GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Red Sparks Akhirnya Bangkit! Tanpa Megatron, Rekor 11 Kekalahan Beruntun Dipatahkan Usai Bungkam Pink Spiders

Sejak ditinggal Megatron kembali ke Indonesia dan dihantam badai cedera pemain inti, performa Red Sparks merosot tajam. Musim ini 11 kali kekalahan beruntun membuat sejarah buruk
Senin, 23 Februari 2026 - 15:08 WIB
Ekspresi Noh Ran, Saat Red Sparks berhasil putus rantai 11 kali kekalahan beruntun di laga kontra Pink Spiders
Sumber :
  • Instagram Red Sparks

Penampilan Park Yeo-reum layak mendapat sorotan khusus. Sering memulai laga dari bangku cadangan musim ini, ia justru menjadi “penyelamat” dengan kontribusi komplet: 20 poin, dua blok, 17 penyelamatan, serta lima penerimaan sukses. 

Pemain bernomor punggung 23 itu mencatat efektivitas serangan 40,9 persen, angka impresif di tengah tekanan besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemenangan ini bukan semata soal teknis, tetapi juga tentang redistribusi tanggung jawab. Tanpa Megawati sebagai tumpuan utama, Red Sparks perlahan belajar membagi beban dan menemukan identitas baru.

Di sisi lawan, kekalahan ini menjadi pukulan bagi Pink Spiders yang gagal mendekati posisi dua besar. 

Tim yang pernah diperkuat ratu voli Korea, Kim Yeon-koung, tertahan di peringkat ketiga dengan 53 poin. 

Mereka gagal menempel pemuncak klasemen Korea Expressway Corporation Hi-Pass (59 poin) dan Hyundai Engineering & Construction Hillstate (56 poin).

Ekspresi Noh Ran, Saat Red Sparks berhasil putus rantai 11 kali kekalahan beruntun di laga kontra Pink Spiders
Ekspresi Noh Ran, Saat Red Sparks berhasil putus rantai 11 kali kekalahan beruntun di laga kontra Pink Spiders
Sumber :
  • Instagram Red Sparks

Kemenangan atas Pink Spiders terasa simbolis jika menengok masa lalu. Saat masih diperkuat Megatron, Red Sparks kerap menjadikan laga kontra Pink Spiders sebagai panggung pembuktian. 

Mega beberapa kali tampil eksplosif saat menghadapi tim papan atas tersebut, menjadikan duel ini sarat gengsi.

Kini, tanpa Megatron, Red Sparks membuktikan bahwa mereka masih mampu menumbangkan rival beratnya. 

Bedanya, jika dulu kemenangan identik dengan ledakan poin Megawati, kali ini kemenangan lahir dari kolektivitas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rekor buruk 11 kekalahan memang belum sepenuhnya terhapus dari memori. Namun, malam di Chungmu Gymnasium itu memberi pesan tegas: Red Sparks belum habis. 

Dan mungkin, inilah awal cerita kebangkitan baru, tanpa Megatron, tetapi dengan semangat yang tak kalah membara. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menteri Pariwisata: Pertumbuhan Kunjungan Wisman ke Indonesia Maret 2026 Tertinggi di Asia Tenggara

Menteri Pariwisata: Pertumbuhan Kunjungan Wisman ke Indonesia Maret 2026 Tertinggi di Asia Tenggara

Sektor pariwisata Indonesia mencatatkan performa impresif dalam hal laju pertumbuhan pada periode Maret 2026. 
Di Kejuaraan North Mollucas Taekwondo, Gagahnya Gubernur Malut Sherly Tjoanda Pakai Sabuk Hitam Buat Warganet Kaget

Di Kejuaraan North Mollucas Taekwondo, Gagahnya Gubernur Malut Sherly Tjoanda Pakai Sabuk Hitam Buat Warganet Kaget

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos pakai sabuk hitam seni bela diri taekwondo saat peresmian North Mollucas Taekwondo Championship 2026 Gubernur Cup I viral.
Alvino Sempat Kirimkan Pesan Terakhir Kepada Teman Sebelum Meninggal Dunia Bersama Keluarga di Glamping Temanggung

Alvino Sempat Kirimkan Pesan Terakhir Kepada Teman Sebelum Meninggal Dunia Bersama Keluarga di Glamping Temanggung

Publik dikejutkan kabar keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang meninggal dunia di tenda Glamping pada Rabu (27/5/2026). Alvino Evan Hakim sempat kirim pesan
Siapa Prihantini? Alumnus ITB yang Bikin Geger Dunia Riset Internasional Lewat Dugaan "Fraud" di Denmark

Siapa Prihantini? Alumnus ITB yang Bikin Geger Dunia Riset Internasional Lewat Dugaan "Fraud" di Denmark

Institut Teknologi Bandung (ITB) memberikan klarifikasi resmi terkait kasus dugaan manipulasi riset (fraud) yang menyeret salah satu alumnusnya, Prihantini. 
Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Kampung Sembilangan, Desa Hurip Jaya, Babelan, Bekasi mengadu kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal jalan rusak ogah diperbaiki pejabat desa.
Orang Terdekat Ungkap Sifat Asli Alvino Sebelum Meninggal Dunia di Glamping Temanggung: Dari Semalam Kita Nangis

Orang Terdekat Ungkap Sifat Asli Alvino Sebelum Meninggal Dunia di Glamping Temanggung: Dari Semalam Kita Nangis

keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang meninggal dunia di dalam tenda Glamping, pada Rabu (27/5/2026). Orang terdekat ungkap sifat asli Alvino Evan Hakim

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
Siapa Prihantini? Alumnus ITB yang Bikin Geger Dunia Riset Internasional Lewat Dugaan "Fraud" di Denmark

Siapa Prihantini? Alumnus ITB yang Bikin Geger Dunia Riset Internasional Lewat Dugaan "Fraud" di Denmark

Institut Teknologi Bandung (ITB) memberikan klarifikasi resmi terkait kasus dugaan manipulasi riset (fraud) yang menyeret salah satu alumnusnya, Prihantini. 
Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik tewasnya bayi berusia 2,5 tahun dengan luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) yang ditemukan luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Polres Pekalongan membuka misteri santriwati hamil lewat mimpi diduga menjadi korban kiai cabul, AKF, pimpinan Ponpes Padepokan Padang Ati, Buaran, Pekalongan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT