan Vietnam, Malaysia, dan Myanmar dalam grup yang tidak kalah ganas dibanding Grup A.

Megawati Hangestri saat beraksi bersama Timnas Voli Putri Indonesia di SEA V League 2025.
Megawati Hangestri saat beraksi bersama Timnas Voli Putri Indonesia di SEA V League 2025.
Sumber :
  • Thailand Volleyball Association

 

Pelatih tim voli putri Filipina, Jorge Souza De Brito, secara terbuka mengingatkan agar media negara itu tidak berlebihan memuji timnya menjelang SEA Games 2025. 

Ia mengakui bahwa jalan menuju podium sangat berat, terlebih Filipina berada satu grup dengan Thailand yang tampil dengan kekuatan penuh, serta Singapura

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami selalu berharap meraih medali,” ujar De Brito, dikutip dari Inquirer. Pengakuan itu mencerminkan betapa ia memahami ketatnya persaingan regional yang sudah meningkat drastis dalam beberapa edisi terakhir.

Tantangan yang mereka hadapi di fase penyisihan hanyalah awal. Jika berhasil lolos, mereka masih harus berhadapan dengan negara-negara kuat dari Pool B yang diisi Vietnam, Indonesia, Malaysia, serta Myanmar. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Operasi pencarian terhadap pendaki yang hilang di Gunung Dukono, Maluku Utara, berakhir dengan penemuan yang memilukan. 
Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Bersama Libatkan Eksekutif-Tokoh Nasional

Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Bersama Libatkan Eksekutif-Tokoh Nasional

Eskalasi kekerasan di tanah Papua yang terus meningkat kini menjadi alarm bagi pemerintah pusat. 
Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda Salah Ucap, Kades Hoho Nekat Lantik Perangkat Desa, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut

Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda Salah Ucap, Kades Hoho Nekat Lantik Perangkat Desa, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut

Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda salah ucap di hadapan jemaah haji, Kades Hoho nekat lantik perangkat desa setelah curhat ke KDM, 3 alasan pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee.

Trending

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal filosofi ekologi Padjadjaran di sela-sela aktivitasnya menyusuri hutan lindung seluas 2,5 hektare di sekitar Istana Cipanas. 
Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Ayah korban berinisial M mengatakan langkah hukum yang diambil keluarganya bukan hanya untuk kepentingan anaknya, tetapi juga karena kekhawatiran masih banyak santriwati lain yang diduga mengalami perlakuan serupa.
Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung resmi mengonfrimasi secara langsung bahwa Megawati Hangestri bermain untuk timnya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kiai Ashari Diduga Tak Sendirian, Orang Dekat Disebut Siapkan ‘Kamar Khusus’ untuk Lakukan Aksi Bejat 

Kiai Ashari Diduga Tak Sendirian, Orang Dekat Disebut Siapkan ‘Kamar Khusus’ untuk Lakukan Aksi Bejat 

Ali mengatakan perkembangan signifikan baru terlihat setelah adanya pergantian pejabat kepolisian pada awal 2026. Dari hasil pendalaman, muncul dugaan adanya pihak internal ponpes yang ikut membantu memuluskan aksi Kiai Ashari.
Santriwati Bongkar Awal Mula Terjadi Pelecehan di Ponpes Pati, Sebut Pelaku Tidurnya Sering Pindah-pindah

Santriwati Bongkar Awal Mula Terjadi Pelecehan di Ponpes Pati, Sebut Pelaku Tidurnya Sering Pindah-pindah

​​​​​​​Santriwati bongkar awal dugaan pelecehan di Ponpes Pati oleh pelaku, termasuk kebiasaan pelaku yang disebut sering pindah tidur. Simak ceritanya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT