GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketika Padel Jadi Ikon Baru Gaya Hidup Urban: Ajang Sportainment, Beyond Open 2025 Buktikan Tren Ini Makin Digemari

Popularitas padel bukan hanya tumbuh di kalangan atlet muda, tetapi juga di kelompok profesional, pekerja kreatif, hingga para penghobi olahraga ringan. Turnamen
Kamis, 11 Desember 2025 - 21:41 WIB
Ketika Padel Jadi Ikon Baru Gaya Hidup Urban Ajang Sportainment, Beyond Open 2025 Buktikan Tren Ini Makin Digemari
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga padel berkembang pesat, menjadi salah satu olahraga yang paling cepat naik daun di kawasan perkotaan, terutama Jabodetabek.

Masyarakat urban menjadikannya pilihan karena karakter permainannya yang dinamis, mudah dipelajari, dan bisa dimainkan secara kasual maupun kompetitif. Tidak sedikit komunitas di kota besar yang kini rutin berkumpul di lapangan padel sebagai bagian dari gaya hidup sehat yang tetap menyenangkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Popularitas padel bukan hanya tumbuh di kalangan atlet muda, tetapi juga di kelompok profesional, pekerja kreatif, hingga para penghobi olahraga ringan. 

Lapangan-lapangan padel mulai bermunculan di kompleks olahraga, pusat kebugaran, hingga ruang publik bertema lifestyle. Aktivitas ini lalu menjadi bagian dari ritme urban modern, perpaduan antara rekreasi, olahraga, dan interaksi sosial.

Tren tersebut semakin mencuri perhatian ketika padel masuk ke ranah sportainment, di mana olahraga berpadu dengan komunitas dan hiburan. 

Salah satu acara yang mencerminkan fenomena ini adalah Beyond Open 2025, sebuah turnamen padel yang menghadirkan kompetisi namun tetap menjunjung nilai-nilai komunitas dan gaya hidup khas masyarakat urban. 

Tidak hanya menampilkan pertandingan, tetapi juga memperlihatkan bagaimana padel berkembang sebagai bagian dari tren aktivitas fisik yang digandrungi banyak kalangan. 

Melansir dari laman resmi, tahun ini, turnamen tersebut menjadi lebih menarik berkat inisiasi dari Jerome Polin, salah satu figur publik yang dikenal aktif mengenalkan padel kepada generasi muda. Keterlibatan Jerome tidak hanya menunjukkan besarnya minat publik terhadap padel, tetapi juga memperlihatkan bagaimana olahraga ini masuk lebih dalam ke ruang-ruang urban.

Melalui komunitas digital dan offline, padel berkembang sebagai olahraga yang energik, mudah diakses, dan mampu merangkul berbagai lapisan masyarakat. Selain pemain komunitas, acara ini juga diikuti oleh sejumlah kreator konten dan publik figur seperti Kevin Michael, Juansen, Richard Theodore, Imantdj, dan Richard Permadi, yang turut memberi warna pada gelaran tersebut.

Lintas Generasi: Dari Atlet Muda hingga Pemain Komunitas

Salah satu hal yang menonjol adalah hadirnya peserta muda berusia 15 tahun yang sudah masuk klasemen profesional. Fenomena ini memperlihatkan bahwa padel semakin diterima sebagai olahraga yang memiliki jalur prestasi jelas, sekaligus tetap ramah bagi pemula.

Dalam konteks ini, Beyond Open menjadi wadah yang mempertemukan berbagai generasi pemain: atlet muda yang sedang berkembang, pemain komunitas yang intens berlatih, hingga figur publik yang gemar mencoba cabang olahraga baru. Kombinasi inilah yang menjadikan padel terlihat semakin relevan dalam kehidupan masyarakat urban.

“Turnamen ini adalah perayaan semangat olahraga dan gaya hidup. Kami senang melihat bagaimana padel diterima oleh berbagai kalangan, dari atlet muda, komunitas, hingga influencer dan selebriti. Bersama dukungan QJ Motor, kami ingin menghadirkan pengalaman sportainment yang lebih fresh dan inspiratif,” ujar Andrika Prakasa, Owner Beyond Padel.

Kutipan tersebut menggambarkan bahwa padel tidak lagi sekadar tren sesaat, melainkan olahraga yang memiliki ekosistem kuat dan berkelanjutan.

Kehadiran QJ Motor memberi nilai tambah untuk kompetisi ini, salah satunya dengan menyediakan hadiah utama berupa motor gede (moge) bagi juara kategori pro. Meski begitu, inti utama acara tetap berfokus pada pengalaman bermain padel, interaksi antar-komunitas, serta peluang bagi pemain muda untuk unjuk kemampuan.

Di luar kompetisi, suasana lapangan dipenuhi aktivitas komunitas, sesi permainan santai, hingga ngobrol santai antar-peserta. Hal ini menegaskan bahwa padel memiliki daya tarik bukan hanya sebagai olahraga, tetapi juga sebagai ruang sosial yang kuat ciri khas gaya hidup urban masa kini.

Ketika Padel Jadi Ikon Baru Gaya Hidup Urban: Ajang Sportainment, Beyond Open 2025 Buktikan Tren Ini Makin Digemari
Ketika Padel Jadi Ikon Baru Gaya Hidup Urban: Ajang Sportainment, Beyond Open 2025 Buktikan Tren Ini Makin Digemari
Sumber :
  • Instagram

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan berbagai elemen tersebut, Beyond Open 2025 memperlihatkan bagaimana padel berkembang dari sekadar olahraga menjadi bagian dari identitas masyarakat urban. Mudah dimainkan, inklusif, dan memiliki nilai komunitas yang tinggi semua faktor ini membuat padel terus tumbuh sebagai olahraga pilihan generasi modern.

Padel bukan hanya tren, tetapi telah menjadi simbol gaya hidup aktif, sosial, dan energik yang semakin mengakar di Indonesia. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Syok Dengar Curhatan Ibu yang Ingin Kabur dari Suami, Langsung Beri Wejangan dan Popok 2 Bulan

Dedi Mulyadi Syok Dengar Curhatan Ibu yang Ingin Kabur dari Suami, Langsung Beri Wejangan dan Popok 2 Bulan

Kisah haru Dedi Mulyadi saat bertemu ibu yang ingin kabur dari suami. Ia memberi nasihat menyentuh hingga bantuan susu dan popok bayi. SImak kisah selengkapnya!
Waspada Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan dari Empat Negara

Waspada Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan dari Empat Negara

Pemerintah melakukan antisipasi terjadinya penemuan kasus penularan Hantavirus dengan memperketat pengawasan terhadap kedatangan pelaku perjalanan udara dari empat negara.
3,3 Juta Pekerja di Banten Belum Miliki Perlindungan Sosial

3,3 Juta Pekerja di Banten Belum Miliki Perlindungan Sosial

Sebanyak 3,3 juta pekerja di Banten belum memiliki perlindungan social. Untuk itu, Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banten telah menyiapkan strategi khusus mulai dari sosialisasi ke perusahaan hingga memaksimalkan intervensi Pemda.
WNA Kontak Erat Klaster Hantavirus Kapal Pesiar di Jakarta Negatif, Kemenkes Pastikan Belum Ada HPS di RI

WNA Kontak Erat Klaster Hantavirus Kapal Pesiar di Jakarta Negatif, Kemenkes Pastikan Belum Ada HPS di RI

Kemenkes memastikan seorang WNA yang tinggal di Jakarta dan sempat menjadi kontak erat kasus Hantavirus dari klaster kapal pesiar MV Hondius dinyatakan negatif.
Tetap Bisa Lolos, Media Jepang Rela Kalah 0-2 dari Timnas Indonesia U-17 di Laga Terakhir Piala Asia U-17 2026?

Tetap Bisa Lolos, Media Jepang Rela Kalah 0-2 dari Timnas Indonesia U-17 di Laga Terakhir Piala Asia U-17 2026?

Media Jepang mengungkap skenario di pekan terakhir Piala Asia U–17 2026. Timnas Indonesia U-17 harus meraih kemenangan pada pertandingan terakhir melawan Jepang.
Francesco Bagnaia Ungkap Biang Kerok Gagal Finis di MotoGP Prancis 2026, Gara-gara Hal Ini

Francesco Bagnaia Ungkap Biang Kerok Gagal Finis di MotoGP Prancis 2026, Gara-gara Hal Ini

Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia mengungkapkan alasan mengapa dirinya bisa gagal finis di MotoGP Prancis 2026, yang berlangsung di Sirkuit Le Mans pada Minggu (10/5/2026).

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyampaikan kabar buruk kepada Timnas Indonesia U-17. Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto tersebut akan bermain menghadapi Jepang di lanjutan Piala Asia U-17 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT