Anti Klimaks! Yolla Yuliana Cs Tersingkir, Jakarta Livin Mandiri Gagal ke Final Four Proliga 2026 Usai Dibungkam Electric PLN 3-0!
- instagram jakarta livin mandiri
tvOnenews.com - Harapan Yolla Yuliana dan rekan-rekannya untuk menembus Final Four Proliga 2026 harus pupus di momen paling krusial.
Jakarta Livin Mandiri (JLM) gagal mengamankan tiket empat besar setelah kalah telak dari Jakarta Electric PLN Mobile pada laga pamungkas putaran kedua.
Kekalahan ini menjadi penutup yang terasa pahit setelah sepanjang musim mereka tampil penuh determinasi.
Laga hidup-mati tersebut tak hanya menentukan nasib JLM, tetapi juga memengaruhi komposisi klasemen akhir.
Kekalahan 0-3 dari Jakarta Electric PLN Mobile membuat Livin Mandiri tertahan di posisi kelima dengan 18 poin.
Sementara itu, kemenangan tersebut mengantar Electric PLN mengunci satu tempat di Final Four, menemani tiga tim lain yang sudah lebih dulu memastikan diri.
Kekalahan Penentuan di Sentul
Pertandingan penutup Putaran 2 Seri Bogor digelar di GOR Padepokan Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Kabupaten Bogor, Minggu (1/3/2026) malam.
Dalam duel yang sarat tekanan, Jakarta Electric PLN Mobile tampil lebih siap dan efektif. Mereka menundukkan Jakarta Livin Mandiri dengan skor meyakinkan 3-0 (25-19, 25-17, 28-26).
Sejak set pertama, JLM terlihat kesulitan keluar dari tekanan. Serangan demi serangan yang dibangun kerap terbaca oleh blok lawan.

- instagram Indonesian Volleyball
Set kedua pun berjalan serupa, dengan Electric PLN terus menjaga momentum dan unggul cukup jauh.
Baru di set ketiga, Yolla Yuliana dan kolega menunjukkan perlawanan sengit. Kejar-kejaran angka terjadi hingga skor menyentuh 26-28.
Namun, kebangkitan itu datang terlambat. Electric PLN tetap mampu menutup pertandingan dan memastikan kemenangan yang sangat berarti bagi posisi mereka di klasemen.
Padahal, peluang Livin Mandiri sempat terbuka lebar. Usai menumbangkan Bandung BJB Tandamata pada 22 Februari 2026, jalan menuju Final Four terasa semakin dekat.
Terlebih lagi, calon pesaing mereka saat itu, Electric PLN, sempat tumbang dari Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia. Namun, realitas di lapangan berkata lain.
Persaingan Ketat dan Posisi Klasemen Akhir
Proliga 2026 sektor putri memang menghadirkan persaingan luar biasa ketat hingga pekan terakhir. Penentuan tiket Final Four harus menunggu laga pamungkas, membuktikan betapa tipisnya selisih kualitas antar tim.
Berikut empat tim yang resmi lolos ke Final Four Proliga 2026 sektor putri:
* Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia
* Jakarta Pertamina Enduro
* Jakarta Electric PLN Mobile
* Jakarta Popsivo Polwan
Sementara itu, klasemen akhir putaran 1 dan 2 sektor putri mencatat:
1. Gresik Phonska Plus – 29 poin (12 laga, 10 menang, 2 kalah)
2. Jakarta Pertamina Enduro – 24 poin (12 laga, 7 menang, 4 kalah)
3. Jakarta Electric PLN Mobile – 21 poin (12 laga, 7 menang, 5 kalah)
4. Jakarta Popsivo Polwan – 20 poin (12 laga, 7 menang, 5 kalah)
5. Jakarta Livin Mandiri – 18 poin (12 laga, 6 menang, 6 kalah)
6. Bandung BJB Tandamata – 13 poin (12 laga, 4 menang, 8 kalah)
7. Medan Falcons – 1 poin (12 laga, 0 menang, 12 kalah)
Selisih poin yang tidak terlalu jauh menunjukkan betapa setiap pertandingan sangat menentukan. Satu kekalahan saja bisa mengubah peta persaingan secara drastis.
Kegagalan ini langsung direspons oleh manajemen melalui unggahan resmi Instagram Jakarta Livin Mandiri. Melansir dari akun @jkt.livinmandiri, mereka menuliskan:
“Pertandingan dengan perjuangan panjang, keringat dan semangat pantang menyerah, menjadi penutup perjalanan kami di Proliga 2026. Hasil hari ini menjadi bahan evaluasi untuk melangkah lebih baik ke depan. Terima kasih atas kerja keras seluruh pemain sepanjang musim ini. Terima kasih juga untuk semua dukungan yang tidak pernah berhenti. Sampai jumpa di musim berikutnya, Jakarta Livin’ Mandiri.”
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa meski gagal ke Final Four, tim tetap mengapresiasi perjuangan para pemain sepanjang musim.
Evaluasi menyeluruh menjadi agenda berikutnya demi tampil lebih kompetitif di musim mendatang.
Sebagai informasi tambahan, dalam unggahan tersebut juga dicantumkan bahwa Bank Mandiri berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta Bank Indonesia, dan merupakan peserta penjamin LPS.
Kegagalan ini tentu menjadi pukulan bagi Yolla Yuliana dan kawan-kawan. Namun, melihat ketatnya persaingan Proliga 2026, perjalanan Livin Mandiri tetap menunjukkan potensi besar.
Tinggal bagaimana mereka membenahi detail permainan, terutama dalam laga-laga penentuan, agar tak kembali mengalami anti klimaks di musim berikutnya. (udn)
Load more