GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ribuan Anak SD Antusias Ikuti Festival Bulu Tangkis di Jawa Tengah

Pentingnya olahraga pada usia dini juga didukung oleh kajian ilmiah.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 24 Desember 2025 - 20:28 WIB
Ilustrasi bulutangkis
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap gaya hidup sedenter atau minim aktivitas fisik pada anak-anak Indonesia, Aice Group berkolaborasi dengan Bakti Olahraga Djarum Foundation serta Pengurus Provinsi PBSI Jawa Tengah menghadirkan Festival SenengMinton Jawa Tengah 2025. 

Kegiatan ini dirancang sebagai langkah pencegahan sejak dini dengan pendekatan edukatif yang dikemas secara menyenangkan agar anak-anak kembali akrab dengan aktivitas fisik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data kesehatan nasional menunjukkan bahwa intensitas penggunaan gawai pada anak-anak terus meningkat dan berbanding lurus dengan menurunnya aktivitas fisik harian. Kondisi tersebut tidak hanya meningkatkan risiko obesitas, tetapi juga berpotensi menghambat perkembangan motorik serta kemampuan kognitif anak usia sekolah dasar yang berada pada fase penting pertumbuhan.

Senior Brand Manager Aice Group, Sylvana Zhong, menyampaikan bahwa keterlibatan perusahaannya dalam Festival SenengMinton merupakan bagian dari kepedulian terhadap isu kesehatan anak dan keluarga. Ia menilai gaya hidup kurang bergerak telah berkembang menjadi tantangan serius yang dapat berdampak jangka panjang pada kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Perilaku sedenter tidak lagi bisa dipandang sebagai persoalan sepele. Ini menyangkut masa depan generasi. Melalui festival ini, kami ingin mendorong anak-anak untuk memandang olahraga sebagai aktivitas yang menyenangkan, bukan kewajiban,” ujar Sylvana.

Ia menambahkan bahwa pengenalan aktivitas fisik secara positif diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dari dalam diri anak dan orang tua untuk menerapkan kebiasaan hidup aktif secara berkelanjutan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada gawai.

Aktivitas Fisik dan Perkembangan Anak

Pentingnya olahraga pada usia dini juga didukung oleh kajian ilmiah mengenai perkembangan otak anak. Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin pada rentang usia enam hingga sembilan tahun diketahui dapat merangsang produksi Brain Derived Neurotrophic Factor (BDNF), protein yang berperan dalam memperkuat koneksi antar sel saraf.

Anak-anak yang aktif bergerak cenderung memiliki kemampuan konsentrasi dan daya serap informasi yang lebih baik dibandingkan mereka yang terbiasa dengan pola hidup pasif. Berangkat dari hal tersebut, Festival SenengMinton menghadirkan rangkaian permainan yang difokuskan pada peningkatan koordinasi, ketangkasan, dan kecepatan gerak anak.

Sebagai bagian dari kegiatan, peserta juga menerima produk es krim Mooochii Mango yang dibagikan kepada anak-anak dan pemenang sebagai bentuk apresiasi. Seluruh pemenang festival mendapatkan tambahan penghargaan berupa satu dus produk tersebut.

Antusiasme peserta terlihat dari jumlah kehadiran yang cukup besar. Sebanyak 2.266 siswa sekolah dasar dari berbagai sekolah mengikuti rangkaian festival yang digelar di empat kota, yakni Solo pada 23 September, Purwokerto pada 8 November, Semarang pada 20 November, dan Magelang pada 11 Desember 2025.

“Jumlah peserta yang hadir menunjukkan bahwa anak-anak membutuhkan ruang untuk bergerak yang dikemas secara ramah dan tanpa tekanan. Pendekatan bermain justru membuat mereka lebih antusias mengenal olahraga,” kata Sylvana.

Dukungan Pembinaan Olahraga Usia Dini

Wakil Ketua Umum Pengprov PBSI Jawa Tengah, Yuni Kartika, menilai Festival SenengMinton sebagai langkah awal yang penting dalam memperkenalkan bulu tangkis kepada anak-anak sejak usia dini. Menurutnya, pendekatan yang menyenangkan menjadi kunci agar anak tidak merasa terbebani saat mulai berolahraga.

“Lewat kegiatan ini, anak-anak bisa belajar dasar bulu tangkis tanpa tekanan kompetisi. Antusiasme yang tinggi di Jawa Tengah menunjukkan potensi besar untuk mendorong pembinaan lanjutan, termasuk melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dan klub,” ujar Yuni.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan sektor swasta yang dinilainya berkontribusi positif dalam memperluas jangkauan pembinaan olahraga usia dini.

Dalam festival tersebut, peserta mengikuti berbagai aktivitas seperti shuttle run, pyramid shuttlecock, zig-zag run, hingga latihan servis ke target. Seluruh rangkaian dirancang sesuai dengan tahapan perkembangan usia anak guna melatih motorik dan koordinasi secara menyeluruh.

Bagi orang tua dan sekolah, festival ini dinilai sebagai sarana edukasi yang efektif sekaligus ruang interaksi yang mempererat hubungan keluarga. Kehadiran ribuan orang tua yang mendampingi anak-anak mereka mencerminkan kebutuhan akan kegiatan fisik yang aman, menyenangkan, dan bernilai edukatif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seluruh peserta, guru pendamping, serta pemenang memperoleh bentuk penghargaan atas partisipasi mereka, baik berupa piala, uang pembinaan, maupun bingkisan, sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan keterlibatan dalam kegiatan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin terus berkontribusi dalam menciptakan ekosistem olahraga yang sehat dan inklusif, di mana kebahagiaan dan kesehatan dapat berjalan berdampingan,” tutup Sylvana.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Seorang pekerja bangunan ditemukan tewas di atap rumah warga di Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Korban dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat memperbaiki atap rumah warga, Selasa (17/2).
Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Berdasarkan perhitungan hisab, Kemenag memperkirakan 1 Ramadan 1447 Hijriah secara astronomis berpotensi jatuh pada Kamis Pahing, 19 Februari 2026.
BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi umumkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis 19 Februari 2026.
Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo menyoroti perubahan besar gaya balap Marc Marquez jelang MotoGP 2026. Legenda asal Spanyol itu menilai gaya balap The Baby Alien kini lebih halus.
Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris

Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris

Agen Jurgen Klopp ungkap kliennya menolak tawaran Manchester United (MU) dan Chelsea. Peluang latih Timnas Inggris sempat terbuka sebelum ia gabung Red Bull.
Polres Bojonegoro Ungkap Kasus Korupsi Dana Desa dan 60 Perkara PPA Sepanjang 2024–2025

Polres Bojonegoro Ungkap Kasus Korupsi Dana Desa dan 60 Perkara PPA Sepanjang 2024–2025

Satuan Reserse Kriminal Polres Bojonegoro mencatatkan pengungkapan sejumlah perkara menonjol dalam periode kepemimpinan AKP Bayu Adjie Sudarmono sebagai Kasat Reskrim.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT