Red Sparks Akhirnya Bangkit! Tanpa Megatron, Rekor 11 Kekalahan Beruntun Dipatahkan Usai Bungkam Pink Spiders
- Instagram Red Sparks
Penampilan Park Yeo-reum layak mendapat sorotan khusus. Sering memulai laga dari bangku cadangan musim ini, ia justru menjadi “penyelamat” dengan kontribusi komplet: 20 poin, dua blok, 17 penyelamatan, serta lima penerimaan sukses.
Pemain bernomor punggung 23 itu mencatat efektivitas serangan 40,9 persen, angka impresif di tengah tekanan besar.
Kemenangan ini bukan semata soal teknis, tetapi juga tentang redistribusi tanggung jawab. Tanpa Megawati sebagai tumpuan utama, Red Sparks perlahan belajar membagi beban dan menemukan identitas baru.
Di sisi lawan, kekalahan ini menjadi pukulan bagi Pink Spiders yang gagal mendekati posisi dua besar.
Tim yang pernah diperkuat ratu voli Korea, Kim Yeon-koung, tertahan di peringkat ketiga dengan 53 poin.
Mereka gagal menempel pemuncak klasemen Korea Expressway Corporation Hi-Pass (59 poin) dan Hyundai Engineering & Construction Hillstate (56 poin).

- Instagram Red Sparks
Kemenangan atas Pink Spiders terasa simbolis jika menengok masa lalu. Saat masih diperkuat Megatron, Red Sparks kerap menjadikan laga kontra Pink Spiders sebagai panggung pembuktian.
Mega beberapa kali tampil eksplosif saat menghadapi tim papan atas tersebut, menjadikan duel ini sarat gengsi.
Kini, tanpa Megatron, Red Sparks membuktikan bahwa mereka masih mampu menumbangkan rival beratnya.
Bedanya, jika dulu kemenangan identik dengan ledakan poin Megawati, kali ini kemenangan lahir dari kolektivitas.
Rekor buruk 11 kekalahan memang belum sepenuhnya terhapus dari memori. Namun, malam di Chungmu Gymnasium itu memberi pesan tegas: Red Sparks belum habis.
Dan mungkin, inilah awal cerita kebangkitan baru, tanpa Megatron, tetapi dengan semangat yang tak kalah membara. (udn)
Load more